Monday, February 17, 2020

Kreativitas Indari Mastuti Mengepakkan Sayap Indscript Creative

Awal Februari lalu, saya dan beberapa teman blogger berkunjung ke markas Indscript Creative di kawasan Mohamad Toha, Bandung. Pada kesempatan itu, kami berjumpa dengan pendiri sekaligus pemilik Indscript Creative, Indari Mastuti.

Wednesday, February 5, 2020

Kanker Kolorektal, Gejala, dan Pengobatannya

Semua orang pada umumnya sudah tahu betapa berbahayanya kanker. Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel secara tidak terkendali yang memiliki kemampuan untuk menyusup sel - sel sehat di dalam tubuh. Ia telah menjadi penyebab nomor satu kematian di negara -  negara maju. Kanker telah menggeser penyakit jantung yang dulunya menjadi penyebab kematian nomor 1 di dunia. Ya ampun, peringkat yang kayak gini sih bikin khawatir.

Informasi ini berdasarkan hasil dua survei global terhadap tren kesehatan yang dilaksanakan selama satu dekade. Bayangkan! Dalam kurun waktu sepuluh tahun, penyakit ini berkembang sangat ganas. Jurnal medis The Lancet (2019) memublikasikan hasil penelitian di negara - negara maju kini membunuh lebih banyak orang ketimbang penyakit jantung.

Bagaimana dengan Indonesia? Kementerian Kesehatan mencatat kanker menjadi penyebab kematian ketiga terbanyak setelah jantung dan stroke. Prevalensi penderita kanker di Indonesia adalah 1,4% dengan jumlah total 347.792 penderita. Apa itu prevalensi? Prevalensi adalah jumlah keseluruhan kasus penyakit yang terjadi pada suatu waktu tertentu di suatu wilayah.

Sebagai warga Jawa Barat, saya pun penasaran gimana kondisi pengidap kanker di provinsi padat penduduk ini? Ternyata, dari catatan Kementerian Kesehatan,  masyarakat Jawa Barat yang menderita penyakit kanker bertambah dua kali lipat selama sepuluh tahun terakhir.

Data dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada 2017 menyebut sebanyak 21 dari 100.000 orang di Jawa Barat diprediksi menderita penyakit kanker. Itu data dua tahun lalu. Saya belum punya data tahun 2019 karena 2020 baru berjalan 35 hari.

Kanker Kolorektal 

Berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) 2018, kaker payudara menjadi kanker yang paling banyak diderita masyarakat Indonesia (16,7%), diikuti kanker serviks (9,3%), kanker paru (8,6%), kolorektal (8,6%), dan hati (5,3%). 

Di antara sejumlah kasus kanker itu, kanker kolorektal paling tidak populer di masyarakat. Saya pun baru mendengar namanya saat hadir pada diskusi media Tangani Kanker Kolorektal sejak Dini dengan Dr. Zee Ying Kiat. Ia adalah ahli onkologi medis di Parkway Cancer Centre, SIngapura. Dalam diskusi ini, Dr. Zee menjelaskan apa itu kanker kolorektal, gejala, dan pengobatannya.


Kanker kolorektal adalah jenis kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) atau pada bagian paling bawah dari usus besar yang terhubung ke anus (rektum). Kanker ini juga dikenal dengan sebutan kanker kolon atau kanker rektum. Sebutan itu bergantung pada lokasi tumbuhnya kanker.

Gejala kanker kolorektal baru dirasakan pasien ketika kanker sudah berkembang jauh. Pada survei Globocan 2018, di Indonesia, kanker kolorektal adalah kanker nomor dua yang paling banyak diidap oleh pria setelah kanker paru. 

Sebagian besar kanker kolorektal bermula dari polip usus atau jaringan yang tumbuh di dinding dalam kolon atau rektum. Namun, tidak semua polip akan berkembang menjadi kanker kolorektal.  Kemungkinan polip berubah menjadi kanker tergantung kepada jenis polip itu sendiri.

Gejala Kanker Kolorektal

Seperti kanker pada umumnya, kanker kolorektal sulit dideteksi pada tahap dini karena gejalanya takbanyak dirasakan. Namun, bukan berarti kita tidak bisa mengenali gejala kanker kolorektal. 

