Showing posts with label kuliner. Show all posts

Promo Serbu dan Tiga Store Baru Bolu Susu Lembang




Yuhuu! Bolu Susu Lembang sekarang makin mudah dijangkau lho,gaes. Sejak 29 Juni 2019, Bolu Susu Lembang membuka tiga store baru di kawasan populer di Kota Bandung. Tiga store itu tersebar di tiga titik di Kota Bandung. Store di jalan Riau, jalan Cihampelas, dan jalan Ir. H. Juanda

Tiga Store Baru Bolu Susu Lembang

Bolu Susu Lembang Jalan Riau
Jl. R.E. Martadinata No.57, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
0811-1500-146
https://maps.app.goo.gl/P2a8Xqb4yvq67cPd6

Bolu Susu Lembang Dago
Jl. Ir. H. Juanda No.116, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132
0811-1500-146
https://maps.app.goo.gl/TPfgi1XLSgajNTTBA

Bolu Susu Lembang Cihampelas
Jl. Cihampelas No.153-159, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
0811-1500-146
https://maps.app.goo.gl/WECnqPSfyHhYfswj9

Jadi, kalau pas lewat di tiga tempat itu, mampirlah ke store Bolu Susu Lembang. Apalagi tiga lokasi ini biasanya menjadi wilayah favorit wisatawan baik dari dalam Kota Bandung maupun yang datang dari luar Kota Bandung. Jalan Riau dan jalan Dago menjadi lokasi wisata belanja dan kuliner para wisatawan. Sementara jalan CIhampelas, pesonanya sejak dulu hingga sekarang masih takkan pudar sebagai salah satu tempat wisata belanja di Bandung. 
bagian luar store BSL di jalan Riau, Bandung
kasir di store BSL jalan Riau, Bandung

Promo Serbu, Serba Rp 30ribu

Biasanya sih, ini biasanya ya, pulang wisata kurang afdol kalau nggak bawa oleh-oleh.

Dari sekian banyak oleh-oleh khas Bandung, Bolu Susu Lembang saat ini menjadi primadona. Selain kabar gembira dibukanya tiga store baru, kabar gembira lainnya adalah Promo Serbu, belanja serba Rp 30ribu. Oh ya, promo ini berlaku sampai tanggal 7 Juli 2019. Inget jangan terlewat yaa..

Menarik kaan? Caranya gampang banget. Setiap pembelian Bolu Susu Lembang rasa apa saja sebanyak tiga box dan kelipatannya, harga per box-nya Rp 30ribu. Ayo, sebutkan angka kelipatan 3 berapa saja? Halaah hehehe.. 

Jadi, kalau kita belinya 5 box, yang dikenai Rp 30ribu/box hanya 3 box. Dua box lainnya harga normal, yaitu Rp 33 ribu/box. Promo Serbu ini berlaku mulai 29 Juni 2019 - 7 Juli 2019 di semua store Bolu Susu Lembang kecuali di Stasiun Bandung, Bandara Husein Sastranegara, Mitra Usaha Bolu Susu Lembang, dan pembelian menggunakan layanan online, seperti Grab food dan Go food. 

Yang menarik bukan hanya Promo Serbu, melainkan juga adanya paket bundling seharga Rp 50ribu. Paket ini berisi dua box Bolu Susu Lembang dengan rasa yang sama dan ukurannya setengah dari ukuran biasanya. 

https://www.siswiyantisugi.com
paket bundling Rp 50ribu

Colenak dan Coklat

Nah, waktu saya sedang berkeliling store di jalan Riau, saya menjumpai dua rasa baru dengan warna kemasan yang eyecatching. Warna kemasannya oranye dan coklat. Saya lihat label di kemasannya, rasa colenak dan coklat. Wah, jadi penasaran gimana rasanya brownies kukus colenak ala Bolu Susu Lembang. Kontan saja saya pilih kedua rasa baru ini. 

