Featured Slider

Mengenal Penyakit Demam Berdarah

Dua tahun lalu, putri sulung saya terpaksa harus dirawat di rumah sakit karena Demam Berdarah. Saya yang saat itu hanya mengenal penyakit Demam Berdarah dari berita di media cukup kaget juga. 

Bagaimana tidak? Saya merasa sudah mematuhi aturan kesehatan untuk melakukan 3M : Menguras tempat penampungan air, menutupnya, lalu mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat penampungan air. 

Ternyata, seperti yang dokter sampaikan di salah satu kunjungannya memeriksa kondisi putri saya,"Kita sudah mematuhi aturan, tapi kalau lingkungan sekitar cuek - cuek aja, ya susah juga."

Pernyataan dokter malah menimbulkan kesadaran tak berdaya dalam hati saya. Kalau gitu, apa yang bisa dilakukan? 

Mendadak saya teringat tetangga yang berjarak dua rumah dari rumah kami. Anaknya minggu lalu dirawat di rumah sakit karena DB.

Apakah nyamuk yang menggigit si sulung dan anak tetangga memang nyamuk yang sama ? Apakah ada cara lain agar tidak tertular jika 3M tidak kompak dilakukan di pemukiman yang sama?

Setelah membaca beberapa referensi juga diskusi dengan dokter serta teman - teman yang pernah menderita sakit ini, kuncinya memang satu : kekebalan tubuh. 

Kunci Kejayaan Sepak Bola Argentina Apakah Hanya Messi?

Kemenangan Argentina atas Peru di babak kualifikasi Piala Dunia 2020 sebenarnya bukan hal luar biasa. Kehebatan Argentina di kancah sepak bola dunia sudah menjadi legenda. Sipaa yang tak kenal Maradona, sang tangan tuhan? Kini Lionel Messi menjadi dewa bagi pecinta sepak bola di negeri tanggo bahkan di dunia.

Apa yang menjadi sumber kemenangan Argentina pada babak kualifikasi Piala Dunia 2020 kali ini? Skor 2 - 0 digolkan oleh Nicholas Gonzales pada menit ke-17 dan Lautaro Martinez pada menit  ke - 28?

Pertandingan yang diselenggarakan di Estadio, Nacionale, Lima, Peru, mengukuhkan tim nasional Argentina sebagai tim tangguh di peta sepak bola dunia. Menariknya lagi, kali ini  gol - gol yang bersarang di gawang lawan sepi tanpa tendangan jitu dari sang maestro, Lionel Messi.

Padahal banyak operan gol yang sebenarnya bisa dimanfaatkan Messi untuk memasukkan bola ke Gawang lawan. Mungkin seperti halnya bola bundar, peran Messi pun tak bisa selalu ada di bagian atas. Ada kalanya ia harus bertepuk tangan atas keberhasilan kawan - kawannya menggolkan bola.


Makna Pojok Warung Blogger bagi Saya

Pada setiap perjalanan, kita pasti melakukan persinggahan. Ada kalanya kita menetap. Ada kalanya kita meninggalkannya. Begitu pula dalam berkomunitas. Ada yang menjadi tempat hati bermukim. Ada pula sekadar muncul lalu pergi begitu saja.

Itu pula yang saya alami di dunia pergaulan blogger. Ketika memutuskan serius menekuni dunia blogging, saya berkenalan dengan banyak komunitas. Ada dua komunitas yang amat berkesan di hati saya. Yang pertama, ia komunitas pertama yang mengenalkan saya pada dunia blogging. Yang kedua, saya belajar tentang 'keras'nya dunia blogger di komunitas itu. 

 Makna Pojok Warung Blogger bagi Saya

Catatan Pertama

Keras? ini bukan tentang kompetisi. Ini tentang aturan - aturan yang harus dipatuhi. Adalah Whatsapp Group Pojok Warung Blogger yang menyentakkan saya tentang aturan berkomentar di blog. Setelah  sebelumnya di beberapa kesempatan blog walking yang saya ikuti, tak ada aturan jumlah kata dalam setiap komentar saat blog walking. Ketika pertama kalinya saya ikut blog walking, saya berkomentar kurang dari sepuluh kata atau berkomentar seadanya di artikel beberapa teman. 

