Featured Slider

Manfaat Jahe, Si Rimpang Ajaib

Siapa yang tak kenal jahe?Hampir sebulan ini jahe menjadi amat populer. ia diyakini bisa menangkal ganasnya covid 19. Rimpang ini juga dikenal ampuh sebagai obat herbal flu dan masuk angin.

Manfaat  Jahe
dok : inibaru.id

Sebenarnya masuk akal juga sih kalau jahe dipercaya bisa menangkal covid 19. Mengapa? Karena kandungan senyawa dalam jahe mempunya beragam manfaabagi kesehatan kita, termasuk menjaga daya tahan tubuh. itu yang saya maksud tentang jahe sebagai penangkal covid 19.

Berdasarkan hasil penelitian terhadap covid 19,  agar bisa survive di tengah gempuran covid 19, daya tahan tubuh adalah kuncinya.

Mereka dengan daya tahan tubuh bagus biasanya mampu menyembuhkan dirinya sendiri saat terinfeksi virus. Mereka inilah yang disebut carrier, si sehat pembawa virus. Namun, jika orang itu sakit, bekal daya tahan tubuh yang sudah bagus sebelumnya bisa membuatnya lekas sembuh. 

Daya tahan tubuh tidak dibangun dalam sekejap. Ia adalah hasil dari gaya hidup sehat. Apa saja yang termasuk dalam gaya hidup sehat ? Makan teratur dengan gizi seimbang, olahraga cukup, dan manajemen stress yang tepat. 

Lalu, apa peran jahe dalam membangun daya tahan tubuh kita? Jahe dipercaya mampu menghambat infeksi virus dan bakteri. Dikutip dari Medical News Today, jahe memiliki sifat antiflamasi, antibakteri, dan antivirus.  

Pepaknya manfaat yang terkandung dalam jahe membuat rimpang ini semakin digandrungi masyarakat. Pengolahannya pun kini makin beragam. Jahe tidak hanya diramu sebagai jamu, tetapi juga kini menjadi salah satu bahan dalam infused water. 

Berikut ini beberapa resep minuman berbahan dasar jahe yang bisa dipraktikkan sendiri. 

Resep Minuman Berbahan Dasar Jahe


1. Teh Jahe Sereh 
 untuk pilek dan masuk angin

Bahan : 
1. 1 buah teh celup
2. jahe secukupnya digeprek lalu dibakar
3. sereh 1 batang
4. madu 1 sdm
kalau tidak ada madu bisa diganti gula aren/gula putih.
Cara membuat : 
1.rebus air bersama jahe yang sudah dibakar dan sereh hingga mendidih.
2.tuang air rebusan jahe sereh ke dalam gelas.
3.masukan teh celup. tambahkan gula sesuai selera. aduk hingga gula larut. 
4. minum selagi panas. 

2. Jahe Jeniper
untuk vertigo

Bahan :
1.setengah ruas jahe
2.setengah jeruk nipis diperas, ambil airnya
3. 1 kayu manis
4. 250 ml air panas
5. madu 1 sdm
Cara membuat :
1. seduh jahe dan kayu manis dengan air panas.
2. setelah hangat, tambahkan air perasan jeruk nipis dan madu.
3. minum saat hangat.

3.  Infused water jahe lemon
untuk daya tahan tubuh dan pencernaan

Bahan :
1. kunyit 1 ruas
2. jahe 2 ruas 
3. lemon 1 buah
4. madu 3 sdm
5. air secukupnya
Cara membuat :
1. iris kunyit, jahe, dan setengah lemon
2. peras setengah lemon sisanya
3. masukkan bahan yang sudah diiris
4. masukkan perasan lemon
5. masukkan air 
6. diamkan selama 3 - 6 jam
7. infused water jahe lemon siap dinikmati

4. Infused water jahe madu
untuk sakit kepala dan masuk angin

Bahan :
1. jahe 1 ruas
2. madu 1 - 2 sdm
3. air secukupnya
Cara membuat :
1. iris jahe
2. masukan irisan jahe ke gelas
3. beri air secukupnya
4. tambahkan madu
5. diamkan selama 3 - 6 jam
6. infused water jahe madu siap dinikmati

Empat resep ini andalan saya menjaga kesehatan tubuh atau saat alarm tubuh  mulai teriak tanda harus istirahat dari rutinitas padat. 