Bedanya dengan Bolu Susu Lembang rasa original, vanila, dan coklat yang ditaburi keju parut, rasa colenak ditaburi kelapa parut. Rasanya manis gurih yang enak di lidah. Cobain deh ;)

Bolu Susu Lembang rasa coklat



















Bolu Susu Lembang rasa colenak
Saat mengambil dua varian rasa itu, mata saya tertumbuk pada kemasan lain yang ukurannya lebih kecil.  Makin inovatif aja Bolu Susu Lembang. Ukuran mini size ini harganya Rp 18ribu. Ekonomis dan praktis untuk bekal. Kita bisa langsung menyantapnya tanpa harus mengiris-irisnya lebih dulu

https://www.siswiyantisugi.com
ukuran mini Rp 18ribu

Bolu Susu Lembang menerjemahkan tagline Nikmatnya Kebersamaan dalam beragam inovasi produk dan strategi marketing. Inovasi ini diharapkan memudahkan semua orang mengakses sekaligus menikmati kelezatan Bolu Susu Lembang dalam setiap kesempatan. 










Nikmatnya Bolu Susu Lembang, Oleh-oleh Favorit dari Bandung

https://www.siswiyantisugi.com

Kuliner merupakan produk wisata paling populer yang dikenal wiasatawan jika berkunjung ke Kota Bandung . Karena itu, bertebaranlah outlet yang menjual oleh-oleh khas Bandung. Fashion dan kuliner seperti saudara kembar yang saling mengisi dan tak terpisahkan. Bandung kemudian menjadi surga belanja dan jajan. Tak seorang pun yang memungkiri itu. Lalu, ke manakah wisatawan biasa mengarahkan kendaraannya setiap kali singgah ke Bandung?

Pilihan pertama biasanya adalah Lembang. Kawasan di wilayah Bandung Utara ini sudah berpuluh tahun menjadi target wisatawan menghabiskan masa liburan mereka. Jadi, takperlu heran jika setiap tanggal merah jalanan menuju Lembang takpernah sepi dari kepadatan antrean kendaraan. Ini masa liburan yang penuh ujian kesabaran. Selain menikmati keindahan dan kesejukannya, wisatawan pun memburu oleh-oleh Bandung yang banyak ditemukan di kawasan wisata Lembang.

Bolu Susu Lembang


Salah satu oleh-oleh khas Bandung yang tersohor adalah Bolu Susu Lembang. Produk ini pertama kali diluncurkan pada tanggal 17 Desember 2017 di Ciwalk Bandung. 


Mengapa namanya Bolu Susu Lembang? Tujuan utama pemiliknya menggunakan nama itu untuk memperkenalkan bolu kukus bercita rasa Bandung. Selain itu, bolu ini berbahan dasar susu. Dari mana bahan dasarnya? Dari Lembang yang terkenal dengan peternakan sapi penghasil susu. Demikian sejarahnya ;D

https://www.siswiyantisugi.com
varian rasa Bolu Susu Lembang

Bolu Susu Lembang ini mempunya tiga varian rasa, yaitu original, susu coklat, dan susu vanila. Bolu kukus ini bisa bertahan kurang lebih tiga hari pada suhu normal dan tujuh hari jika disimpan di lemari pendingin.

Lokasi Penjualan Bolu Susu Lembang

Pusat penjualan Bolu Susu Lembang berada di kawasan Lembang. Store Lembang ini terletak di jalan. raya Lembang No.275, Jayagiri, Lembang.  Outlet Bolu Susu Lembang yang lain disebut island. Lokasinya ada di Terminal Ledeng, Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Bandara Husein Sastranegara. Island-island ini mudah diakses.  

Akhir pekan lalu, saya singgah di salah satu outlet Bolu Susu Lembang di Terminal Ledeng   yang lokasinya dekat dengan kampus Universitas Pendidikan Bandung. Posisi outletnya memang sangat strategis. Outlet minimalis ini ada di mulut terminal. Sebenanya tidak persis di mulut terminalnya sih, sekira ada sepuluh langkah jaraknya dari pintu masuk Terminal Ledeng.



https://www.siswiyantisugi.com
Outlet Bolu Susu Lembang di Terminal Ledeng


Kebetulan saya datang pukul 10 lewat dikit, masih termasuk pagi lah ya. Untunglah saya datang jam segitu. Kalau datang lebih pagi, saya harus antre. Luar biasa, island Terminal Ledeng ini meskipun minimalis, setiap bulannya berhasil menjual 9 -10 ribu kotak Bolu Susu Lembang.