Di hari batas waktu selesai blog walking, beberapa teman itu menggugat saya. Saya kaget, tersentak, terkejut, agak tersinggung, dan rasanya sebal sekali ditegur demikian. Sebagai newbie, saya memendam semua rasa itu. Saya pun perbaiki komentar saya meski dalam hati bilang, "Komen apa yaa? Ga punya chemistry dengan tema ini."

Selepas memperbaiki komentar - komentar itu, saya memilih tidak ikut blog walking dan memilih tidak membaca isi obrolan di grup. Saya pun curhat pada teman blogger yang merekomendasikan saya masuk WAG Pojok WB. Teman baik ini menjelaskan begini dan begitu.

Saya masih merasa gusar, tapi saya mencerna penjelasannya. Saya pun membaca ulang peraturan berkomentar dalam blog walking di Pojok WB. Oalah..ternyata saya yang keliru. Saya tidak membaca teliti peraturan lebih dulu. Karena itu, saya tidak tahu kalau komentar harus minimal sepuluh kata dan ngga basa - basi. 

Catatan Kedua

Sebenarnya memang sangat tidak mudah berlapang dada ketika tahu diri sendiri yang salah. Apakah karena saya Aries? Wallahualam. Namun, peristiwa ditegur ramai - ramai gara- gara komentar tidak sesuai aturan grup, benar - benar jadi pembelajaran bagi saya. 
 
Oh gini ya ternyata dunia blogger. Sadis. hahaha...Tapi memang untuk beberapa hal, karakter ndablek seperti saya memang kadangkala perlu ditegur keras supaya paham; supaya sadar. 
 
Nah, sejak saat itu, saya lebih berhati - hati. Sejujurnya sih, sangat berhati - hati lagi setiap komentar di artikel teman- teman di WAG Pojok WB. Saya cek jumlah kata dan isi komentarnya. Kalo sudah oke sesuai aturan, saya klik 'publish'. Sedisiplin itu yaa..
 
Kehati - hatian ini akhirnya melekat menjadi kebiasaan. Akhirnya, hal yang sama berlaku juga setiap saya ikut blog walking di komunitas lain. Mengecek jumlah kata dan kualitas isi komentar saya. Jangan hanya basa -basi belaka. Meskipun sering saya jumpai banyak teman blogger yang masih begitu dari komunitas lain, ya sudahlah..Mungkin dia masih harus banyak latihan atau tergesa - gesa kejar setoran BW.
 

Catatan Ketiga

Begitu berkesannya agenda blog walking di Pojok WB membuat saya sangat menjaga batas waktu selesai BW. Dua hari yang harus diingat - ingat, jangan sampai lupa. Kalau lupa, ngga selesai tepat waktu, hukumannya beraat : dua minggu dilarang ikut BW. Itu artinya empat kali kesempatan terlewati sia - sia. Padahal BW di Pojok WB ini sangat berarti. Mulai dari komentar teman - teman yang bernas hingga kualitas blog teman - teman di Pojok WB yang sehat -sehat. Menurut pengamatan saya sih begitu.

Hal lain seputar blogging adalah pesan dari salah satu admin yang mengingatkan untuk menaruh link dengan menghilangkan huruf m=1 di akhir link blog. Saya lupa persisnya karena apa. Yang pasti supaya mempermudah siapa pun yang membuka link blog saya. Kurang lebih seperti itu sih. CMIIW :D

Catatan Keempat

Pada masa awal saya bergabung, saya merasa asing di WAG ini. Obrolan - obrolan yang mengalir di antara para penghuni WAG menyiratkan mereka sudah saling kenal amat lama.

Sementara saya, anak baru yang bingung mau bahas apa; menimpali apa. Intinya sih kuatir salah komen; salah menimpali. 

Lambat laun, seiring bergulirnya waktu, dan makin intens menyimak obrolan, saya pun memberanikan diri ikutan ngobrol, ikutan diskusi, atau melempar isu. Ah...ternyata asyik di sini.

Meski mungkin belum bisa ngeblend banget dengan teman - teman yang sering ngobrol di grup, saya merasa kehadiran saya ada di sini. Ow...maksudnya gimana nih? begitulah..😁 

Simpulan

Terima kasih untuk Jiah yang dengan kelugasannya membuka mata saya untuk mau memahami lebih banyak ketimbang menggerutu dan takmau peduli. Semoga kelak bisa ketemu offline ya, Ji 😁

Terima kasih untuk Mas Andika yang mengingatkan untuk menghapus m=1 di setiap link blog hasil copas dr ponsel. 

