Thursday, July 11, 2019

Pasar Tradisional Ternate dalam Kenangan Saya



Siapa yang nyaman berada di pasar tradisional? Sayaa! Dengan catatan, pasarnya ngga becek-becek banget, ngga bau-bau banget. Hahaha..

Dari sekian pasar yang pernah saya singgahi selama tinggal di beberapa kota di negeri ini, pasar yang masuk dua kriteria - pas beceknya, pas baunya – ada di Pasar Induk Ternate dan Pasar Demangan, Yogyakarta.

Ini sebenarnya cerita pengalaman semasa tinggal di dua kota itu di awal tahun 2000an. Saya tidak tahu kondisi dua pasar itu sekarang. Dugaan saya bisa jadi kondisinya sudah jauh lebih tertata dan pasti lebih bersih. Semoga dugaan saya benar. Kali ini saya akan bercerita tentang Pasar induk Kota Ternate. 

Pasar Kota Ternate

https://www.siswiyantisugi.com
  • dok.gamalama.com

Tahun 2004 – 2008 silam, saya sempat ber-KTP Kota Ternate, Maluku Utara. Seminggu dua kali saya belanja di pasar induknya. Gaya banget nih belanja cuma seuprit, tapi ke pasar induk. Gimana lagi, pasar ini yang paling dekat rumah.

Karena pasar induk, kelebihannya pasti sudah bisa diduga. Saya bisa mengakses berbagai hasil bumi baik yang asli Ternate maupun luar Ternate, seperti pulau-pulau di sekitarnya atau dari provinsi lainnya. Jadi, apa saja sih yang mengesankan dari pasar ini?

1. lokasi di dekat laut


Pedagang berjejer di lokasi yang takjauh dari laut. Mereka menjajakan berbagai sayur dan bumbu serta ikan. Sembari melihat-lihat berbagai sayuran, bumbu dapur, dan ikan asap, saya bisa menikmati keindahan laut.

Bagi saya yang lahir dan besar di kota tanpa pantai, bisa sering lihat laut rasanya istimewa. Apalagi ada pasar di dekat laut, betapa indahnya. Deburan ombak dan hiruk-pikuk pasar sebenarnya bukan perpaduan yang romantis. Namun, saya selalu merasa romantis setiap multitasking memandangi laut sekaligus belanja sayuran. Hehe..

Sebenarnya semua pasar di Kota Ternate berlokasi dekat laut. Pasar Gamalama, Pasar Bastiong, Pasar Dufa-Dufa, semua di tepi laut. Iya lah karena Ternate kan dikelilingi laut. Kebetulan di Ternate musim kemarau dan hujan tidak strict seperti di Jawa. Selama empat tahun di sini, hujan dan panas bergantian secara harmonis. Itu duluu, entah sekarang. Global warming membuat el nino dan el nina datang dan pergi seenaknya.

2. Penyajian barang dagangan yang khas


Pasar induk Ternate cukup luas. Di bagian luar pasar, biasanya banyak pedagang yang membuka lapak-lapak nonpermanent. Terpal kecil digelar lalu mereka menaruh dagangannya dalam jumlah kecil juga. 

Pada kunjungan awal ke pasar, saya heran dengan cara para pedagang menggunakan kaleng susu kental manis atau piring plastic kecil untuk menakar cabe, tomat, bawang merah putih, kacang, dll. Mereka bilang satu kaleng itu dengan nama satu cupa. Ada kaleng besar, ada kaleng kecil. “Satu cupa berapa, Ci?” atau “Berapa ini satu cupa, Mama?”

https://www.siswiyantisugi.com

3. Mengenal budaya masyarakat setempat


Meskipun saya bertetangga dengan orang-orang Ternate, kami biasa menggunakan bahasa Indonesia saat mengobrol. Kadangkala ada sih terselip kata – kata bahasa setempat, tapi jarang sekali. Kosa kata saya bertambah saat saya berinteraksi dengan para pedagang.

Dari interaksi itu pula, saya baru tahu panggilan untuk tukang ojek, sopir angkot, atau abang sayur adalah “Om”. Perempuan yang sudah berumur biasa dipanggil mama. Jika ia belum tua, tapi sudah dewasa, panggilannya “Cici”. Sementara, remaja perempuan dipanggil “cewe”. Nah, kalau berjilbab, para pedagang akan memanggil,”ustadzah.” Bener-bener panggilan berdasarkan penampilan. Hehehe…

Hal lain yang menarik, jalan ke pasar sambil maskeran termasuk pemandangan yang lazim. Etapi, maskerannya ngga kayak topeng seperti yang kita gunakan di rumah. Ini lebih ke bedak dingin yang dioleskan ke wajah. Tetep aja wajah penuh coreng-moreng warna kuning. Katanya sih, masker yang terbuat dari rempah-rempah itu befungsi juga sebagai sunscreen. Mm...baiklah..

Di pasar juga, saya belajar etika tawar-menawar. Kalau di Bandung atau Yogya, kita bisa sadis menawar, tapi jangan coba-coba di sini. Pedagang bisa mengomel panjang lebar. Mending kalau ngomelnya serupa gerutuan. Ini teriak-teriak segala. Tengsin banget kaan?!

Saya pernah menawar tiga buah paria dari Rp 10ribu menjadi Rp 5ribu. Habis deh saya diteriaki pedagang. Saya langsung ngacir, pura-pura ngga denger. Hahaha… Saya pun curhat pada ibu sebelah rumah.

“Lain kali pakai akhiran “kah” kalau menawar, Mama Lintang. Supaya pedagangnya ngga marah,” sarannya.

Baiklah, saya patuhi sarannya. Ternyata efektif sekali sarannya. Di titik ini, saat itu saya belajar bahwa kehalusan budi bahasa bisa meluluhkan hati.hehehe.. Jurus itu saya terapkan selama empat tahun tinggal di kota ini. Pun ketika saya belanja di pasar di Manado, tempat mertua tinggal. Saya pakai resep “kah” saat menawar. Resep itu efektif . hahaha..

4. hasil laut yang selalu segar

Saya bisa membeli ikan, cumi, udang, dan hasil laut lainnya dalam kondisi segar baru turun dari kapal. 

Ikan laut dangkal, sotong, cumi, teri basah, dan udang dijual per loyang, sebutan untuk baskom kecil atau piring seng/plastik yang lebar. Sementara, ikan laut dalam, seperti kakap dan bubara dijual kiloan. 

https://www.siswiyantisugi.com
dok.kieraha.com

Biasanya saya membeli ikan komo, sejenis kembung kecil - kecil. Saya antusias banget kalau musim sotong ( cumi kecil-kecil). Dulu itu satu loyang harganya 5 - 10 ribu. Saya masak cumi saus hitam..sedapnyaa...

Oh ya, favorit saya yang lain adalah cakalang fufu alias tongkol asap. Dulu harganya sekira 8 - 15 ribu tergantung ukurannya. Cakalang asap bisa menjadi menu paling praktis selain gohu ikan. 
***
Mengenang pasar tradisional Kota Ternate membuat saya rindu ingin mengunjungi kota itu. Kabarnya sekarang pasar-pasar tradisional di sana sudah dibenahi menjadi lebih rapi dan bersih. Dulu memang belum rapi dan tidak terlalu bersih. Namun, kondisinya tetap lebih baik ketimbang Pasar Andir dan Ciroyom di Kota Bandung yang saya tinggali.