https://www.siswiyantisugi.com
ijab kabul :D

Kelebihan Bolu Susu Lembang 

Sebagai variasi oleh-oleh khas Bandung, Bolu Susu Lembang ini sangat recomended untuk dicoba. Mengapa? Ini kelebihan Bolu Susu Lembang yang sudah saya rasakan ;

1. Rasanya pas di lidah, tidak terlalu manis sehingga nggak bikin eneg.
Biasanya kandungan susu dalam bolu membuat rasa bolu menjadi sangat manis atau malah bikin eneg. Bolu Susu Lembang tidak demikian. Manisnya pas, susunya pun tidak mendominasi rasa. Pas banget untuk saya yang tidak menyukai susu.

2. Tidak terlalu creamy meski ada toping krim dan keju parut sebagai toppingnya.
Ada krim dan keju parut di bagian atas bolu. Krim ini membuat cita rasa Bolu Susu Lembang menjadi berbeda dari bolu kukus pada umumnya.
  

https://www.siswiyantisugi.com
satu kotak saja tidak cukup

3. Harganya terjangkau.
Dengan berat bersih 500 gram, harganya Rp 33.000,00 untuk original dan Rp 34.000,00 untuk varian susu coklat dan susu vanila.

4. Bolu Susu Lembang mudah didapat di banyak tempat di Kota Bandung,
Kalau tidak sempat singgah ke store atau island-island Bolu Susu Lembang, kita bisa bisa delivery order via nomor 08111500146.  Pesan dua kotak, bebas ongkos kirim lho. Cihuy banget kaan? Mendingan pesen dua kotak sekalian :D

https://www.siswiyantisugi.com
tumpukan ini sekejap langsung ludes diserbu pembeli
Selain di store dan island yang tersebar di beberapa titik di Kota Bandung, kita juga bisa membeli oleh-oleh khas Kota Bandung ini di mitra-mitra Bolu Susu Lembang. Para mitra biasanya berjualan di mobil dan mangkal di tepi jalan raya. Harganya sekira Rp 45.000,00. Pastikan mengecek tanggal kadaluwarsa Bolu Susu Lembangnya ya..



 

Ngopi Gaya Baru dari De Kofie

Sebagai pecinta kopi, saya menyukai hampir semua produk olahan berbahan dasar kopi. Selama ini sejauh yang saya tahu, produk-produk berbahan dasar kopi biasanya dijumpai pada cake, brownies, kue kering, dan biskuit.

Waktu seorang teman bercerita tentang selai kopi, saya sangat antusias ingin mencicipinya. Wah, selai kopi. Kayak apa rasanya ya? Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Beberapa hari setelah ia bercerita, selai kopi pun tiba di rumah. Kemasannya seperti selain lain, toples kaca ukuran sedang dengan label De Kofie di toples dan di atas tutup toples.


Selai Kopi

Komposisi selai kopi ini adalah kopi murni robusta, kakao, gula, garam, dan margarin. Berat bersih  220 gram. Harga eceran di Pulau Jawa Rp 55 ribu dan di luar Pulau Jawa Rp 75 ribu. Lumayan juga harganya. Saya kira wajar sih karena rasanya mantap di lidah. Pahit khas kopi dengan rasa manis yang menyusup misterius. Halah apa itu kok pakai istilah misterius. hehehe...

Saya menyebutnya misterius karena rasa manisnya itu terasa pelan-pelan. Namanya juga selai kopi, pasti dominan pahit. Kalau mau dominan manis, tambahin gula pasir aja lagi. hihi.. Teman selai apa lagi kalau bukan roti. Berhubung kreativitas saya masih terbatas, sampai selai ini tinggal setengahnya, saya menikmatinya hanya dengan cara mengoleskan pada roti.




Untuk teman-teman yang kreatif banget di urusan masak-memasak, pasti ada ide-ide lain selain hanya dioleskan pada roti. Gimana kalo dijadikan cocolan pada biskuit?Ahaa!Baru terpikir nih. Yuk, cari biskuitnya dulu :D


Untuk para pecinta kopi, selai kopi ini bisa menjadi cara lain menikmati kopi. Saya malah sempat terpikir kalau bikin kopi = gula, selai kopi ini rasanya bisa mewakili minuman kopi item yang dikasih sedikit gula. Rasanya pas.