Gejala umum yang dirasakan adalah munculnya darah dalam tinja, kebiasaan buang air besar yang berubah - ubah, rasa sakit terus -  menerus di perut, kembung atau kram, dan penurunan berat badan secara drastis. 
Pada umumnya, kasus kanker kolorektal dijumpai pada pria berusia 50 tahun ke atas. Biasanya kanker kolorektal dimulai sebagai jaringan dengan pertumbuhan jinak yang disebut polip. Polip ini tumbuh pada lapisan dalam usus besar atau rektum. Meskipun polip tidak bersifat kanker, mereka dapat berkembang menjadi kanker dalam jangka waktu yang lama. 
Faktanya, sebagian besar kanker kolorektal berkembang dari polip.
Keberadaan polip cukup umum. Setidaknya 1 dari 4 orang di usia 50 tahun memiliki polip. Namun, hanya sebagian kecil polip yang berkembang menjadi kanker. Polip dengan lebar 1 cm mempunyai peluang 1:6 untuk tumbuh menjadi kanker. Waktu yang dibutuhkan untuk pertumbuhan itu adalah sepuluh tahun. 

Pengobatan Kanker Kolorektal

Dr. Zee Yin Kiat, Senior Consultant Medical Ontology Parkway Cancer Centre, mengatakan bahwa keberhasilan pendeteksian dini kanker kolorektal dapat menyelamatkan hidup pasien. 

Kanker kolorektal yang terjadi di usus besar atau dubur, menurut Dr. Zee, tidak terjadi dalam waktu semalam. Diperlukan waktu bertahun - tahun untuk berkembang dan karenanya dapat dideteksi dan diobati sejak dini.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan agar bisa mendeteksi adanya sel kanker dalam tubuh kita? Lakukan screening.  Screening awal dilakukan dengan cara mengirim tinja ke laboratorium untuk dicek. Jika terdeteksi ada polip, akan dilakukan kolonoskopi. Tindakan ini melibatkan penggunaan tabung tipis dan fleksibel yang dikenal dengan nama kolonoskop.

Alat ini dimasukkan melalui dubur sehingga memungkinkan dokter memeriksa lapisan dalam usus besar. Kolonoskopi membutuhkan waktu sekitar lima belas menit. Jika ada polip jinak, polip itu dapat dihilangkan selama proses. Apabila ternyata polip ganas yang bersarang dalam usus besar atau dubur, pasien harus menjalani pengobatan. 

Bagaimana dengan  peluang kesembuhannya? Menurut Dokter Zee, peluang kesembuhan berdasarkan stadium kanker pasien berbeda - beda.

stadium 1 : peluang sembuh 80%
stadium 2 : peluang sembuh 60 % - 80%
stadium 3 : peluang sembuh 30% - ^0%
stadium 4 : dari 100 orang, ada 10 orang yang bisa bertahan hidup selama 5 tahun.


 CanHOPE Siap Membantu 

Sebagai badan non-profit yang bergerak di bidang layanan konseling dan dukungan terhadap pendukung kanker yang diprakarsai oleh Parkway Cancer Centre, canHOPE hadir di Kota Bandung untuk mendampingi pasien kanker.

Risma Yanti, Manajer CanHOPE Bandung 

"Kami memberikan konsultasi gratis untuk pasien kanker dan membantu menyediakan informasi seputar pengobatan kanker di Singapura," jelas Risma Yanti, Manager canHOPE Bandung. 


dok.parkwaycancercentre.com


CanHOPE bekerja sama dengan tim medis dan para ahli kesehatan profesional yang menawarkan sumber daya serta informasi yang luas mengenai kanker untuk membantu pasien dan keluarga mereka. Tujuannya tentu saja agar mereka dapa tmengambil keputusan yang tepat selama proses menuju kesembuhan.

Kantor CanHOPE Bandung berlokasi di jalan Dr. Cipto No. 28, Pasir Kaliki, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40171. Kantornya buka Senin - Jumat pukul 08.30 WIB - 17.00 WIB.


Gaya Hidup Sehat adalah Kunci 

Membaca kisah para penyintas kanker selalu membuat hati trenyuh sekaligus khawatir. Apa yang bisa saya lakukan agar terhindar dari silet killer ini? Ternyata resepnya tidak rumit : gaya hidup sehat dan seimbang.

lintasbekasi.com

Apa saja yang termasuk dalam gaya hidup sehat dan seimbang? Tentu saja makan sayur dan buah, cukup konsumsi serat, olahraga teratur, tidur cukup, dan hindari stress berlebihan. Sederhana bukan? Yang ruwet sebenarnya kemalasan kita untuk disiplin. Eh, kok kita? Saya maksudnya. Semoga kalian tidak yaa :)

 


Wednesday, January 29, 2020

Pesona Keharuman Vitalis Body Wash


https://siswiyantisugi.com

Vitalis Body Wash. Salah satu pertimbangan saya setiap memilih produk body wash adalah kemampuannya menghaluskan dan melembabkan kulit.

