Friday, May 31, 2019

Manfaat Rice Bran Oil untuk Kesehatan

Beberapa waktu lalu, saya menonton acara kuliner di salah satu stasiun televisi. Di acara itu, hostnya membahas tentang rice bran oil. Minyak ini terbuat dari serbuk halus yang melapisi bulir beras dalam biji padi.





Serbuk halus itu dikenal dengan nama bekatul. Karena kaya nutrisi, bekatul pun diolah menjadi minyak agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh tubuh. Saking kaya nutrisi, minyak ini ditahbiskan sebagai healthy oil alias minyak goreng sehat.

Manfaat Rice Bran Oil

Dari waktu ke waktu, rice bran oil mulai dikenal karena mudah digunakan saat memasak dan bermanfaat untuk kesehatan jantung. Berikut ini manfaat rice bran oil lainnya :

1. kandungan mineral dan vitaminnya sangat tinggi, terutama vitamin E.
Vitamin E mengandung antioksidan yang tinggi dan berkhasiat mencegah kanker. Selain itu, meningkatkan kekebalan tubuh.
 

manfaat rice bran oil
food.ndtv.com
2. mengandung lemak takjenuh dan rendah kolesterol

Kandungan lemak takjenuh dalam rice bran oil mendukung kesehatan jantung. Selain itu, rice bran oil membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah karena kandungan oryzanol di dalamnya.

3. rice bran oil tidak sekental minyak lain

Minyaknya tidak banyak menempel pada makanan. Bahkan tidak meninggalkan rasa berminyak pada lidah.

4. bagus untuk kulit

Squelene adalah senyawa yang terkandung dalam rice bran oil yang mudah diserap kulit dan membuat kulit terasa lembut, serta kenyal.

3. tinggi titik asapnya

Titik asap rice bran oil adalah 254°. Titik asap adalah titik ketahanan minyak goreng terhadap panas. Bila minyak goreng memiliki titik asap rendah di bawah panasnya suhu wajan, pada saat menggoreng, minyak akan terlihat berasap.

Kondisi itu menimbulkan lemak takjenuh berubah menjadi lemak jenuh yang menimbulkan risiko peningkatan kolesterol LDL dalam darah. Selain itu, minyak yang berasap saat proses penggorengan menyebabkan terbentuknya zat akrolein yang menimbulkan batuk.

Suami saya sering banget ngalamin ini. Batuk-batuk setelah makan gorengan. Saya kira sudah saatnya saya beralih ke rice bran oil.

Cara Menggunakan Rice Bran Oil

Dalam pemakaian sehari-hari, rice bran oil bisa digunakan untuk :
1. menumis
2. menggoreng
3. olesan
4. dressing pada salad

Ternyata rice bran oil ini bisa juga dipakai untuk dressing, asyik nih. Sudah sehat, fungsinya banyak. Saya makin semangat beralih ke minyak goreng sehat ini. Saya berharap bisa membelinya dalam bentuk kemasan karena sulit kalau harus membuatnya sendiri.

https://www.siswiyantisugi.com
minyak multiguna


Pucuk dicinta ulam pun tiba. Saat sedang berbelanja di salah satu pasar swalayan, saya iseng mencari minyak bekatul di deretan minyak goreng. Aha! Ini dia yang saya cari, Oryza Grace Rice Bran Oil. Saya teliti produknya. Harganya memang lumayan, Rp 89 ribu, tapi masih lebih murah ketimbang saya harus membuat minyak bekatul sendiri :D


Friday, May 3, 2019

Korelasi Antara Pendidikan dan Moral adalah Keteladanan

promopremi.com

Adakah korelasi antara pendidikan dan moral? Jelas ada. Parameter keberhasilan pendidikan adalah kualitas moral pelakunya.

Dalam pendidikan, moralitas biasanya ada pada bidang pendidikan karakter. Pada kurikulum di negeri ini, pendidikan karakter biasanya ada pada pelajaran agama. Di beberapa sekolah ada yang mengkhususkan pada pelajaran budi pekerti. 

Dulu, zaman saya masih sekolah, pendidikan karakter ada pada pelajaran PMP, yaitu Pendidikan Moral Pancasila. Saya masih ingat semasa SD, kami harus menghapal pengamalan Pancasila yang tertuang dalam butir-butir Pendidikan Pengamalan dan Penghayatan Pancasila atau P4. 