Oh ya, supaya kualitasnya terjaga, pilihlah jahe yang masih segar, strukturnya kokoh, halus, dan tidak berjamur. Jahe merah lebih bagus untuk obat. Namun, jika sulit mendapatkannya, jahe putih pun tetap berkhasiat. 






Lima Langkah Antipanik Sikapi Pandemi Covid 19

Pandemi Covid 19 tidak bisa dipungkiri memengaruhi keseharian kita. Salah satunya keharusan melakukan social distancing yang kini WHO ganti menjadi physical distancing. Selain kebiasaan sehari -hari, pandemi Covid 19 juga memengaruhi kondisi mental kita.

Apakah kamu setuju dengan itu? Kalau saya sih yes karena banyaknya berita sekaligus beragam opini seputar Covid 19 sempat membuat saya khawatir terhadap ketidakpastian yang sedang terjadi.

Lima Langkah Antipanik Menyikapi Pandemi Covid 19
dok.unsplash


Supaya rasa khawatir itu tidak berlarut - larut, saya memutuskan membatasi waktu memperbarui berita - berita tentang Covid 19. Saya pun tidak lagi membaca semua opini yang dibagikan di WAG atau di medsos lainnya.

Pada awal kasus positif Corona merebak di Indonesia, saya rajin banget mantengin tv untuk menyimak berbagai informasi seputar penyakit ini. Di hari ke-22, pikiran saya mulai mendeteksi ada kepanikan terpendam yang saya rasakan.

Demi kewarasan, saya putuskan membatasi informasi yang masuk. Agar tidak terlalu tertinggal informasi, saya tetap rutin membaca koran pagi.

Saat mulai menyadari agak panik, saya sempat bertukar pikiran dengan Nino, teman semasa kuliah, membahas masalah ini.

Menurut Nino, pandemi Covid 19 memang memengaruhi kesehatan mental kita. Lalu lintas berita yang tidak mengenakkan membuat kita cemas, panik, dan stress. 

Meskipun kadar emosi - emosi negatif  itu tidak sama pada setiap orang, Nino yang juga calon doktor di bidang psikologi pendidikan ini memaparkan lima langkah yang bisa kita lakukan apabila mulai ada serangan panik. Apa saja sih?

Lima Langkah Antipanik Sikapi Pandemi Covid 19

1. Akui / sadari dulu kalau kamu mulai      panik.
"Oke, saya memang panik."
Lalu tanyakan pada diri sendiri penyebab rasa panik itu.
  • apakah karena kurang informasi?
  • apakah karena informasi yang menumpuk?
  • apakah karena informasi yang salah?
2. Cermati / cek asumsi yang membuat       panik.
Apakah asumsi itu benar? Dari mana asumsi itu muncul? Apakah dari berbagai opini yang kita baca atau informasi yang kita akses? 

Jika semuanya berasal dari informasi dan opini yang kita baca, Departemen Medik Kesehatan Jiwa RSCM - FKUI memberi saran begini :
  • Kurangi menonton, membaca, atau mendengarkan berita yang membuat kita cemas atau gelisah.
  • Carilah informasi dari sumber tepercaya.

dok: unsplash
  • Usahakan mencari berita hanya 1 - 2 kali dalam sehari dan pada waktu spesifik, misalnya pukul 7 pagi dan 7 malam.
  • Pemberitaan yang mendadak dan hampir terus menerus mengenai wabah akan membuat siapa pun cemas.

3. Beri kekuatan pada diri kita dengan       berbuat sesuatu

  • Buatlah daftar sumber kekhawatiran itu.