Selain karena jenis kulit saya yang kering, saya juga sering malas pakai lotion setelah mandi. Jadi, maunya body wash ini ngasih perawatan komplet saat mandi dan setelah mandi. Kulit wangi dan lembut meski tanpa pakai lotion lagi. 
Ternyata lumayan susah juga menemukan produk yang cocok. Ada yang wangi pas dipakai mandi, abis mandi, wanginya sirna. Ada yang tahan lama wanginya, tapi bikin kulit terasa kasar dan kering. Nah, body wash yang melembutkan itu masih belum ketemu.
Pada suatu kesempatan, saya coba pakai produk terbaru dari Vitalis. Selama ini kan taunya hanya parfum Vitalis, ternyata Vitalis meluncurkan body wash juga. Saya sudah membayangkan mandi keharuman Vitalis body wash. 


Tiga Varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

Vitalis body wash ini punya tiga keharuman dengan warna kemasan yang sama cantiknya. 
Ada soft beauty yang diperkaya ekstrak alpukat dan vitamin E agar kulit kita lembut dan kenyal. Kemasannya warna ungu.

https://siswiyantisugi.com
harum dan menghaluskan kulit

Karena ada embel – embel menghaluskan kulit, saya pilih warna ungu ini. Parameter cocok atau nggak suatu produk di kulit saya adalah dari permukaan kulit jari telunjuk tangan kanan saya. 
Telunjuk ini bandel banget. Sudah pakai krim apa pun, dia tetep kering. Apalagi kalau ada bahan aktif yang cukup keras di sabun yang saya pakai, kulit telunjuk ini bisa mengelupas. 
Saya pun mencoba keampuhan Vitalis Ungu untuk menaklukkan si telunjuk. Memang sih ngga ajaib langsung halus, saya baru merasakan telunjuk saya pelahan lembap setelah kurang lebih seminggu pemakaian rutin. Vitalis body wash memang pas sebagai sabun kecantikan ideal wanita. Selain kemampuannya menghaluskan, wanginya juga lembut, nyaman di hidung. Rasanya seperti mandi parfum. eaa...

 tea yang menenangkan

Varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash yang lain adalah kemasan hijau dan pink. Yang hijau ini, saya juga suka karena  aroma green tea – nya cukup menonjol. Seperti yang tertera di kemasan, kandungan Vitalis hijau ini adalah ekstrak yuzu orange dan ekstrak green tea yang bisa meningkatkan mood. Sepakat deh. Saat hati tenang, mood juga bisa ikut nyaman.

Meski bukan penikmat minuman green tea, saya menyukai aromanya yang menenangkan. Karena itu, saya cenderung memilih green tea sebagai pengharum ruangan, pencuci piring, dan kini untuk mandi.

Monday, January 27, 2020

Launching Store Siliwangi Bolu Kukus di Bandung

https://www.siswiyantisugi.com

Sebagai penyuka bolu kukus garis keras, saya amat antusias ketika mendengar kabar Siliwangi Bolu Kukus membuka store perdananya di Bandung.

Launching Store Moh. Toha

Sebelumnya, saya hanya bisa membayangkan rasanya. Apalagi waktu beberapa teman bercerita betapa enaknya rasa alpukat mentega. Saya makin ngiler saja. Berharap kelak ada store-nya di Bandung.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Seorang teman mengabarkan Siliwangi Bolu Kukus akan membuka store baru di Kota Bandung. Wow! Kapan? Di mana? "Launching store-nya hari Sabtu, 25 Januari 2020 di jalan Moh. Toha 145, " ujar teman saya.

Store di jalan Moh. Toha ini akan menjadi store ke- 5 Siliwangi Bolu Kukus. Sebelumnya Siliwangi Bolu Kukus sudah hadir di Stasiun Bogor. Store pertama ini dibuka pada bulan Oktober 2019. Animo yang tinggi dari pelanggan membuat manajemen Siliwangi Bolu Kukus membuka empat store lagi secara bersamaan di Kota Bogor dan kawasan Puncak.