Coklat Kopi

Produk De Kofie berbahan dasar kopi tidak hanya selai, tetapi juga coklat. Nah, ngopi gaya baru yang lain nih. Ngemil coklat rasa kopi. Perpaduan manis dan pahit yang unik. Aroma kopinya hm...enak banget. Kakak saya yang bukan penyuka kopi suka dengan rasa coklat kopi ini.

www.siswiyantisugi.com


Berat bersih coklat De Kofie 100gr. Harga eceran di Pulau Jawa Rp 30rb, sedangkan di luar Pulau Jawa 40rb. Mahal? bandingkan dengan kalau harus bikin sendiri. hehehe...

De Kofie ini juga membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi reseller produk mereka. Informasi lebih lanjut bisa kontak De Kofie di akun Instagramnya @dekofie_deepika.

 


Jajan Sepuasnya di Pucuk Coolinary Festival


Tidak ada yang meragukan popularitas Kota Bandung sebagai kota kuliner. Apa pun bisa diolah menjadi kudapan atau hidangan lezat yang disukai berbagai kalangan. Kepopuleran itulah yang meyakinkan Teh Pucuk Harum menyelenggarakan festival kuliner besar-besaran di Kota Kembang. Besar-besaran karena diikuti 100+ tenant kuliner dari berbagai penjuru Kota Bandung.


Terik matahari menyengat Lapangan Pussenif di daerah Supratman,Bandung. Panasnya nggak usah ditanya, puanass banget. Mata spontan menyipit setiap memandang ke segala arah. Namun, semua itu tidak menyurutkan niat saya, teman-teman food blogger, dan masyarakat Kota Bandung lainnya berwisata kuliner.


Sabtu - Minggu ini, 27-28 Okt 2018, Pucuk Coolinery Festival digelar di Kota Bandung. Festival kuliner ini disebut-sebut sebagai festival kuliner terbesar yang pernah ada di Bandung. Ada 106 tenant yang sanggup memuaskan lidah para foodies.

Setelah opening ceremony oleh tarian daerah, para pemangku kepentingan menyampaikan sambutannya.  Rimbunan balon kemudian dilepas sebagai penanda dimulainya Pucuk Coolinary Festival (PCF) Bandung. Sayang, mereka takingin terbang tinggi, balon-balon itu turun lagi. Para pengunjung langsung menyambutnya dengan meriah. Seru, tapi crowded banget, hahaha..

Begitu pintu masuk dibuka, pengunjung berdesak-desakan ingin saling mendahului. Heran deh, kenapa nggak antre sih? Semua pasti kebagian. Ini kan baru dibuka. Tenant-tenant kuliner itu pun pasti masih fulltank jualannya. Revolusi mental yang masih belum kelihatan hasilnya, tradisi antre.

Pucuk Coolinary Festival yang digawangi brand Teh Pucuk Harum adalah festival kuliner pertama yang saya datangi. Saya pun sangat antusias. Terlebih mengetahui ada ratusan tenant yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Wah, saya sangat penasaran ada apa saja di dalam. Pembagian zona berdasarkan tiga rasa utama, yaitu manis, pedas, dan gurih membuat saya galau menentukan pilihan.
zona gurih di pintu masuk

Zona gurih menyambut pengunjung di pintu masuk. Yang bagus dari acara ini pintu keluar dan masuknya hanya satu. Jadi, pengawasan terhadap pengunjung lebih fokus. Ada yang menarik di pintu masuk. Petugas keamanan dengan cermat mengecek bawaan pengunjung. Takada yang diizinkan membawa makanan dan minuman dari luar. Karena itu, saya lihat berjejer botol air mineral di luar pintu masuk. Selain itu, ada makanan ringan yang terpaksa harus dititipkan pemiliknya kepada petugas. Alasannya tentu agar pengunjung bisa khusuk jajan di dalam. Betul apa betul? :)

Tenant pertama yang saya lihat adalah CFC di sebelah kanan dan Ayam Madu Cibangkong di sebelah kiri. Sebelum menjelajah Lapangan Pussenif, kami, foodie blogger, mengikuti konferensi pers di Tenda Media Centre. Dickie dari Pucuk Harum akan menyampaikan penjelasan seputar acara festival kuliner ini.