Wednesday, July 10, 2019

Ini yang Biasanya Dilakukan Penulis di Toko Buku

dok.grand-indonesia.com

Sebagai pekerja lepas di dunia penulisan, toko buku menjadi lokasi penting yang saya kunjungi secara teratur. Biasanya dua kali dalam sebulan saya singgah ke toko buku. 
Apa saja yang saya cari di toko buku? Banyak. Kadangkala tujuan saya tidak melulu membeli buku. Saat singgah di toko buku, saya bisa cuci mata melihat-lihat berbagai sampul buku baru yang menarik hati. Adakalanya saya melihat-lihat berbagai pernak-pernik cantik yang berderet atau digantung di rak-rak pajangan. Kalau disimpulkan, ada enam alasan saya mengunjungi toko buku.

Enam Alasan Saya Pergi ke Toko Buku


1. membeli buku atau alat tulis

ini alasan yang membuat saya dan anak - anak sangat bersemangat melangkahkan kaki ke toko buku. Kami sudah membayangkan judul-judul buku yang akan kami beli. Alangkah senangnya membaca buku-buku favorit. Pun dengan stationery yang kami beli. Anak - anak makin semangat belajar dengan peralatan baru mereka.

2. survey judul-judul buku terbaru

Sebagai content writer, blogger, dan penulis buku soal, serta penulis buku anak wannabe, saya harus memperbarui informasi judul-judul buku terbaru yang terbit setiap bulan. Untuk apa? Informasi terbaru ini bisa menjadi gambaran tren di dunia perbukuan kita. 

Judul-judul buku terbaru alias new arrival ini acapkali menyuntikkan inspirasi bagi saya. Inspirasi itu bisa berupa ide tema baru yang akan saya tulis atau ide tambahan untuk naskah buku yang sedang saya kerjakan. Bahkan bisa menjadi ide untuk sudut pandang berbeda saat membahas suatu masalah di blog.

3. mengecek judul-judul buku best seller

Judul-judul buku best seller memberi gambaran pada saya tentang minat masyarakat terhadap tema tertentu. Kalau saya sudah tahu d atau paham riwayat minat masyarakat terhadap tema tertentu berdasarkan judul-judul buku yang terjual.

Berdasarkan informasi yang saya peroleh, buku - buku yang senantiasa laris di pasaran adalah Al Quran, buku resep, buku anak-anak, dan buku kumpulan soal. Aha! saya makin sumringah nih karena saya penulis buku kumpulan soal. Semoga keberuntungan pun datang untuk buku - buku saya.

4. mengecek stok buku saya

Selain mengecek buku best seller, alasan saya mengunjungi toko buku untuk mengetahui jumlah buku karya saya yang masih tersedia di toko tersebut. Biasanya saya langsung mengecek di katalog online yang bisa diakses dengan bebas oleh pengunjung. Pernah juga saya bertanya langsung ke pramuniaga apakah buku saya sudah didistribusikan ke toko ini atau belum. Kalau sudah, saya minta info tempat penyimpanan buku dan garis besar jumlah stok buku yang ada.

5. rekreasi edukatif

Anak-anak saya amat menyukai saat - saat kami menghabiskan waktu di toko buku. Biasanya mereka berkeliling dulu melihat-lihat berbagai buku yang ada di rak best seller dan new arrival. Kalau ada yang cocok, baik selera maupun dana, salah satu buku itu akan berpindah ke kantong belanja kami.

Kondisinya berbeda jika anak-anak tahu belum ada anggaran untuk belanja buku. Sepanjang waktu di toko buku, mereka cukup membaca-baca buku selama beberapa lama lalu pulang. 

6. menikmati interior ruangan dan pernak-pernik di rak-rak cantik

Toko buku langganan saya menata buku-buku dan pernak-pernik dengan amat cantik. Karena itu, setelah membaca dan mengecek buku-buku di lantai atas, saya mencuci mata dengan melihat-lihat berbagai alat tulis lucu, berikut pernak-pernik lain yang cantik. Rasanya seperti me-recharge energi.

Refreshing tidak selalu harus pergi ke tempat piknik. Jalan-jalan ke toko buku juga bisa jadi alternatif refreshing. Kecintaan pada buku yang ditanamkan sejak dini bisa menumbuhkan tradisi literasi bagi anak-anak dan orang dewasa. 

Karena membaca dan menulis sebenarnya adalah terapi bagi pelakunya. Membaca sebagai kunci membuka jendela dunia. Menuliskannya merupakan langkah mengikat makna yang kita peroleh dari apa pun yang kita baca.

Tuesday, July 9, 2019

Belajar Sejarah dari Film-Film Klasik




Banyak jalan menuju Roma,
banyak cara untuk belajar sejarah

Apa yang menarik dari film klasik?

Kalau ini film klasik dalam pengertian tahun pembuatannya, seperti Oshin, Little House in The PrairieOliver Twist, dan Annie, yang menarik adalah settingnya atau latar ceritanya, baik waktu, tempat, maupun suasana. Karena ia klasik, semua tertata secara alami bukan rekayasa. Takkan kita jumpai pemasangan properti yang kurang pas akibat kealpaan kru properti. 

Teknologi yang menjadi bagian dari latar film menunjukkan pada kita tentang tahapan-tahapan kemajuan zaman. Misalnya film Les Miserables yang dibintangi Hugh Jackman dan Anne Hathaway. Di film itu digambarkan transisi masyarakat di era Revolusi Industri.  

Film klasik juga secara langsung menyampaikan sejarah peradaban manusia dari waktu ke waktu. Film petualangan romantis Far and Away yang dibintangi Tom Cruise dan Nicole Kidman merupakan salah satu contoh. Berlatar tahun 1890an, Tom Cruise dan Nicole Kidman ikut serta dalam perjuangan mendapatkan lahan dengan cara siapa cepat, dia dapat atau yang dikenal dengan Land Run.

Perjuangan kaum kulit hitam mendapat hak-hak politiknya dalam sejarah peradaban Amerika kita jumpai dalam film yang saya lupaa banget judulnya. Kisah-kisah perbudakan ini bisa dijumpai juga dalam film klasik produksi Amerika Latin, seperti Little Missy dan Isaura. Nah, di film ini, saya suka lihat gaun-gaun cantik yang dikenakan tokoh-tokohnya. Sila googling untuk informasi lebih lanjut ;)

Dari film klasik pula, saya belajar tentang intrik-intrik politik perebutan tahta yang rumit pada keluarga kerajaan. Mungkin ada yang pernah nonton Curse of  The Golden Flower? film yang diceritakan berlatar belakang Dinasti Tang pada tahun 928 ini megah luar biasa. Jutaan bunga seruni gugur kala putra-putra Sang Kaisar tewas begitu juga sang permaisuri yang ternyata punya affair dengan anak pertama kaisar dari istri sebelumnya. Ruwet banget konfliknya, tapi properti film ini glamour banget.

Dari Korea, ada drama keren banget dengan tokoh utama juru masak Jang Geum dalam Jewel in The Palace. Tema utama drama serial ini adalah  gambaran tentang budaya Korea yang tradisional, termasuk makanan serta obat-obatan istana kerajaan Korea. Saya menjadi tahu tentang cara tradisional Korea mengawetkan makanan.
Oh ya, film-film klasik Cina, seperti Pendekar Rajawali, Pedang Pembunuh Naga, dan sebagainya pernah saya tonton sampai selesai. Selain ceritanya yang menarik, saya sekaligus belajar tentang silsilah dinasti di Cina. Termasuk perubahan model rambut pria di zaman itu. 

Jangan lupa juga dengan film-film klasik anak-anak yang tidak kalah menariknya. Saya paling suka kisah Henzel dan Gretel yang pergi ke hutan lalu terpesona melihat rumah yang terbuat dari kue-kue, permen, dan cokelat. Ternyata pemilik rumah itu adalah nenek jahat yang suka makan anak-anak. Ini sebenarnya jenis film thriller anak-anak ya? Cuma dulu belum paham genre film :D

Film Klasik Indonesia 

Bagaimana dengan film klasik Indonesia? Ada Sitti Nurbaya dan Sengsara Membawa Nikmat. Dua film ini sebenarnya termasuk sinetron ya? Kalau film, ada Naga Bonar yang amat legendaris sampai dibikin sekuelnya Naga Bonar Jadi 2. 