Lima Langkah Antipanik Menyikapi Pandemi Covid 19
dok. unsplash
  • Pelajari sumber kekhawatiran.
  • Dari daftar itu, mana saja yang bisa kita netralisasi atau kita cari jalan keluarnya.
4. Lakukan hal terukur atau hal yang kita bisa lakukan.
Misalnya untuk menghindari tertular Corona, kita bisa menerapkan standar kebersihan dan kesehatan maksimal kepada diri sendiri dan keluarga. Apa saja? 
  • rajin cuci tangan pakai sabun. 
  Sediakan fasilitas kebersihan maksimal di rumah, seperti sabun dan cairan disinfektan. Membiasakan      membawa dan menggunakan hand sanitizer jika sedang berkegiatan di luar rumah.


  • konsumsi vitaman dan makanan sehat. 
Sediakan suplemen untuk daya tahan tubuh. Ubah pola makan junk food menjadi pola makan sehat, lebih banyak sayur, buah, protein hewani yang rendah lemak dan kolesterol, serta air putih.
  • disiplin menerapkan physical distancing 

Lima Langkah Antipanik Menyikapi Pandemi Covid 19
dok.  Aljazeera.com
  Jaga jarak minimal satu meter saat harus beraktivitas di luar rumah. Untuk sementara waktu,                         sebaiknya hindari dulu salaman, cipika - cipiki, dan berada di kerumunan.
  • Tidak langsung menyentuh barang di ruang publik dengan tangan.
  • Tidak menyentuh wajah, mata, dan hidung.
  • Pakai masker seperlunya saja, saat kita sakit atau merawat orang sakit.
  • Patuhi imbauan pemerintah untuk tinggal di rumah demi menghambat persebaran Covid 19.

5. Untuk sisanya yang tidak bisa kita kendalikan, pasrah dan berdoa. 

Dua sikap ini merupakan ikhtiar dari banyak hal yang sudah kita lakukan sebelumnya. Pasrah bukan berarti diam. Pasrah dan berdoa merupakan wujud keyakinan bahwa semua yang terjadi adalah hal terbaik yang kita jalani sebagai individu, umat beragama, dan warga negara. 

Manajemen Kemalasan saat Bekerja dari Rumah

kerja dari rumah
dok : realhomes.com

Work From Home atau Bekerja dari Rumah sedang gencar digaungkan pemerintah sejak semakin tersebarnya covid 19 ke banyak wilayah di Tanah Air. Tak hanya di dalam negeri, instruksi bekerja dari rumah pun diterapkan di banyak negara yang mengalami pandemi covid 19. 

Bagi saya yang sejak 2017 akhir memutuskan menjadi freelancer, bekerja dari rumah bukanlah hal baru. Jadi, sebelum 16 Maret 2020, saya sudah bekerja dari rumah. Namun, tetap saja, kadangkala saya harus bergulat dengan kemalasan. Apakah kamu mengalaminya juga selama bekerja dari rumah lima hari ini? 

Bekerja dari rumah sejatinya menempa kita untuk lebih disiplin ketimbang saat bekerja di kantor. Mengapa? Karena saat bekerja di rumah, bosnya adalah diri sendiri. Sebagai bos, kita berkuasa dong. Kekuasaan itu yang sering melenakan. Alih – alih punya jam kerja fokus dan teratur, yang ada malah berbagai excuse sehingga pekerjaan terbengkalai. Etapi itu saya sih, pasti beda dengan teman –teman yang bekerja dari rumah dan tetap disupervisi setiap hari oleh pimpinannya secara daring.

Jadi, apa yang bisa kita lakukan agar lancar bekerja dari rumah? Ini tiga tips dari saya. Tiga aja, biar gampang praktiknya :D 

1. Manajemen kemalasan 


Biasanya yang dikelola adalah waktu, tetapi bagi saya yang termasuk anggota geng rebahan, kemalasanlah yang wajib dikelola. Ketika kemalasan bisa dikelola, saya akan lebih mudah mengatur waktu. 