Terima kasih untuk Mbak Dian yang ceria, kocak, tapi tetep dewasa. Semoga kelak kita bisa meet up dan hang out bareng yaa...Sepertinya seru ngobrol langsung dengan dirimu :)

Terima kasih untuk Kak Marfa dengan tulisan - tulisannya yang menggugah kesadaran. Mbak Susindra yang tekun menulis tentang sejarah, Miftah yang mengajari copy writing,  Mbak Ruli yang periang, dan semua kawan yang dari kalian saya belajar amat banyak hal tentang pergaulan di dunia blogger.

Terima kasih banyak..salam sayang selalu. 
 
 
 


Jejak Johnny Depp dalam Film Fantastic Beast Series

 Adakah yang familiar dengan film Fantastic Beast series? Kalau kami penyuka film - film fantasi, pasti kenal film ini. Apalagi kalo kamu fans berat Harry Potter. Yakin deh, pasti nonton film ini. Yakin banget saya ya? hahaha..

Sekadar pengantar tulisan, film Fantastic Beast series ini berlatar kehidupan masyarakat New York pada tahun 1926. Jauh sebelum Voldemort apalagi Harry Potter lahir. 

Fantastic Beast Where We Find Them (2016)

Pada film Fantastic Beast and Where to Find Them, konfliknya adalah hilangnya hewan - hewan peliharaan Newt, tokoh utama film ini. Sebagai penyihir, tentu saja hewan - hewan miliknya bukan hewan - hewan yang biasa kita jumpai. 

Seperti hewan - hewan dalam film Harry Potter yang aneh -  aneh, hewan - hewan peliharaan Newt ini takkalah anehnya. Newt menyimpan hewan - hewan kesayangannya di dalam koper. Sayangnya, koper itu terbawa Jacob, tema sekamar Newt. Singkat cerita, hewan - hewan ini terlepas dari 'kandang' dan menimbulkan kekacauan di Kota New York. 

Sebelum hewan - hewan aneh ini mengacaukan Kota New York, sudah ada peristiwa - perisitawa ganjil misterius yang terjadi di kota ini. Kementerian Sihir tentu saja amat risau. Selain berusaha mengumpulkan kembali hewan - hewan itu, mereka juga bekerja keras menemukan biang kerok peristiwa - peristiwa ganjil yang mengganggu kedamaian masyarakat New York.

Fantastic Beast The Crimes of Grindelwald (2018)

Johnny Depp keluar dari fantastic beast
dok.id.bookmyshow.com

Pada sekuel keduanya, terkuak pelaku kekacauan itu adalah Gellert Ginderwald. Ia dianggap sebagai salah satu penyihir kegelapan yang paling berbahaya sepanjang masa di antara penyihir hebat yang pernah hidup. 

Nah, pemeran Grindelwald ini adalah Johnny Deep. Jejaknya dimulai di sekuel kedua. Ia memang tokoh antagonis yang kelam dan jahat. Namun, ia punya peran penting dalam dunia sihir beratus tahun kemudian. Ia menulis sejarah tentang hadirnya berbagai konflik yang terus menjadi cerita dari mulut ke mulut di dunia sihir. 


Rangkaian Produk Safi Dermasafe untuk Kulit Sensitif

Usia 20 tahun, kata orang, merupakan usia emas bagi kondisi fisiknya. Pada usia ini, secara umum, kondisi tubuh kita sangat prima. Kita bisa leluasa beraktivitas apa saja, bahkan untuk olahraga berat sekalipun. Intinya bersenang - senanglah, temukan jati dirimu dia usia 20.

Meskipun kondisi fisik kita amat prima, pada usia 20-an, seyogyanya kita mulai peduli pada perawatan kulit wajah.

Mengapa? alasannya simple saja, menjaga sejak awal hasilnya akan memuaskan kemudian. 

Saya jadi ingat cerita kakak sulung saya sepulang reuni SMA. Ia bilang beberapa teman sekelasnya yang tampak lebih tua dari usia mereka, 35 tahun.  