Saya inget pernah nonton film Sunan Kalijaga di bioskop bersama keluarga waktu masih SD. Tokoh utama Sunan Kalijaga diperankan Deddy Sutomo (alm.). Yang paling teringat dari film itu adalah scene Sunan Kalijaga muda bersemedi di dalam sungai hingga ia menua. Saya sangat terkesan pada film itu hingga hari ini. Film Sunan Kalijaga ini menceritakan proses masuknya Islam ke Jawa Tengah dan sekitarnya

Karena sejak usia kanak-kanak sering menonton film-film klasik, saya jadi sangat menyukai sejarah. Film-film klasik menyajikan berbagai pengetahuan tentang peradaban masyarakat di masanya. Wawasan dan pengetahuan saya bertambah dan mendorong saya belajar lebih banyak untuk melengkapi informasi yang belum lengkap dari film yang saya tonton.


Monday, July 8, 2019

Impian dan Harapan Kesibukan Kehidupan


https://www.siswiyantisugi.com


"Hidupkan terus impian dan harapan karena itulah kesibukan kehidupan"

- Kahlil Gibran -


Quotes penyair asal Lebanon ini saya baca semasa duduk di bangku kuliah semester pertama. Quotes yang membuat saya berpikir bahwa hidup adalah kumpulan harapan dan impian yang satu per satu menunggu diwujudkan.

Impian dan Harapan 

Semangat mewujudkan impian dan harapan terasa menggebu di usia dewasa muda hingga usia saya memasuki kepala tiga. Entah karena terlalu sibuk dengan pekerjaan yang monoton entah karena lingkungan sekitar yang sudah nyaman dengan kondisi saat itu, saya sempat merasa impian dan harapan sudah selesai. 

Saat itu saya memang merasa semua yang saya impikan sudah saya raih. Bagi saya, parameter kesuksesan bukan materi, melainkan kepuasan hati. Saya mengecek satu per satu impian yang pernah saya catat dalam hati dan pikiran. Satu per satu impian sudah diwujudkan, menjadi jurnalis, dosen, dan penulis buku. Yah, meskipun kalau dalam parameter pencapaian karier, yang saya raih itu belum apa-apa. Minimal saya sudah pernah menjalani ketiganya. Hati saya sudah bahagia. Saya ucapkan selamat pada diri sendiri. Selamat! Abis ini ngapain? ujar saya dalam hati.

Pertanyaan itu cukup mengagetkan. Waktu itu saya memasuki usia kepala tiga. Saya mengingat-ingat kembali adakah impian yang belum diupayakan untuk diwujudkan? Aha! satu lagi. Saya belum mencoba seleksi beasiswa S-2 ke luar negeri. Saya ingin ke Jerman untuk melanjutkan belajar ilmu filsafat sekaligus berziarah ke makam filsuf favorit saya, Immanuel Kant.

Sayangnya, saya gagal pada tahapan kedua. Seharusnya saat itu, saya mencoba lagi di tahun berikutnya, tetapi kesibukan pekerjaan sebagai guru bimbel membuat saya dengan sangat terpaksa melepas keinginan mengikuti seleksi lagi dan mewujudkan impian mendapat beasiswa kuliah ke Jerman. Saya pun menghibur diri dengan fokus pada menulis buku-buku soal, belajar menulis dongeng, menulis blog, dan mengajar.

Impian dan Harapan di Ambang 40 


Pada awal tahun 2019, kegelisahan kembali menyapa saya. Saat itu saya mulai berpikir untuk melakukan sesuatu; menciptakan sesuatu. Apa itu? Setelah berdiskusi dengan teman baik, kami memutuskan berkolaborasi membentuk event organizer yang bergerak di dunia penulisan. Untuk itu, kami harus banyak belajar tentang cara menyelenggarakan berbagai kegiatan. Selain itu, saya sebagai individu juga harus mengasah skill manajerial dan negosiasi. 

Dua hal itu yang sedang saya pelajari saat ini. Selain membaca buku-buku seputar manajemen dan negosiasi, saya pun mulai tergerak untuk mengikuti workshop dengan tema ini. Saya berharap ilmu-ilmu baru ini bisa menjadi bekal bagi saya dan tim untuk mengembangkan event organizer yang sedang kami rintis. 

Yah, meskipun merintisnya di sela-sela kesibukan sebagai ibu, istri, dan pekerjaan yang lain. Saya yakin kekuatan impian dan harapan bisa menjadi energi amat besar yang mampu mengalahkan kelelahan dan kejenuhan ketika dalam perjalannya banyak hal tak terduga menjadi alangan dan rintangan. Yang penting terus berusaha, tetap bekerja, dan berdoa tanpa henti.










Monday, July 1, 2019

Promo Serbu dan Tiga Store Baru Bolu Susu Lembang




Yuhuu! Bolu Susu Lembang sekarang makin mudah dijangkau lho,gaes. Sejak 29 Juni 2019, Bolu Susu Lembang membuka tiga store baru di kawasan populer di Kota Bandung. Tiga store itu tersebar di tiga titik di Kota Bandung. Store di jalan Riau, jalan Cihampelas, dan jalan Ir. H. Juanda

Tiga Store Baru Bolu Susu Lembang

Bolu Susu Lembang Jalan Riau
Jl. R.E. Martadinata No.57, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
0811-1500-146
https://maps.app.goo.gl/P2a8Xqb4yvq67cPd6

Bolu Susu Lembang Dago
Jl. Ir. H. Juanda No.116, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132
0811-1500-146
https://maps.app.goo.gl/TPfgi1XLSgajNTTBA

Bolu Susu Lembang Cihampelas
Jl. Cihampelas No.153-159, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
0811-1500-146
https://maps.app.goo.gl/WECnqPSfyHhYfswj9

Jadi, kalau pas lewat di tiga tempat itu, mampirlah ke store Bolu Susu Lembang. Apalagi tiga lokasi ini biasanya menjadi wilayah favorit wisatawan baik dari dalam Kota Bandung maupun yang datang dari luar Kota Bandung. Jalan Riau dan jalan Dago menjadi lokasi wisata belanja dan kuliner para wisatawan. Sementara jalan CIhampelas, pesonanya sejak dulu hingga sekarang masih takkan pudar sebagai salah satu tempat wisata belanja di Bandung. 
bagian luar store BSL di jalan Riau, Bandung
kasir di store BSL jalan Riau, Bandung

Promo Serbu, Serba Rp 30ribu

Biasanya sih, ini biasanya ya, pulang wisata kurang afdol kalau nggak bawa oleh-oleh.

Dari sekian banyak oleh-oleh khas Bandung, Bolu Susu Lembang saat ini menjadi primadona. Selain kabar gembira dibukanya tiga store baru, kabar gembira lainnya adalah Promo Serbu, belanja serba Rp 30ribu. Oh ya, promo ini berlaku sampai tanggal 7 Juli 2019. Inget jangan terlewat yaa..

Menarik kaan? Caranya gampang banget. Setiap pembelian Bolu Susu Lembang rasa apa saja sebanyak tiga box dan kelipatannya, harga per box-nya Rp 30ribu. Ayo, sebutkan angka kelipatan 3 berapa saja? Halaah hehehe.. 

Jadi, kalau kita belinya 5 box, yang dikenai Rp 30ribu/box hanya 3 box. Dua box lainnya harga normal, yaitu Rp 33 ribu/box. Promo Serbu ini berlaku mulai 29 Juni 2019 - 7 Juli 2019 di semua store Bolu Susu Lembang kecuali di Stasiun Bandung, Bandara Husein Sastranegara, Mitra Usaha Bolu Susu Lembang, dan pembelian menggunakan layanan online, seperti Grab food dan Go food. 