Yang saya lakukan pertama kali adalah mengenali kapan kemalasan mengunjungi saya. Setelah ditelisik, saya mulai malas ketika kelelahan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga atau terlalu lama santai. 

Dari situ, saya mengatur energi fisik dan mental saya agar tetap fit saat bekerja. Caranya? 

a. Membuat daftar pekerjaan rumah tangga lalu membaginya dalam kelompok yang dikerjakan setiap enam bulan, setiap bulan, setiap minggu, dan setiap hari. Karena banyak yang diingat, banyak yang lupa, saya mencatat semua jadwal itu di Google Calendar.

Saya belajar metode ini dari Pinterest. Hasilnya sangat membantu. Ada pekerjaan rumah yang dikerjakannya cukup seminggu sekali, di antaranya membersihkan dan mengatur ulang isi lemari es. Ada juga pekerjaan rumah yang bisa dikerjakan dua hari sekali, seperti mengepel lantai dan mencuci pakaian. Kapan saya memasak? Ngga setiap hari juga sih. Kalau agenda hari itu tidak padat, saya memasak. Ya, intinya sih menyusun skala prioritas. 

b. Delegasikan pekerjaan pada anggota keluarga lain sesuai kemampuan mereka. 

Seringkali saya stress sendiri melihat tumpukan pekerjaan rumah. Rasanya kok nggak selesai – selesai. Habis cuci piring harus sikat lantai lalu lap dinding dapur, dsb. Ternyata aktivitas itu menyita tenaga saya. Saat pekerjaan susul – menyusul itu selesai, saya lelah dan kehilangan mood untuk menyelesaikan naskah buku atau menulis blog. Setelah berdiskusi dengan suami, saya mengajak anggota keluarga lain, yaitu si sulung, ibu, adik saya, dan tentu saja suami berbagi tugas pekerjaan rumah tangga. Sejauh ini semua berjalan lancar. Kalaupun ada anggota keluarga yang sibuk hingga tidak bisa menyelesaikan tugasnya, hal itu bisa dikomunikasikan untuk menukar tugasnya atau minta tolong dibantu untuk sementara waktu. 

c. Hentikan kebiasaan menunda

Saya pernah merasa sangat gusar ketika banyak tulisan harus selesai dan pekerjaan rumah menumpuk, balita saya tidak kunjung tidur.  Pikiran sama sekali tidak bisa konsentrasi dan hati saya pun gundah gulana. Akibatnya, saya menjadi ibu yang jutek saat itu. Setelah ia tidur, saya mengurai akar masalah. Ternyata masalahnya bukan pada balita yang takkunjung tidur, melainkan saya yang banyak menunda.

2. Olahraga sesuai minat 


Saya menyukai jogging dan yoga. Kedua jenis olahraga ini tidak mengharuskan saya melakukan berbagai gerakan sulit, seperti aerobik atau zumba, selain ingar –binger musiknya. Setahun terakhir ini, saya lebih banyak beryoga karena bisa melakukannya langsung di rumah. 

yoga
yoga bersama ayoyogabandung

Seminggu sekali saya yoga bersama teman – teman di komunitas yoga. Gerakan – gerakan yoga menjadi terapi yang tepat bagi badan saya yang sering pegal – pegal. Selain itu, olah pernapasan dalam yoga membuat hati dan pikiran tenang dan damai. Bagi saya, itu modal menjalani hari dan kehidupan. 

3. Tetapkan jumlah jam kerja setiap harinya. 


Sebagai freelancer, yang penting pekerjaan selesai tepat waktu. Saya tidak perlu melaporkan pekerjaan yang saya lakukan setiap hari pada atasan saya karena saya takpunya atasan. Yang saya punya adalah klien. Saya menetapkan enam jam kerja setiap harinya. Enam jam kerja baik di depan laptop, maupun menyelesaikan pekerjaan di ponsel. 