Sebagai oleh - oleh khas Bumi Pasundan, semua bahan baku Siliwangi Bolu Kukus pun berasal dari hasil bumi Tanah Pasundan. Ada delapan rasa yang ditawarkan, yaitu susu lembang, stroberi ciwidey, talas bogor, alpukat mentega, kopi bogor, ubi cilembu, ketan kelapa, dan brownies coklat.

https://www.siswiyantisugi.com
delapan rasa yang enak semua

Menurut General Manager CV Boga Karya Siliwangi, perusahaan yang memproduksi Bolu Kukus, produksi Siliwangi Bolu Kukus melalui proses panjang dan ketat. Baik pemilihan bahan baku, pengecekan cita rasa, hingga pengukuran kemasan yang tepat.

Proses produksi yang panjang dan cermat menghasilkan produk yang lebih higienis, lebih murah, dan lebih istimewa. Konsumen pasti bisa merasakan perbedaan cita rasa, kemasan, dan harga Siliwangi Bolu Kukus dengan produk sejenis.

alpukat mentega best seller

Mengapa lebih murah? Harga Siliwangi Bolu Kukus Rp 27ribu. Sementara harga produk sejenis sudah ada di angka 30 ribu an. Apa yang membuatnya lebih istimewa? teksturnya yang lembut dan aneka rasa hasil bumi Tanah Pasundan. Sementara dari sisi higienitas, kemasan Siliwangi Bolu Kukus dibuat sedemikian rupa agar tetap bersih dan sehat.

Promo Buy 1 Get 2

Apa yang menarik dari launching store Siliwangi Bolu Kukus? Tentu saja promo buy 1 get 2. Warga Bandung sangat antusias terhadap promo ini. Sejak pukul 7 pagi, calon pembeli sudah berdatangan. Pembelian padahal baru dibuka pukul 10.00 WIB. 










Menghitung hari detik demi detik.. Ups, #Minsil kok jadi nyanyi gini yah😅 Abisnya gak sabar nih #Minsil buat bertemu dengan Warga Kota Bandung di Pembukaan Store Resmi Siliwangi Bolu Kukus pada 25 Januari 2020 yang berlokasi di Jalan Mohammad Toha No. 145, Bandung. Catet tanggalnya ya #sobatSILIWANGI karena akan ada PROMO Spesialnya juga lho. Pantengin terus instagram kita @siliwangibolukukus untuk informasi lebih lanjutnya ya! . @bandung_eatery . Untuk informasi & Pemesanan. 0811-825-0044 (Telp & Chat WA) . Instagram @siliwangibolukukus Fanspage @siliwangibolukukus.id YouTube Channel @siliwangibolukukus Line @siliwangibolukukus . #siliwangibolukukus #bandung #bogorpisan #bogorfoodies #bolukukus #infobogor #visitbogor #bogor #bolulembang #lapisbogor #stasiunbogor #rasaistimewa #kulinerbogor #hadirlebihistimewa #bumipasundan


Tepat pukul 10.00 WIB, antrean sudah mengular hingga ke jalan raya di depan toko. Panjangnya antrean tentu mengundang rasa ingin tahu masyarakat yang kebetulan sedang lewat. Ketika mereka tahu, sebagian ikut antre juga. Seruu!

Promo buy 1 get 2 ini hanya berlaku hari Sabtu, 25 Januari 2020. Ada dua kloter pagi dan sore. Kloter pertama pukul 10.00 - 13.00. Kloter kedua pukul 16.00 - 19.00. Siliwangi Bolu Kukus menyediakan 1000 voucher untuk mereka yang ingin mendapat promo tersebut.

Jadi, dengan membayar Rp 27.500, pembeli bisa mendapat tiga boks Siliwangi Bolu Kukus. Siapa yang ngga mupeng dengan promo ini? Saya aja ikut antre di kloter kedua. 

Sebagian calon pembeli datang dari wilayah sekitar store. Sebagian lagi dari banyak tempat di Kota Bandung. Mereka mendapat informasi ini dari pesan melalui Whatsapp dan media sosial.

antrean masih panjang

Ternyata sebagian pengantre sudah mengenal Siliwangi Bolu Kukus juga. Mereka biasa pesan ke koleganya. Menurut para pelanggannya,  Siliwangi Bolu Kukus berbeda dari produk sejenis. Rasa manisnya  pas di lidah dan bolunya lembut. 