Yang menarik bukan hanya Promo Serbu, melainkan juga adanya paket bundling seharga Rp 50ribu. Paket ini berisi dua box Bolu Susu Lembang dengan rasa yang sama dan ukurannya setengah dari ukuran biasanya. 

https://www.siswiyantisugi.com
paket bundling Rp 50ribu

Colenak dan Coklat

Nah, waktu saya sedang berkeliling store di jalan Riau, saya menjumpai dua rasa baru dengan warna kemasan yang eyecatching. Warna kemasannya oranye dan coklat. Saya lihat label di kemasannya, rasa colenak dan coklat. Wah, jadi penasaran gimana rasanya brownies kukus colenak ala Bolu Susu Lembang. Kontan saja saya pilih kedua rasa baru ini. 

Bedanya dengan Bolu Susu Lembang rasa original, vanila, dan coklat yang ditaburi keju parut, rasa colenak ditaburi kelapa parut. Rasanya manis gurih yang enak di lidah. Cobain deh ;)

Bolu Susu Lembang rasa coklat



















Bolu Susu Lembang rasa colenak
Saat mengambil dua varian rasa itu, mata saya tertumbuk pada kemasan lain yang ukurannya lebih kecil.  Makin inovatif aja Bolu Susu Lembang. Ukuran mini size ini harganya Rp 18ribu. Ekonomis dan praktis untuk bekal. Kita bisa langsung menyantapnya tanpa harus mengiris-irisnya lebih dulu

https://www.siswiyantisugi.com
ukuran mini Rp 18ribu

Bolu Susu Lembang menerjemahkan tagline Nikmatnya Kebersamaan dalam beragam inovasi produk dan strategi marketing. Inovasi ini diharapkan memudahkan semua orang mengakses sekaligus menikmati kelezatan Bolu Susu Lembang dalam setiap kesempatan. 










Friday, May 31, 2019

Manfaat Rice Bran Oil untuk Kesehatan

Beberapa waktu lalu, saya menonton acara kuliner di salah satu stasiun televisi. Di acara itu, hostnya membahas tentang rice bran oil. Minyak ini terbuat dari serbuk halus yang melapisi bulir beras dalam biji padi.





Serbuk halus itu dikenal dengan nama bekatul. Karena kaya nutrisi, bekatul pun diolah menjadi minyak agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh tubuh. Saking kaya nutrisi, minyak ini ditahbiskan sebagai healthy oil alias minyak goreng sehat.

Manfaat Rice Bran Oil

Dari waktu ke waktu, rice bran oil mulai dikenal karena mudah digunakan saat memasak dan bermanfaat untuk kesehatan jantung. Berikut ini manfaat rice bran oil lainnya :

1. kandungan mineral dan vitaminnya sangat tinggi, terutama vitamin E.
Vitamin E mengandung antioksidan yang tinggi dan berkhasiat mencegah kanker. Selain itu, meningkatkan kekebalan tubuh.
 

manfaat rice bran oil
food.ndtv.com
2. mengandung lemak takjenuh dan rendah kolesterol

Kandungan lemak takjenuh dalam rice bran oil mendukung kesehatan jantung. Selain itu, rice bran oil membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah karena kandungan oryzanol di dalamnya.

3. rice bran oil tidak sekental minyak lain

Minyaknya tidak banyak menempel pada makanan. Bahkan tidak meninggalkan rasa berminyak pada lidah.

4. bagus untuk kulit

Squelene adalah senyawa yang terkandung dalam rice bran oil yang mudah diserap kulit dan membuat kulit terasa lembut, serta kenyal.

3. tinggi titik asapnya

Titik asap rice bran oil adalah 254°. Titik asap adalah titik ketahanan minyak goreng terhadap panas. Bila minyak goreng memiliki titik asap rendah di bawah panasnya suhu wajan, pada saat menggoreng, minyak akan terlihat berasap.

Kondisi itu menimbulkan lemak takjenuh berubah menjadi lemak jenuh yang menimbulkan risiko peningkatan kolesterol LDL dalam darah. Selain itu, minyak yang berasap saat proses penggorengan menyebabkan terbentuknya zat akrolein yang menimbulkan batuk.

Suami saya sering banget ngalamin ini. Batuk-batuk setelah makan gorengan. Saya kira sudah saatnya saya beralih ke rice bran oil.

Cara Menggunakan Rice Bran Oil

Dalam pemakaian sehari-hari, rice bran oil bisa digunakan untuk :
1. menumis
2. menggoreng
3. olesan
4. dressing pada salad

Ternyata rice bran oil ini bisa juga dipakai untuk dressing, asyik nih. Sudah sehat, fungsinya banyak. Saya makin semangat beralih ke minyak goreng sehat ini. Saya berharap bisa membelinya dalam bentuk kemasan karena sulit kalau harus membuatnya sendiri.

https://www.siswiyantisugi.com
minyak multiguna


Pucuk dicinta ulam pun tiba. Saat sedang berbelanja di salah satu pasar swalayan, saya iseng mencari minyak bekatul di deretan minyak goreng. Aha! Ini dia yang saya cari, Oryza Grace Rice Bran Oil. Saya teliti produknya. Harganya memang lumayan, Rp 89 ribu, tapi masih lebih murah ketimbang saya harus membuat minyak bekatul sendiri :D


Friday, May 3, 2019

Korelasi Antara Pendidikan dan Moral adalah Keteladanan

promopremi.com

Adakah korelasi antara pendidikan dan moral? Jelas ada. Parameter keberhasilan pendidikan adalah kualitas moral pelakunya.

Dalam pendidikan, moralitas biasanya ada pada bidang pendidikan karakter. Pada kurikulum di negeri ini, pendidikan karakter biasanya ada pada pelajaran agama. Di beberapa sekolah ada yang mengkhususkan pada pelajaran budi pekerti. 

Dulu, zaman saya masih sekolah, pendidikan karakter ada pada pelajaran PMP, yaitu Pendidikan Moral Pancasila. Saya masih ingat semasa SD, kami harus menghapal pengamalan Pancasila yang tertuang dalam butir-butir Pendidikan Pengamalan dan Penghayatan Pancasila atau P4. 

Hapalan ini pun dilombakan dalam event Cerdas Cermat P4. Luar biasa kan? Seharusnya sih peraturan menghapal itu membuat setiap orang yang bersekolah di masa Orde Baru menjadi manusia yang berkepribadian Pancasila: religius, setia kawan, naionalis, penuh toleransi, dan adil kepada sesama. 

Sayangnya, yang terjadi tidak demikian. Para pelaku kejahatan kerah putih sekarang ini adalah mereka yang menjalani masa sekolah di era P4 harus dihapalkan. Bagaimana dengan kondisi generasi muda saat ini? Apakah menjadi lebih baik ketika anak-anak di bangku sekolah tidak lagi diwajibkan menghapalkan P4 dan digantinya pelajaran PMP menjadi PKn?

Sayangnya (lagi) negeri ini masih mengalami degradasi moral. Perseteruan sepanjang waktu prapemilu hingga pascapemilu tidak kunjung reda. Hoax bertebaran, orang saling menghujat, dan para elite di pusat sana masih terus membangun militansi pendukung hingga kepentingan mereka tercapai. 

Apa yang salah? Satu hal yang tidak ditemukan di negeri ini dalam perjalanannya sebagai negara merdeka selama 74 tahun, yaitu keteladanan. Sebenarnya sih faktor keteladanan ini sudah berulangkali dibahas para tokoh bangsa. Indonesia butuh keteladanan. Indonesia butuh orang-orang berintegritas tinggi. 