Saya menggunakan metode Podomoro dari Pinterest. Di metode ini, ada target waktu untuk setiap pekerjaan. Misalnya,  saya menargetkan dua jam menulis di blog.  Saya pasang alarm yang akan berdering setelah dua jam selesai. 

Dua jam selanjutnya saya fokus menulis naskah buku. Dua jam kemudian saya menyelesaikan pekerjaan yang menggunakan ponse. Mekanisme alarm tetap sama. 

jam kerja
dok : pixabay.com

Tiga tips sederhana ini adalah cara saya menyelesaikan berbagai pekerjaan dari rumah. Sebagai istri dan ibu, waktu 24 jam seringkali takpernah cukup. Padahal sebenarnya bukan waktunya yang pendek, tetapi kita yang tidak cerdik memanfaatkan 24 jam ini semaksimal mungkin. Karena yang penting itu bekerja cerdas bukan sekadar bekerja keras. 



















Lima Masker Rambut Alami dan Cara Membuatnya

Masker rambut alami. Selama ini,  bagaimana perawatan rambut yang sudah kita lakukan? Apakah cukup pakai shampoo saja? Ataukah perawatan paket komplet : shampoo, conditioner, masker, dan hair tonic atau serum? Mana yang paling sesuai dengan perawatan rambutmu?

masker rambut alami


Sebelum berkenalan dengan beragam produk perawatan rambut, saya biasanya menggunakan shampoo dan conditioner setiap keramas. Pilihan menggunakan conditioner setelah saya membaca artikel tentang perawatan rambut keriting yang biasanya kering. Supaya rambutnya mudah diatur, lembap, dan lembut, sebaiknya saya memakai conditioner setelah ber-shampoo.

Jadilah saya rutin memakai conditioner sejak usia remaja. Yah, ngga disiplin juga sih. Kadang kalau sedang terburu -buru, saya cukup pakai shampoo saja. Kalau sedang longgar atau setelah berkali - kali keramas tanpa conditioner, saya pun menggunakannya lagi. Ada rasa khawatir rambut akan kering, rontok, dan sebagainya kalau saya tidak pakai conditioner dalam waktu lama.

Baca juga Tips Mengatasi Rambut Rontok 

Ketika saya sudah mulai mengenal perawatan rambut di salon, saya berkenalan dengan masker rambut. Menurut kapster di salon dan artikel yang saya baca, masker bermanfaat membuat rambut menjadi halus dan rapi. Itu yang saya butuhkan. Selain menghaluskan dan merapikan, masker juga bisa mengatasi rambut rontok. Kebetulan banget saya bermasalah dengan rambut yang rontok. Karena masker rambut di salon lumayan mihil, saya mencari informasi tentang membuat masker sendiri dari bahan - bahan yang mudah diperoleh.

Ternyata tidak sulit membuat masker sendiri. Dari hasil penelusuran, saya memilih lima bahan alami yang mudah didapat untuk dibuat menjadi masker rambut. Apa saja kah? Yuk, baca tulisan ini sampai selesai :)

Lima Masker Rambut Alami 

1. kelapa

Kandungan protein, lemak, dan mineral yang baik pada kelapa berguna untuk melembutkan, membantu pertumbuhan rambut, dan mengurangi rambut patah.

masker rambut alami
dok : sahabatdapur.com

Cara membuat masker dari kelapa sederhana saja. Peras kelapa hingga keluar santannya. Campur santan dengan sedikit air lalu oleskan ke rambut dan kulit kepala. Bungkus rambut dengan handuk, diamkan semalam. BIlas hingga bersih keesokan harinya.

2. telur

Telur kaya akan protein dan mineral. Campurkan telur dan minyak zaitun agar khasiatnya efektif bagi rambut. Manfaatnya adalah membantu pertumbuhan rambut kembali.

masker rambut alami
dok: alodokter.com
Bagaimana cara membuat masker dari telur? Pisahkan putih telur dari kuningnya. Masukkan satu sendok minyak zaitun dengan putih telur, kocok hingga mengental. Selanjutnya, oleskan pada kulit kepala. Diamkan 15 - 20 menit. Setelah itu, bilas rambut dengan shampoo.