Menurut Dickie, Pucuk Coolinary Festival diselenggarakan bertujuan untuk memberi kesempatan pada banyak UMKM di bidang kuliner memperkenalkan dirinya pada khalayak. Saking antusiasnya UMKM kuliner di Bandung merespons acara ini, Teh Pucuk Harum sampai kewalahan. Karena keterbatasan tempat, terpaksa sebagian pendaftar takbisa mengikuti festival kuliner ini.

Apa sih yang membedakan PCF dengan festival kuliner sebelumnya? Seperti yang dijelaskan Dickie, PCF tidak hanya menyajikan berbagai jajanan populer di Bandung, tetapi juga mengadakan berbagai challenge yang bisa diikuti pengunjung dengan hadiah sangat menarik, yaitu satu unit NMax yang diundi setiap hari.

Kalau NMax untuk pengunjung, tenant pun dapat hadiah sebesar Rp 10juta jika terpilih sebagai tenant favorit pilihan pengunjung. Teh Pucuk Harum berharap hadiah itu bisa digunakan untuk mengembangkan usaha kuliner tenant bersangkutan.

Goyang Lidah di Zona Pedas

2 botol untuk 1porsi batagor gratis

Usai konferensi pers, kami pun menyebar ke tiga zona. Saya sempat singgah di zona pedas. Melihat-lihat semua tenant. Berkali-kali saya menelan ludah melihat aneka makanan yang disajikan di meja-meja tenant. Pengin coba, tapi ntar kepedesan.

Hanya beberapa tenant di zona pedas dipenuhi pengunjung. Sebagian besar masih tampak sepi. Saya singgah ke tenant Ayam Sawce dan Sate Taichan Buahbatu.

Ayam Sawce ini serupa mi titi dari Makassar. Bedanya, mi kering di Ayam Sawce sudah dicampur bubuk cabe. Toppingnya bermacam-macam. Salah satunya topping telur mata sapi.

Perut sudah minta diisi saat saya di zona pedas. Akhirnya setelah lihat sana-sini, pilihan jatuh ke Sate
Taichan Buahbatu. Saya pilih paket B. Isinya origini dan tiga tusuk sate. Harganya Rp 22.000,00.


Duo MC yang kompak hebohnya
kesibukan di tenant Ayam Sawce
mi kering ayam sawce topping telur mata sapi
Sambalnya pedes banget

Meskipun isinya dikit, tetep bikin kenyang. Waktunya hidangan penutup. Saya pun melanjutkan perjalanan menjelajah luasnya Lapangan Pussenif, menuju zona favorit; zona manis.

Lupakan Diet di Zona Manis

Lidah saya berdecak-decak dari satu tenant ke tenant lain. Saya bingung mau jajan yang mana dulu. Dengan bijaksana, halah, saya pilih jajanan yang belum pernah saya cicip sebelumnya. Apa itu? gelato. Sering baca tentang gelato, sering dengar teman menceritakan betapa enak dan lembutnya gelato, saya harus membuktikannya sendiri.

Let's Go Gelato adalah tenant gelato pertama yang saya lihat. Saya putuskan membeli satu scoop saja pakai cone, bukan cup. Biar nggak rugi, pikir saya. Cone-nya kan bisa dimakan.hehehe... Khusus PCF Bandung, Let's Go Gelato menyajikan tiga rasa spesial, yaitu Teh Pucuk Harum, Beng-Beng, dan Better. Mengapa tiga rasa itu? Menurut Teteh Pramusajinya, tiga rasa itu produknya Mayora. Oh, baiklah. 

Saya memilih gelato rasa milkyway. Saya kira rasa coklatnya terasa banget. Ternyata rasa susunya sangat dominan. Saya yang lebih menyukai kopi atau teh ketimbang susu memutuskan tidak menghabiskannya. Saat saya tawarkan pada Kang Afrizal, eh, dia pun sama. Gelato pun berpindah tangan ke teman blogger lain yang menyukai susu.