Dari mana integritas itu terbangun? Tentu saja dari pendidikan karakter yang benar. Dalam filsafat, pembahasan tentang moral ada dalam mata kuliah Etika. Dalam pendidikan berjenjang di negeri ini, etika bisa diberikan dalam pelajaran agama dan alangkah baiknya pendidikan budi pekerti bisa menjadi mata pelajaran tersendiri. 

Hal yang paling urgent yang harus segera diatasi di negeri ini adalah intoleransi Di titik ini, peran guru sebagai pendidik di sekolah dan peran orangtua sebagai pendidik di rumah sangat signifikan. Pendidikan toleransi seharusnya sudah ditanamkan sejak di rumah.

Bagaimana dengan pendidikan toleransi di sekolah? Guru bisa memberikan keteladanan dengan cara memperlakukan setiap murid yang beragam latar belakangnya dengan cara yang sama. Tentang keteladanan ini saya sangat sepakat dengan tiga ajaran Ki Hajar Dewantara.

Tiga ajaran itu adalah ing ngarsa sung tulada, ing ngarsa mangun karsa, dan tut wuri handayani. Tentu kita sudah sering mendengar tut wuri handayani karena dunia pendidikan menggunakannya sebagai simbol. Dalam ajaran pertama, ing ngarsa sung tulada, Ki Hajar Dewantara menekankan seorang pendidik harus bisa memberikan keteladanan.

Ketika orangtua menginginkan anak-anaknya menjadi manusia yang mulia akhlaknya, tentu orangtua harus lebih dulu bersikap sopan santun terhadap anak-anaknya dan lingkungan sekitar. Ketika orangtua ingin anak-anaknya taat beribadah, orangtua lah yang pertama kali harus disiplin menjalankan ibadahnya. 

Pun saat orangtua ingin anak-anaknya menjadi manusia yang toleran, orangtua harus lebih dulu menunjukkan melalui perbuatan mereka menerima dan menghargai perbedaan di dalam keluarga juga di masyarakat. Hal yang paling sederhana adalah tidak mudah menghakimi apa pun; siapa pun yang berbeda.

Keteladanan guru-guru di sekolah pun sama pentingnya. Sikap dan kata-kata guru sangat memengaruhi pikiran dan perasaan anak-anak didiknya. Guru bisa membangkitkan semangat belajar anak-anak didiknya sekaligus bisa menghancurleburkan semangat belajar mereka dengan sikap dan kata-katanya.

Kesantunan, kesetiaan, kesopanan, kesantunan, penghargaan, ketulusan, dan keberanian adalah beberapa contoh nilai moral yang bisa dicontohkan para pendidik, baik di sekolah maupun di rumah. Hal-hal sederhana, seperti mengucapkan terima kasih, maaf, dan tolong merupakan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam mendidik, tentu ada sanksi dan reward. Ketika anak-anak berhasil menerapkan hal-hal positif dalam praktik kesehariannya, guru dan orangtua tentu harus memberikan reward atau penghargaan atas pencapaian mereka. Kadangkala ungkapan kasih sayang saja belum cukup, iPrice bisa menjadi tempat yang tepat untuk memilih reward yang tepat.










Monday, April 29, 2019

Tips Tampil Cantik Selama Bulan Ramadhan

www.siswiyantisugi.com


Selama bulan Ramadan, tubuh akan kekurangan asupan air pada siang hari. Apalagi ditambah dengan cuaca yang semakin terik, tak heran kadang membuat tubuh tampak lesu dan letih. 

Hal ini juga akan memengaruhi penampilan. Kulit semakin kering serta penampilan tampak lesu dan tak menarik lagi.

Meskipun sedang menjalankan ibadah puasa, bukan berarti Anda malas merawat kulit dan wajah. berpenampilan menarik selama bulan Ramadan tentunya harus Anda lakukan agar semakin menambah semangat saat menjalankan ibadah puasa. Tak perlu repot untuk bisa tampil cantik selama bulan puasa.

Apalagi kini ada banyak skincare terbaik yang bisa Anda beli di Ilotte.com untuk mendapatkan wajah yang cantik dan berseri. Selain itu, Anda juga bisa melakukan tips-tips di bawah ini saat menjalankan ibadah puasa.

Menjaga Penampilan dari Dalam

Untuk tampil cantik tak hanya membutuhkan perawatan dari luar saja, penting bagi Anda merawat diri dari dalam sehingga kecantikan yang terpancarkan dari wajah Anda akan tampak natural. Ada beberapa tips yang bisa Anda coba dan mudah dilakukan untuk dapat menjaga penampilan dari dalam.

1. Mengonsumsi Banyak Air Putih


www.siswiyantisugi.com
dok.beritaunik.net

Salah satu cara untuk bisa menjaga tubuh dan wajah tetap segar adalah dengan menjaga asupan cairan di dalam tubuh. 

Saat berpuasa, konsumsi air putih tentunya akan berkurang dibandingkan hari biasanya. Untuk menghindari terjadinya dehidrasi pada siang hari, Anda bisa mengonsumsi banyak cairan setelah buka puasa. 

Penting Anda ketahui untuk menghindari banyak minuman manis. Lebih baik minum air putih 6-8 gelas setelah buka puasa hingga sahur nanti.


2. Perbanyak Asupan protein

www.siswiyantisugi.com
dok.helpguide.org

Perbanyak asupan protein juga akan membantu Anda tetap tampil cantik dan segar selama bulan puasa. Ikan, daging, kacang-kacangan, sayur, dan buah yang dikonsumsi saat buka puasa serta sahur bisa membantu menjaga kulit tetap sehat. Bahkan tak hanya kulit saja, tetapi juga bermanfaat untuk rambut dan kuku agar sehat dan lembap.

Selain protein, jangan lupa masukkan karbohidrat, baik dalam menu buka puasa maupun sahur. Akan tetapi, jangan terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat karena ini bisa membuat perut Anda sebah karena terlalu kenyang.


3. Kurangi Asupan Garam

www.siswiyantisugi.com
dok.Merdeka.com

Untuk mendapatkan kulit yang sehat dan lembab, sebaiknya hindari makanan yang asin. Karena itulah, sangat baik untuk mengurangi kadar garam dalam masakan terutama saat bulan Ramadan. Hal ini akan sangat membantu menjaga kadar air di dalam tubuh tetap stabil. Apalagi jika Anda kurang minum air putih saat puasa, ini akan semakin memperburuk kondisi kulit bila Anda mengonsumsi garam terlalu banyak.


4. Waktu Istirahat yang Cukup


www.siswiyantisugi.com
dok.bebeclub.co.id

Meskipun anda harus menjalani ibadah salat tarawih dan sahur, bukan berarti Anda mengurangi jam istirahat Anda. Untuk bisa mendapatkan kulit yang sehat dan cantik, setidaknya jangan kurangi waktu tidur Anda.

Usahakan paling lambat pukul 9 malam Anda sudah beristiraha. Tidur lebih cepat akan memudahkan Anda bangun menyiapkan menu makan sahur.


Menjaga Penampilan dari Luar

Selain menjaga penampilan dari dalam, penting juga untuk merawat penampilan kulit Anda dari luar. Tak perlu menggunakan produk perawatan wajah yang mahal, Anda bisa mencoba tips mudah di bawah ini untuk menjaga kecantikan kulit selama bulan puasa.

5. Jangan Lupa Suncreen

Selama bulan Ramadan, tak jarang siang hari akan terasa sangat terik menyengat. Apalagi jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan. 

Karenanya, penting untuk tetap menjaga kesehatan kulit. Apalagi paparan sinar matahari berdampak buruk untuk kulit anda. 