3. teh hijau


masker rambut alami
dok. healthydetik.com


Kandungan teh hijau yang kaya oksidan mencegah rontok dan membantu pertumbuhan rambut. Cara membuat masker berbahan dasar teh hijau sangat mudah. Seduh dua kantong teh hijau pada secangkir air panas. Tunggu hingga air seduhan menjadi suam - suam kuku. Oleskan ke kulit kepala lalu diamkan selama sekira sepuluh menit. Bilas rambut hingga bersih.

4. lidah buaya

masker rambut alami
dok : popmama.com

Lidah buaya sangat bermanfaat mengatasi kulit kepala yang mengalami iritasi, mencegah kerontokan rambut, dan mempertebal rambut. Oleskan daging lidah buaya ke kulit kepala. Diamkan selama beberapa jam lalu bilas dengan air hangat agar kulit kepala menjadi lembap.

5. kemiri

Kemiri kaya akan asam amino dan asam lemak esensial yang dapat membantu pertumbuhan rambut, melembapkan kulit kepala, menguatkan akar rambut, dan menghitamkan rambut. 

https://siswiyantisugi.com
dok: doktersehat.com

Cara membuat masker rambut dari kemiri adalah membakar kemiri hingga kecoklatan Setelah itu, tumbuk halus hingga keluar minyaknya. Oleskan minyak kemiri ke rambut dan kulit kepala. Diamkan selama tiga puluh menit lalu bilas hingga bersih.

Lima bahan dasar masker rambut ini sangat mudah dijumpai di sekitar kita. Sebagian besar malah sering kita gunakan dalam kegiatan sehari - hari, seperti telur, kemiri, teh hijau, dan kelapa. Jadi, kemudahan mengakses bahan dasar bisa membuat kita lebih semangat merawat rambut dengan bahan alami. Setuju kan? :)



Tips Mengatasi Rambut Rontok

Sebagian besar perempuan pasti setuju dengan slogan rambut adalah mahkota. Baik berhijab mauipun tidak, ia peduli pada rambutnya. Namun, bagaimana jika mengalami masalah rambut rontok berlebih

Sebenarnya rambut rontok adalah peristiwa alamiah yang terjadi pada setiap orang. Selama tidak lebih dari 100 helai per hari, rontok itu tidak masalah. Kondisinya menjadi berbeda ketika rambut yang rontok dalam sehari lebih dari 100 helai. 

Mungkin ada yang berpikir tentang cara menghitung helaian rambut rontoknya untuk memastikan rambutnya baik - baik saja. Helaian rambut yang rontok kalau dihitung bisa habis sia - sia waktu kita. Jadi, apa yang bisa dilakukan agar rambut kita kuat hingga ke akarnya?



rambut rontok berlebih
dok: republika.co.id


  Cara Mengatasi Rambut Rontok

1. rutin keramas 

Kulit kepala kita harus bersih agar pertumbuhan rambut tetap sehat. Akumulasi keringat yang menumpuk di kulit kepala menyebabkan rambut rentan dehidrasi. Kondisi itu pada akhirnya mempercepat rambut rontok.


rambut rontok berlebih
dok: merdeka.com

Kebersihan rambut yang buruk dan jumlah keringat berlebih  menimbulkan berbagai masalah pada rambut. Jika kulit kepala tidak dicuci secara teratur, sel-sel kulit mati, minyak, dan keringat dapat menyebabkan ketombe dan rambut rontok.


2. gunakan produk perawatan rambut yang mengandung mint

Agar kulit kepala tidak berminyak, gunakan perawatan rambut berbahan alami yang memberikan kesegaran.

rambut rontok berlebih
dok:bungabunga.co.id

Salah satu bahan alami yang paling sempurna menghilangkan kulit kepala berminyak adalah mint. Selain memberikan sensasi segar dan mengurangi minyak, mint dapat mengurangi rasa gatal pada kulit kepala.