Petualangan rasa selanjutnya masih gelato. Saya beranjak ke tenant Morenos. Apakah semua gelato memang mempunyai rasa susu yang kuat? Itu yang ingin saya buktikan. Dari sumber yang saya baca, gelato sangat lembut di lidah. Let's Go Gelato memang lembut di lidah.

Di Morenos, saya memilih rasa tiramisu dan sirsak. Bagaimana rasanya? it's delicious...lidah saya sangat terkesan dengan rasanya. Rasa kopi susu dalam tiramisu uenak banget. Begitu pula dengan gelato sirsak. Saya seperti makan sirsak yang dihaluskan, manis menyegarkan. Thank you, Morenos. Kesan saya sebelumnya pada gelato rasa susu, musnah sudah.

Kebetulan setelah Morenos saya habis, di meja masih banyak makanan milik teman-teman. Semuanya mm..mengundang selera. Ada sushi, Roti John, batok isi sup buah, colenak, dan klapertaart basah dari Evieta Klapertaart. Ada pie juga. Kata pemilik pie world, pembuatan pie ini tanpa telur sama sekali. Rasanya? yummy...kejunya berasaa, apelnya juga.
aneka kudapan di meja kami









washtafel portable beserta tisunya

beberapa tenant di Zona Manis





Promo TCash

Di zona pedas, saya singgah di booth TCash dari Telkomsel. Iseng saya tanya gimana cara buka Tcash dan apa aja keuntungannya. Penjelasan dari SPG-nya berhasil membujuk saya membuka TCash Wallet saat itu juga.

Kalau dulu yang bisa buka TCash Wallet hanya pengguna kartu Telkomsel, sekarang pengguna kartu sim selain Telkomsel bisa buka TCash Wallet. Apa yang menarik saya hingga saya membuka TCash Wallet? Dengan TCash Wallet, nonton di CGV beli 1 gratis 1 hari Senin-Kamis. Lumayan kalau pas luang mau nonton bareng Paksu, bisa hemat :D

Selain dari CGV, pakai TCash tiap jajan di Pucuk Coolinary Festival bisa dapat cashback 50%. Nah, ini tidak kalah menarik. Saya pun ingin membuktikannya. Top up pertama Rp 50.000,00. Oh ya, kita bisa top up TCash di Alfamart, Indomaret, dan ATM. Top up di booth-nya langsung saat PCF juga bisa.

Nah, saya pikir saya bisa jajan 3-4 kali lah karena ada cashback 50%. Setelah top up, saya baca ulang tulisan cashback-nya. Olala...ternyata cashback up to 50%. Makanya pas saya jajan di beberap tenant, cashback yang saya terima beragam. Ada yang 5%, ada pula 10%. Sayang sekali belum beruntung dapat cashback 50%.Ah. lagi-lagi termakan bujuk rayu promosi. Tapi, takapa, lumayan juga lah, seribu dua ribu hehehe...

Epilog

Kesan pertama yang menyenangkan membuat saya kembali datang di hari kedua PCF. Kebetulan lokasi tempat saya mengajar sangat dekat dengan Lapangan Pussenif, cukup berjalan kaki. Sebetulnya alasan saya datang kembali karena ingin mencicipi menu di tenant Kampung Miun. Kemarin sayup-sayup saya dengar MC membahas Kampung Miun. Resto seafood ini masuk dalam wishlist saya. Sejak lama ingin ke sana, tapi belum sempat juga.

Pengunjung masih antusias memadati area PCF Bandung. Lagu-lagu yang sedang populer dan yang pernah populer di zamannya mengalun dari panggung. Saya menyusuri zona gurih dan pedas. Namun, tidak saya temukan Kampung Miun. Ya sudah, saya singgah lagi di Morenos. Menikmati satu scoop gelatonya yang nikmat lalu beranjak pulang.

Sukses PCF. Semoga kelak datang lagi dengan acara yang lebih meriah dan lebih banyak tenant. Semoga pengunjung pun lebih sadar kebersihan. Semoga di event selanjutnya pengunjung tidak membiarkan tisu yang sudah dipakainya bertebaran di meja. Saya menjumpai banyak kotak atau plastik bekas makan tergeletak begitu saja di meja padahal sudah ada tempat sampah yang mudah diakses.Untunglah ada tim kebersihan yang sigap membersihkan meja dan memungut sampah.