Untuk itulah, penting menggunakan sunscreen yang dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV. Formula sunscreen juga bisa membantu menjaga kelembaban kulit sehingga kulit tetap sehat meskipun seering terkena paparan sinar matahari.

www.siswiyantisugi.com
dok. beautymnl.com

6. Gunakan Pelembab Wajah

Karena pada siang hari Anda tak mungkin mengonsumsi air putih, tentu saja ini akan membuat kulit terasa kering dan kusam.
Agar kulit terjaga kesegarannya, gunakan pelembap yang mempunyai kadar air  tinggi dan cepat meresap ke dalam kulit.

Pelembap akan sangat membantu wajah tetap segar meskipun seharian menjalankan ibadah puasa. Anda juga bisa menyemprotkan face mist sesekali ke wajah anda. Cara tersebut akan membuat wajah segar terutama saat di siang hari. 

Saat ini ada banyak pilihan produk face mist dengan kandungan-kandungan terbaik yang membantu melembabkan wajah. Jangan lupa pula untuk mengoleskan pelembab ringan setelah anda berwudhu agar kulit tetap terjaga kelembapannya.

7. Gunakan Lip Balm

Salah satu permasalahan yang sering dialami saat berpuasa adalah mulut yang kering bahkan hingga pecah-pecah. Kondisi bibir seperti ini sebenarnya wajar, mengingat kurangnya konsumsi air putih dalam sehari. 

Namun, jangan jadikan alasan untuk menjilat bibir terus menerus. Ini akan membuat bibir semakin kering. Untuk mengatasi kekeringan pada bibir, gunakan saja lip balm yang membantu melembabkan bibir.

8. Gunakan Vitamin Rambut atau Hair Tonic

Jangan lupakan untuk merawat rambut Anda selama bulan puasa. Jangan hanya menggunakan shampoo saja secara rutin.

Gunakan pula vitamin rambut atau hair tonic yang sesuai dengan kebutuhan rambut. Ini akan menjaga rambut tetap lembap dan berkilau. Gunakan secara rutin setelah keramas agar rambut bisa tetap sehat berkilau sepanjang hari.

9. Gunakan Make Up Minimalis

www.siswiyantisugi.com
dok.hariangadis.com

Anda bisa menggunakan make up meskipun tidak sedang beraktivitas di luar ruangan. Make up akan membuat wajah tampil cantik dan segar. Gunakan saja make up yang minimalis sehingga kulit bisa lebih bernafas. Tentu saja ini akan membuat kulit tetap terjaga kesehatannya.

10. Parfum Sebagai Sentuhan Terakhir

Untuk melengkapi tampilan Anda setiap hari, jangan lupa untuk gunakan parfum. Aroma parfum dapat menambah kesegaran saat menjalani ibadah puasa. 

Anda bisa menggunakan aroma parfum yang segar, seperti mint atau green tea. Hindari menggunakan parfum yang beraroma buah ataupun makanan sebagai bentuk toleransi terhadap yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Tips di atas tentunya harus Anda lakukan dengan rutin setiap hari sehingga Anda bisa melihat hasilnya. Tak perlu bingung untuk membeli produk-produk perawatan yang membuat kulit tetap segar dan sehat selama bulan Ramadhan.

Anda bisa membelinya dengan mudah di website Ilotte.com dengan harga terbaik. Semua produk skincare yang dijual di sini sudah terjamin kualitasnya sehingga tak perlu diragukan lagi.

Apalagi kini menjelang bulan Ramadan, ada banyak promo Ramadan yang bisa Anda dapatkan. Dapatkan produk-produk skincare kesayangan anda dengan harga terbaik disini.


Sunday, April 14, 2019

Dukung Tumbuh Kembang Anak dengan Nutrisi dan Kasih Sayang Tepat


www. siswiyantisugi.com
happy parenting (www.vibgyorhigh.com)
Tumbuh Kembang Anak ditentukan dua faktor, yaitu nutrisi seimbang dan kasih sayang proporsional dari orangtua. Nutrisi dan kasih sayang menjadi fokus bahasan dalam Workshop Nestle Lactogrow - Grow Happy Parenting:Happy From the Inside Out.". Workshop yang diprakarsai Lactogrow, 9 April 2019 lalu, membahas tentang faktor-faktor yang amat berpengaruh dalam proses tumbuh kembang anak.

Acara dibuka oleh Brand Executive Nestle Lactogrow, Pramudita Sarastri. Dita, panggilan akrabnya, menjelaskan tujuan workshop adalah mengajak orangtua untuk lebih mendukung anak tumbuh bahagia.

Kota Bandung meupakan lokasi pertama rangkaian wokshop ini. Mengapa memilih tema Grow Happy Parenting : Happy From the Inside Out? Menurut Dita, orangtua berperan amat penting dalam memenuhi kebutuhan gizi dan membantu mengembangkan kematangan emosi anak.

 

Nutrisi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak

Untuk itu, orangtua wajib melek gizi atau istilah kerennya mempunyai wawasan literasi gizi.Ibu yang melek gizi pasti bisa menyiapkan menu harian yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak. Makan tidak asal kenyang, tetapi juga menyehatkan.

www.siswiyantisugi.com
DR. dr. Ajani Dewi Widodo, Sp.A (K)
Dokter spesialis anak, Dr. dr. Aiani Dewi Widodo, Sp. A (K) menjelaskan peran saluran pencernaan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Gambar di bawah ini menjelaskan peran saluran pencernaan sebagai sistem pertahanan tubuh terbesar. Dalam saluran pencernaan ada 60 - 70% imunitas seluler. Imunitas seluler adalah sistem kekebalan tubuh yang tidak melibatkan antibodi, tetapi melibatkan komponen seluler yang ada dalam tubuh.




Wah, mantap kali nih peran saluran pencernaan. Agar saluran pencernaan anak-anak kita terjaga, ia harus banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung probiotik. Probiotik sebagai bakteri baik dalam makanan berfungsi untuk membantu penyerapan nutrisi lebih baik, membantu meningkatkan kekebalan tubuh, dan membantu memperbaiki suasana hati. 

Ternyata bakteri pun bisa membantu memperbaiki suasana hati. Klinis dan psikis memang takbisa berjalan sendiri-sendiri ya..Jadi, makanan apa saja sih yang kandungan probiotiknya tinggi?




Dari lima jenis menu yang disebutkan dokter Ajani, yang paling mudah saya akses adalah tempe dan yoghurt. Sementara tiga lainnya, saya kurang familiar. :D

"Sajikan menu yang mudah diperoleh dan kita tahu proses pengolahannya," pesan dokter spesialis anak ini saat kami berdiskusi tentang menu makan sehat bagi anak.

Anak - anak dengan saluran pencernaan yang sehat dapat menjalanihari-harinya dengan aman dan senang. Kondisi positif demikian berpengaruh juga pada kecerdasan mereka.


Di titik inilah, amat penting pengetahuan orangtua tentang gizi anak. Jika orangtua mempunyai literasi gizi yang benar, orangtua bisa mengecek sekaligus memastikan kualitas gizi yang terkandung dalam menu harian anak.


Kasih Sayang yang Proposional

Makanan sehat dan bergizi menjadi pintu gerbang dukungan orangtua terhadap tumbuh kembang anak. Namun, apakah sudah cukup? Tentu tidak. Kasih sayang pun mutlak dibutuhkan. Orang tua yang melimpahi anak-anaknya dengan kasih sayang secara proporsional (baca : mendidik bukan memanjakan) sebenarnya sudah menanamkan pondasi kebahagiaan bagi anak-anaknya.

Psikolog Elizabeth Santosa mengatakan bahwa kematangan emosi dan kebahagiaan anak dapat dibantu dengan mempraktikkan perilaku positif. Misalnya membiasakan anak mengucapkan salam, terima kasih, dan berani meminta maaf jika ia bersalah.