3. gunakan masker rambut

Untuk menyempurnakan perawatan rambut rontok, masker wajib ada dalam daftar. Kita bisa membuat sendiri masker ini. Ada beberapa bahan alami sebagai bahan dasar pembuatan masker rambut. Beberapa bahan tersebut adalah kelapa, lidah buaya, telur, teh hijau, bawang merah, dan bawang putih. 





Selain membuat sendiri, kita juga bisa menggunakan masker rambut yang sudah dijual bebas di pasaran. Masker rambut ini sebaiknya digunakan sekali seminggu. Berbeda dengan conditioner yang digunakan di helai - helai rambut, masker digunakan di kulit kepala kita. 

Baca juga Lima Masker Rambut Alami dan Cara Membuatnya

4. pilih hair tonic yang cocok untuk jenis rambut

Hair tonic bermanfaat untuk menyuburkan, memanjangkan, dan mengatasi masalah rambut, seperti rontok dan ketombe. Hair tonic berupa cairan yang diaplikasikan ke kulit kepala. 



rambut rontok berlebih
dok : bukalapak.com

Saat mengaplikasikan hair tonic, pijat kulit kepala dengan lembut. Pijatan itu bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi pada kulit kepala. 

5. hindari menyisir rambut saat masih basah

Menyisir rambut saat masih basah akan membuat rambut kita mudah patah dan rontok. Tunggulah rambut  setengah kering lebih dulu baru menyisirnya. Gunakan sisir bergigi jarang saat rambut setengah kering agar mudah menyisirnya.



rambut rontok berlebih
dok : today.line.me

Selain itu, bagi kamu yang berhijab, hindari mengenakan hijab dengan kondisi rambut masih basah. Lembapnya rambut basah menyebabkan rambut lepek dan apek yang memicu ketombe. Ketombe akan menutupi folikel rambut sehingga rambut tidak bisa tumbuh dan menjadi rontok. 

6. jangan telalu sering menggunakan pengering rambut / hair dryer

Panas yang berlebih dari hair dryer bisa merusak kelembapan rambut. Akibatnya, rambut mudah patah. Gunakan setelan panas yang paling rendah jika memang harus menggunakan hair dryer. 


https://siswiyantisugi.com
dok : geekpomade.com
Sebenarnya kita bisa menggunakan kipas angin untuk mengeringkan rambut. Kipas angin tidak memiliki suhu panas yang bisa merusak kelembapan rambut.

6. jangan mengikat rambut terlalu kencang


https://siswiyantisugi.com
dok : popbela.com
Mengikat rambut menjadi salah satu cara mengusir gerah atau agar rambut lebih rapi. Namun, kunciran bisa membuat rambut tertarik sehingga mudah rontok. Jika memang terpaksa harus mengikat rambut, kita bisa jepit besar untuk menjepitnya agar tidak terlalu kencan

7. keramas dengan air dingin

Sebagian orang memilih keramas dengan air dingin karena menyegarkan. Ternyata air dingin mempunyai beragam manfaat untuk rambut. Salah satunya adalah mencegah kerontokan rambut. Air dingin yang mengguyur kepala kita meninggalkan suhu dingin pada kepala. 

Suhu kepala yang dingin akan melancarkan peredaran darah. Darah mengandung nutrisi dan zat-zat yang diperlukan sel serta jaringan di kulit kepala untuk menjaga kekuatan akar rambut. Selain menjaga kekuatan akar rambut, nutrisi-nutrisi tersebut juga mampu merawat rambut agar tetap halus dan berkilau alami.

Namun, air dingin juga bisa membuat rambut jadi lebih cepat lepek dan berminyak. Kalau kamu punya tipe rambut lemas, keramas dengan air dingin mungkin bukan solusi terbaik.