Meskipun promo buy 1 get 2 sudah usai, masih ada promo lain yang ditawarkan. Ada promo buy 2 get 1. Masa berlaku promo ini masih panjang, sampai 31 Januari 2020. Tunggu apa lagi? cuss ke store Siliwangi Bolu Kukus lagi, yuk..


Saturday, January 25, 2020

Perempuan Bilang Begini Maksudnya Begitu

https://www.siswiyantisugi.com
pixabay.com

Narasi Perempuan 

"Cuma satu yang bisa menghilangkan perasaan salah saya. Abang kembali sama Sarah. Yang ada sekarang perasaan cinta yang hilang. Saya sangat marah sama Bang Doel," ujar Zaenab gusar.

Pernyataan Zaenab yang sangat emosional ini membuat saya mengira Zaenab benar - benar akan meninggalkan Doel meski ia sedang berbadan dua. Mulanya saya kira pernyataan Zaenab adalah petunjuk bagi penonton tentang siapa yang akhirnya dipilih Doel.

Setelah 1 jam 33 menit, kegusaran Zaenab ternyata bukan clue. Itu hanya ekspresi umum perempuan yang sedang menguji cinta lelakinya. Dan untuk kesekian kalinya ungkapan perempuan bilang begini, padahal maunya begitu, terbukti.

Narasi tentang Zaenab dan Doel di awal tulisan ini sekadar pengantar. Dalam relasi perempuan dan laki - laki, pasti sering dijumpai perempuan lebih banyak mengirim pesan tersirat ketimbang tersurat. Mereka ingin laki - laki memahaminya, tetapi pesan yang disampaikan berbeda dengan maksud sebenarnya. 

Ketika perempuan sedang marah, ia akan bilang, "Aku tidak marah." 
Ketika perempuan ingin ditemani, ia akan bilang, "Kamu pulang aja." Dan lain sebagainya.

Sulitnya memahami maksud perempuan membuat laki - laki menyimpulkan betapa rumitnya perempuan. Betapa sulit memahami tulang rusuknya ini. Sementara, laki -laki lebih lugas menyampaikan perasaan dan keinginannya. Kondisi itu sebenarnya sudah disampaikan Doel kepada Zaenab.
"Sudahlah..semua sudah selesai. Nggak ada yang perlu dibicarakan lagi."

Yah, meski pasti saat mengatakan itu, Doel pun ada dalam kebimbangan, tetapi ia sudah memilih. Ternyata tidak sesimple yang saya duga. Ketika Zaenab meminta Doel kembali kepada Sarah lalu ia menelepon Sarah meminta Sarah membatalkan gugatannya, saya kira Zaenab sudah bulat pada putusannya untuk pergi. Ia akan memulai hidup baru bersama anaknya, berdua saja. 

Mulanya saya kira ekspresi Sarah yang galau bisa memengaruhi putusannya menggugat cerai Doel. Terlebih setelah pertemuan dengan Zaenab. Ternyata yang tampak di luar tidak sesederhana yang terjadi di batin masing -masing. Pergulatan batin tentang yang benar dan salah; tentang yang etis dan tidak; tentang yang realistis dan utopis.

Lepas dari apapun hasil pilihan Si Doel, yang saya catat dari sikap Zaenab adalah beginilah cerminan perempuan pada umumnya: berkata A, padahal hati kecilnya mengingkari itu.

Ini kebiasaan perempuan pada umumnya meski saya yakin tidak semua perempuan demikian.

Perempuan Harus Asertif

Apa yang harus dilakukan perempuan agar ia bisa menyampaikan pesan dengan tepat? Caranya adalah bersikap asertif. Apa itu asertif?

Asertif adalah kemampuan mengomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain dengan tetap menjaga dan menghargai hak - hak dan perasaan pihak lain.

Dalam konteks relasi perempuan dan laki - laki, kemampuan bersikap asertif ini membiasakan perempuan menyampaikan pikiran dan perasaannya dengan tepat. Maksudnya kalau dia marah, ya katakan ia marah tanpa harus berkata keras apalagi kasar. 

Kalau ia sedang ingin ditemani, kebiasaan bersikap asertif akan membuatnya menyampaikan apa yang diinginkan sehingga pasangannya tidak kebingungan.

Menjadi asertif bagi mereka yang terbiasa memendam perasaan memang tidak mudah. Butuh keberanian untuk mengubah kebiasaan memendam menjadi terbuka. Pasangan sebagai orang terdekat bisa mendukung penuh revolusi mental semacam ini.