Hapalan ini pun dilombakan dalam event Cerdas Cermat P4. Luar biasa kan? Seharusnya sih peraturan menghapal itu membuat setiap orang yang bersekolah di masa Orde Baru menjadi manusia yang berkepribadian Pancasila: religius, setia kawan, naionalis, penuh toleransi, dan adil kepada sesama. 

Sayangnya, yang terjadi tidak demikian. Para pelaku kejahatan kerah putih sekarang ini adalah mereka yang menjalani masa sekolah di era P4 harus dihapalkan. Bagaimana dengan kondisi generasi muda saat ini? Apakah menjadi lebih baik ketika anak-anak di bangku sekolah tidak lagi diwajibkan menghapalkan P4 dan digantinya pelajaran PMP menjadi PKn?

Sayangnya (lagi) negeri ini masih mengalami degradasi moral. Perseteruan sepanjang waktu prapemilu hingga pascapemilu tidak kunjung reda. Hoax bertebaran, orang saling menghujat, dan para elite di pusat sana masih terus membangun militansi pendukung hingga kepentingan mereka tercapai. 

Apa yang salah? Satu hal yang tidak ditemukan di negeri ini dalam perjalanannya sebagai negara merdeka selama 74 tahun, yaitu keteladanan. Sebenarnya sih faktor keteladanan ini sudah berulangkali dibahas para tokoh bangsa. Indonesia butuh keteladanan. Indonesia butuh orang-orang berintegritas tinggi. 

Dari mana integritas itu terbangun? Tentu saja dari pendidikan karakter yang benar. Dalam filsafat, pembahasan tentang moral ada dalam mata kuliah Etika. Dalam pendidikan berjenjang di negeri ini, etika bisa diberikan dalam pelajaran agama dan alangkah baiknya pendidikan budi pekerti bisa menjadi mata pelajaran tersendiri. 

Hal yang paling urgent yang harus segera diatasi di negeri ini adalah intoleransi Di titik ini, peran guru sebagai pendidik di sekolah dan peran orangtua sebagai pendidik di rumah sangat signifikan. Pendidikan toleransi seharusnya sudah ditanamkan sejak di rumah.

Bagaimana dengan pendidikan toleransi di sekolah? Guru bisa memberikan keteladanan dengan cara memperlakukan setiap murid yang beragam latar belakangnya dengan cara yang sama. Tentang keteladanan ini saya sangat sepakat dengan tiga ajaran Ki Hajar Dewantara.

Tiga ajaran itu adalah ing ngarsa sung tulada, ing ngarsa mangun karsa, dan tut wuri handayani. Tentu kita sudah sering mendengar tut wuri handayani karena dunia pendidikan menggunakannya sebagai simbol. Dalam ajaran pertama, ing ngarsa sung tulada, Ki Hajar Dewantara menekankan seorang pendidik harus bisa memberikan keteladanan.

Ketika orangtua menginginkan anak-anaknya menjadi manusia yang mulia akhlaknya, tentu orangtua harus lebih dulu bersikap sopan santun terhadap anak-anaknya dan lingkungan sekitar. Ketika orangtua ingin anak-anaknya taat beribadah, orangtua lah yang pertama kali harus disiplin menjalankan ibadahnya. 

Pun saat orangtua ingin anak-anaknya menjadi manusia yang toleran, orangtua harus lebih dulu menunjukkan melalui perbuatan mereka menerima dan menghargai perbedaan di dalam keluarga juga di masyarakat. Hal yang paling sederhana adalah tidak mudah menghakimi apa pun; siapa pun yang berbeda.

Keteladanan guru-guru di sekolah pun sama pentingnya. Sikap dan kata-kata guru sangat memengaruhi pikiran dan perasaan anak-anak didiknya. Guru bisa membangkitkan semangat belajar anak-anak didiknya sekaligus bisa menghancurleburkan semangat belajar mereka dengan sikap dan kata-katanya.

Kesantunan, kesetiaan, kesopanan, kesantunan, penghargaan, ketulusan, dan keberanian adalah beberapa contoh nilai moral yang bisa dicontohkan para pendidik, baik di sekolah maupun di rumah. Hal-hal sederhana, seperti mengucapkan terima kasih, maaf, dan tolong merupakan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam mendidik, tentu ada sanksi dan reward. Ketika anak-anak berhasil menerapkan hal-hal positif dalam praktik kesehariannya, guru dan orangtua tentu harus memberikan reward atau penghargaan atas pencapaian mereka. Kadangkala ungkapan kasih sayang saja belum cukup, iPrice bisa menjadi tempat yang tepat untuk memilih reward yang tepat.