Psikolog Elizabeth Santosa

Jadi, bagaimana caranya membesarkan anak agar ia tumbuh bahagia? Ini yang bisa kita lakukan sebagai orangtua :

1. Biasakan anak makan makanan bergizi secara tepat waktu. Mungkin waktunya tidak selalu sama, tetapi kita bisa membiasakannya makan tiga kali sehari secara rutin.

2. Berikan anak waktu bermain dan eksplorasi agar ia tumbuh menjadi manusia kreatif dan percaya diri.

3. Jadilah teladan mengekspresikan emosi-emosi positif dalam keseharian. Hindari kebiasaan mengeluh,mengumpat, dan mendendam. Karena cara kita menyikapi peristiwa-peristiwa yang datang dalam kehidupan kita sebagai orangtua akan menjadi contoh anak-anak kita.

4. Cukupi waktu tidurnya. Sebagai orangtua, kadang kita tak berdaya dengan pemberontakan batita yang tidak mau tidur. Kedisiplinan dimulai sejak dini. Oleh karena itu, mulailah membiasakan anak disiplin dengan jam tidurnya. Kita bisa mengatur aktivitasnya agar ia mempunyai ritme tidur yang konsisten.

5. Berikan cinta tanpa syarat. Bimbing anak agar ia ada di jalan yang benar tanpa banyak menuntut ia menjadi sosok yang ada di impian-impian kita. Kasih sayang yang tulus akan membangun respek anak sehingga ia pun akan mencintai kita dengan ketulusan juga.

6. Fokus pada anak saat ia sedang bercerita agar ia merasa dihargai. Anak yang dihargai dalam keluarga kelak akan menjadi manusia yang punya empati tinggi terhadap sesamanya.





Friday, March 15, 2019

Serunya Wahana Trans Studio Bandung pada Blogger Day 2019



Awal Maret 2019 menjadi momen yang sangat saya tunggu. Mengapa? Karena ada event yang sepertinya akan sangat sayang untuk dilewatkan, yaitu Blogger Day 2019. Sebagai blogger pemula, saya baru tahu ada blogger day tahun lalu. Waktu itu, saya membaca postingan beberapa teman blogger tentang kegiatan mereka di Jakarta. Mereka menggunakan tagar blogger day pada postingannya.

Saya tidak terlalu ngeh dengan kegiatan itu karena belum cukup informasi tentang apa itu blogger day. Siapa penyelenggaranya dan acaranya apa saja. Kebetulan tahun lalu saya masih disibukkan dengan kegiatan mengurus bayi saya yang baru berusia sepuluh bulan.

Setelah bergaul intens dengan teman-teman blogger dan mengikuti berbagai event blogger, saya pun tahu ada event tahunan yang diselenggarakan komunitas Blogger Crony yang diikuti oleh banyak blogger dari berbagai kota di Indonesia.

Seperti blogger lain, saya pun bertekad ikut dalam event blogger day selanjutnya. Akhirnya, hari yang ditunggu pun tiba. Pengurus Blogger Crony Community mengumumkan event tahunan itu di Whatsapp Grup dan media sosial yang dimilikinya.

Saya pun mendaftar lalu menunggu kabar gembira. Menurut cerita seorang teman, ada sekira dua ratus blogger yang mendaftar acara ini. Namun, kuota untuk peserta blogger day hanya seratus orang. Dalam hati, saya berharap nama saya ada pada daftar seratus orang yang terpilih itu.

Alhamdulillah, hari pengumuman pun tiba. Saya menerima email keikutsertaan di event Blogger Day 2019. Di hari yang sama, teman blogger dari Pekalongan mengontak saya. Ia bertanya apakah bisa singgah sebentar di rumah saya untuk menunggu waktu ke Trans Studio Bandung. Tentu saja bisa, jawab saya.

Day 1


Hari Sabtu, 2 Maret 2019 yang saya tunggu pun tiba. Pukul 05.00, tiga orang teman blogger dari Pekalongan tiba di rumah. Setelah istirahat dan bersih-bersih, pasangan suami istri, Hadi Kurniawan dan Nyi Panengah, pamit jalan duluan. Mereka berencana akan singgah dulu di Alun-Alun Bandung dan jalan Braga. "Ini dua tempat hits di Bandung yang ingin saya kunjungi," ujar Nyi saat bertanya apakah jarak dua tempat itu jauh dari rumah saya.

Sementara, Noorma memilih singgah di Pasar Baru sebelum ke Trans Studio Bandung. Ia perlu celana panjang karena yang dibawanya terasa kekecilan. Untunglah celana panjang cepat didapat sehingga kami bisa segera meluncur ke Trans Studio Bandung.
 
Perjalanan ke TSB bersama Noorma M. Zain


Trans Studio Bandung

https://www.siswiyantisugi.com
pemandangan indah kala senja

Perjalanan Pasar Baru ke Trans Studio Bandung yang berlokasi di jalan Gatot Subroto no. 289 hanya sekira 30 menit. Kami berangkat terpisah menggunakan ojek online. Setibanya di sana, teman-teman blogger sudah berkumpul. Akhirnya saya berjumpa dengan nama-nama yang selama ini hanya saya sapa baik di Instagram, WAG, maupun saat blog walking. Kami saling memperkenalkan diri lalu cipika-cipiki. Kebetulan waktu itu saya lebih banyak berinteraksi dengan teman-teman blogger wanita dari luar Bandung. Padahal di WAG peserta blogger day, saya lihat banyak nama blogger pria populer yang datang ke Bandung.

Tepat pukul 14.00, kami diperkenankan masuk area Trans Studio. Wah! Saya antusias sekali. Sst..ini pengalaman pertama saya ke sini. Hihi..orang Bandung tapi belum pernah main ke salah satu objek wisata kebanggaan Kota Bandung. Takpernah ada kata terlambat untuk mengunjungi suatu objek wisata kaan?:D

Oh ya, FYI, harga tiket masuk Trans Studio Bandung pada hari Senin - Kamis sebesar Rp 180.000. Pada hari Jumat, harga tiket masuknya sebesar Rp 200.000, dan Rp 280.000 untuk hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional. Harga tersebut sudah termasuk bermain di semua wahana dan menyaksikan semua pertunjukan.

Zona Studio Central


Sejak melangkahkan kaki keluar rumah menuju Trans Studio Bandung, saya berencana naik wahana Trans Studio Bandung yang menguji adrenalin. Ceritanya sih ingin mengecek apakah saya masih seperti yang dulu? Seperti belasan tahun lalu. Atas alasan itu, Zona Studio Central menjadi tujuan pertama saya.

Ujian pertama saya putuskan mencoba Vertigo. Bersama Lendy Agassi, blogger dari Bandung juga, kami sepakat akan menjajal wahana 'mengerikan' ini. Wahana ini berupa kincir raksasa yang akan  mengajak kita menikmati sensasi berputar 360 derajat di ketinggian. Bentuknya memang seperti bianglala, tapi tanpa ruang-ruang kecil yang melindungi kita. Yang ada hanya bangku dengan pengaman di pundak dan tanpa penutup.

https://www.siswiyantisugi.com
akhirnya saya paham kenapa wahana ini bernama Vertigo


Waktu kami tiba di area Vertigo, permainan sedang berlangsung,  Saya melihat selama beberapa menit, para penumpang diputar 360 derajat dengan posisi vertikal. Tidak hanya tiang Vertigo yang berputar,  tetapi juga bangkunya.

Saya pun mulai mempertimbangkan kembali niat uji nyali di wahana ini. Beneran berani? Ntar di atas pasti sereem banget,. Pelahan saya mulai menyadari diri ini bukan yang dulu lagi. du..du..du..