Kakak saya bersyukur sudah menjaga kesehatan dan kesegaran kulitnya sejak usia 20. Ia konsisten mengonsumsi air putih 8 gelas sehari, banyak makan sayur, begadang hanya sesekali, konsumsi vitamin E secara berkala, dan menggunakan skin care yang tepat untuk kulit wajahnya.

Perilaku sehatnya merawat kulit menjadi anutan saya. Satu hal yang penting juga, ternyata skin care memang perlu ya. 

Pada prinsipnya, saya setuju untuk memilih skin care yang cocok, bukan yang dinilai bagus apalagi mahal. 

Apalah gunanya belanja skin care mahal, tapi wajah menjerit tidak nyaman.

Ada banyak pilihan skin care di sekitar kita. Kita tentu memilih yang berbahan dasar alami, no animal testing, dan pasti kehalalannya. Safi skin care untuk usia 20 tahun ke atas bisa jadi pilihan kita.

Produk Safi untuk usia 20 tahun ke atas

Mengapa merekomendasikan produk Safi untuk usia 20 tahun ke atas? 

  • Safi bebas alkohol dan gelatin sehingga bersertifikasi halal dari Majelis Ulama di Indonesia dan Malaysia. 
  • Proses pembuatan dan bahan - bahan yang dikandungnya natural 
  • Teruji secara klinis oleh Saafi Research Institute, institut halal pertama di dunia.
Produk Safi untuk usia 20 tahun ke atas ini beragam. Kita bisa memilih produk yang sesuai dengan jenis kulit wajah kita.


Kali ini saya akan membahas produk Safi untuk usia 20 tahun ke atas, khusus jenis kulit sensitif. 

Safi Dermasafe


Produk Safi untuk usia 20 tahun ke atas

Produk Safi Dermasafe diperuntukkan bagi kulit sensitif. Rangkaian produk Dermasafe terbuat dari ekstrak chamomile dan licorice. 

Ekstrak bunga chamomile kaya antioksidan berkhasiat mengatasi masalah jerawat, mencerahkan, dan melembabkan kulit.

Ekstrak licorice bermanfaat untuk mengurangi rasa gatal dan radang yang sering dialami kulit sensitif. 

Lima rangkaian Safi Dermasafe  

  • Safi Dermasafe Mild and Gentle Gel Cleanser
Berupa gel berwarna bening, teksturnya lembut di wajah.  Gel cleanser ini untuk kulit sensitif cenderung berminyak.  Harga Rp 69.000,00.
  • Safi Dermasafe Gentle Mousse Cleanser
Berupa mousse atau busa untuk kulit sensitif cenderung kering. Harga Rp 89.900,00
  • Safi Dermasafe Soothe and Hydrate Day Moisturizer 
Berupa gel ringan yang menjaga kelembapan wajah kulit sensitif selama 24 jam. Meski ukurannya 50 gram, harganya berasa nih, Rp 129ribuan :D
  • Safi Dermasafe Rehydrate and Recover Night Moisturizer
Dengan bahan dasar air, produk ini menjaga struktur kulit sensitif agar lebih kuat, tidak mudah stress. Tentu saja kandungan licorice serta chamomilenya berkhasiat mencerahkan kulit secara alami. 

Krim malam ini ternyata harganya lebih berasa ketimbang krim pagi, Rp 134.900. Biasanya krim malam memang lebih mahal sih ya.
  • Safi Dermasafe Hydrate & Refresh Booster Mist
Produk ini sebenernya bukan termasuk rangkaian perawatan dasar yang wajib kita gunakan. 

Tapi kalau kamu ingin menyegarkan wajah kapan pun, kamu bisa memakainya. Selain menyegarkan wajah, mist ini bisa membuat make up tahan lebih lama. 

---
Lima produk ini dibuat khusus untuk jenis kulit sensitif agar mereka nyaman menjalani hari - harinya, tanpa perlu khawatir dengan permasalahan kulit sensitif, seperti kulit yang mudah terkelupas, gatal, kering, kemerahan, dan terasa perih. 

Kuncinya tetep satu : disiplin merawat wajah mulai dari membersihkan wajah pagi dan malam. Selanjutnya menggunakan krim pagi sebelum beraktivitas. Malamnya setelah membersihkan wajah, kita pakai krim malamnya juga supaya wajah tetap terhidrasi dan tentu saja bikin sehat bersinar. 


 :