Saat hati mulai ragu, permainan selesai. Saya dan Lendy masih niat ikut antre.  Namun, setelah menunggu sekian menit, antrean takkunjung ada. Hanya kami berdua di area Vertigo. Ya sudah, kami melanjutkan perjalanan. Kami larut juga dalam berbagai sesi foto yang takada habisnya. Gimana nggak pengin foto-foto? Rasanya ga rela membiarkan spot-spot keren di Trans Studio Bandung dibiarkan begitu saja tanpa cekrek-cekrek.
 
https://www.siswiyantisugi.com
salah satu foto favorit

Perhentian selanjutnya adalah Giant Swing.  Saya tantang diri saya untuk mencoba wahana ini. Mulanya mengamati dulu seperti apa permainannya; berapa lama mainnya.

"Cuma bentar ya.  Kita main di sini aja,yuk?" ajak Lendy.

Saya pun mengiyakan ajakannya. Ah, cuma bentar. Ngerinya nggak terasa. Lagian sudah sampai sini, masa nggak melibatkan diri bermain di wahana-wahana "seru".

Seseru apa sih Giant Swing? Wahana ini bentuknya serupa ayunan raksasa. kami duduk melingkar. Ada  pengaman yang dipasang dengan cara dikalungkan ke leher kita. Pengaman lain adalah sabuk pengaman di pinggang. 

Setelah petugas mengecek kondisi kursi dan sabuk pengaman terpasang sesuai prosedur, permainan dimulai. Mulanya sih diayun-ayun biasa saja. Saya asyik-asyik aja. Bahkan saat ayunan semakin tinggi, saya masih menikmati. Tawa saya mengembang di setiap ayunan. tsaah..

Namun, kekuatan ayunan makin lama makin kuat. Menurut saya sih bukan ayunan lagi, melainkan dilempar-lempar. Seru sekaligus serem. Saya yang tidak pernah berteriak atau menjerit saat itu melepas rasa serem saya dengan teriakan dan jeritan. Pantesan namanya Giant Swing. Ayunan berkekuatan raksasa. hehehe..

Usai permainan, saya amat lega. Akhirnya berhasil juga saya menguji diri sendiri. Saya bisa mengatasi rasa takut. Namun, di titik ini, saya merasa betapa tidak berdayanya saya saat diayun-ayunkan. Pasrah pada kekuatan alat dan perawatan yang rutin dan disiplin. Semoga manajemen Trans Studio Bandung sangat cermat dalam mengecek kondisi peralatan setiap wahana.

Zona Lost City

Selesai "diayun-ayun", kami beranjak ke Zona Lost City. Zona ini bertema pedalaman hutan Amazon. Kami menaiki perahu  yang mengelilingi area Trans Studio Bandung. Wahana selanjutnya pilihan saya dan teman-teman adalah Pirate Ship. Perahu  berkapasitas maksimal empat orang ini melintasi gua-gua penuh air dengan patung-patung kepala orang Indian di bagian kanan dan kiri gua. Saya jadi teringat film Indiana Jones. 

Wajah lega turun dari perahu

Lalu, apa yang menarik dari Pirates Ship? Uji nyali dan baju yang basah usai perahu menukik turun lalu melintasi genangan air dengan kencang. Kami bertiga menjadi semakin religius saat perahu menukik sangat tajam. hahaha..



Pesona Parade Tarian

https://www.siswiyantisugi.com
parade tarian

Di tengah semangat mencoba berbagai wahana di Trans Studio Bandung, kami beristirahat sejenak sembari menikmati sajian tarian parade bertabur cahaya warna-warni bersama para penari dengan kostum indah dipandang.

Saat tarian parade usai, pengunjung diizinkan untuk berfoto bersama para penari. Pengunjung meresponsnya dengan sangat antusias. Waktu yang disediakan tidak lama, tapi cukuplah untuk foto-foto dengan penari favoritnya :D

Suasana Trans Studio Bandung membuat pengunjung lupa waktu. Demikian pula dengan saya dan teman-teman. Demi memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya, kami pun mencoba berbagai wahana yang tidak akan bisa kami naiki kalau datang bersama anak-anak. :D

https://www.siswiyantisugi.com
salah satu toko souvenir

Sayang sekali Yamaha tidak beroperasi. Padahal seru banget naik Yamaha karena areanya lebih luas, sampai keluar Trans Studio Bandung.

Properti foto kali ini kacamata tiga dimensi 😄

Sebagai gantinya, kami menonton film tiga dimensi. Judulnya lupa. Yang pasti sih, tokoh-tokoh di filmnya nya itu para pahlawan super ciptaan Marvels.

Kong Climb

KOng Climb atau wall climbing menjadi wahana terakhir yang saya coba. Saya jadi teringat pada masa-masa aktif sebagai pecinta alam di kampus. Saya mendapat pin bertuliskan The True Climber karena berhasil mencapai puncak di level beginner. ^^

https://www.siswiyantisugi.com
rasanya seperti napak tilas ke masa mahasiswa

Di level selanjutnya, saya lupa namanya, saya pun berusaha amat keras agar bisa mencapai puncak. Namun, kekuatan tangan saya kurang mendukung sehingga saya tak bisa mencapai puncak. Teman blogger dari Bandung bernama Afifah berhasil mencapai puncak di level kedua. Ia mendapat pin bertuliskan Advance Climber.

https://www.siswiyantisugi.com
foto-foto lagi sebelum pulang

Jarum jam menunjukkan pukul 18.00 saat kami keluar dari Kol Climb. Sebenernya sih masih ingin singgah ke Dunia Sains, tapi teman-teman lain sudah berjalan ke pintu keluar. ya sudah, ikut keluar juga. Sebetulnya kami masih bisa main sampai pukul 19.00 karena jam operasional Trans Studio Bandung pada akhir pekan dan hari libur nasional adalah pukul 10.00 - 19.00.  Berbeda dengan hari Senin -  Jumat yang buka pukul 10.00 - 18.00. 


lorong yang sudah sepi jelang jam tutup

Di pintu masuk Trans Studio Bandung, kami berpamitan untuk berjumpa lagi esok hari dalam rangkaian Blogger Day 2019. Semua kemeriahan dan kegembiraan yang menjadi latar kegiatan seharian tadi menjejak di hati saya. Bahagia..


 Day 2

Hari kedua Blogger Day diselenggarakan di Crowne Plaza Bandung. Hotel ini merupakan hotel bintang 5 yang menjadi bagian dari salah satu jaringan hotel internasional terbesar, InterContinental Hotel Group (IHG). 

Crowne Plaza tempat rangkaian acara hari kedua Blogger Day adalah hotel yang besar. Itu dibuktikan oleh ketersediaan 270 kamar hotel dan kamar Suite elegan dengan pemandangan luas pusat Kota Bandung. Saat acara berlangsung, blogger diberi kesempatan untuk berjalan-jalan mengelilingi Crowne Plaza Bandung. Fasilitasnya bikin kagum sekaligus mupeng :)

Selain workshop menulis cepat dari Kak Anwari, blogger yang hadir pada Blogger Day 2019 hari kedua akan mengikuti workshop stress management oleh Lineation bersama dr. David Budi Wartono.

Lineation Aesthetic & Health Care adalah klinik yang berada di bawah naungan dr. David Budi Wartono. Klinik yang mengusung konsep nuansa Korea ini memberikan berbagai layanan yang menjawab kebutuhan masyarakat di masa kini dan masa mendatang, mulai dari layanan kesehatan umum, gigi, apotek, fisioterapi, akupunktur, layanan kecantikan seperti skin care, botox, filler, thread lift hingga bedah plastik, layanan untuk ibu dan anak, layanan salon seperti make up, bridal dan hair treatment, medical check up lengkap, hingga layanan stress management.

Dua hari yang sangat mengesankan. Ilmu dan persahabatan menjejak di hati setiap blogger yang hadir. Terima kasih Blogger Crony. Kita berjejaring maka kita ada. Sampai jumpa di Blogger Day 2020. Salam manis :)