Tuesday, October 15, 2019

Traveloka Experience Bikin Liburan Makin Berkesan



Travelling paling mengesankan yang saya alami adalah saat saya memutuskan travelling mendadak dan sendirian. Keinginan itu muncul begitu saja. Liburan sekejap ke Yogyakarta. Akhirnya setelah pengajuan cuti tiga hari disetujui, saya langsung mengecek ketersediaan tiket di  aplikasi Traveloka. Pas buka aplikasinya, mata saya langsung tertumbuk pada ikon baru. Tulisannya Traveloka Experience.




Dari informasi yang saya baca, Traveloka Xperience merupakan produk dan layanan baru dari Traveloka. Berbagai kebutuhan travel dan lifestye ada di Traveloka Xperience. Kita bisa menemukan berbagai jenis produk dan aktivitas liburan dan gaya hidup di Asia Tenggara mulai dari atraksi, bioskop, event, hiburan, spa dan kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tur, pelengkap travel, makanan dan minuman, serta kursus dan workshop. Wah, yang terakhir ini saya suka sekali. Gimana pun, bagi saya, liburan bukan sekadar bersenang - senang, melainkan tetap harus ada tambahan ilmu.

Selain itu berbagai produk wisata yang ditawarkan, kita juga bisa menikmati ribuan pilihan pengalaman wisata di seluruh dunia yang didukung oleh metode pembayaran beragam, proses pemesanan cepat dan praktis, serta customer service 24/7. Semuanya tersedia dalam enam pilihan bahasa untuk memudahkan para penggunanya.


Penasaran ingin mencoba #XperienceSeru di Traveloka, setelah memesan tiket, saya juga memilih lokasi wisata yang akan saya kunjungi selama di Yogya serta workshop yang ingin saya ikuti selama liburan di sana. Semua saya lakukan di Traveloka Xperience dalam satu waktu.


Ternyata Traveloka memang serius kasih #XperienceSeru untuk customernya. Saya bisa mengakses Traveloka Experience dengan mudah, tanpa kendala berarti. Beragam pilihan dengan beragam harga membuat saya ingin mencoba semua. Karena cuti saya hanya tiga hari, saya harus bijak memilih lokasi dan agenda wisata yang cocok.

Kebetulan saya punya banyak teman yang menetap di Yogyakarta. Jadi, saya tidak perlu memikirkan akomodasi selama di sana. Saya bisa menginap di salah satu kost atau rumah salah seorang teman semasa kuliah. Jadi, saya bisa fokus pada anggaran jalan -jalan. Itulah pentingnya menjalin komunikasi dalam silaturahim. hehehe...

Karena saya berlibur di hari kerja, takada teman yang menemani. Ini pengalaman pertama liburan sendirian. Makanya saya pilih Yogyakarta karena sudah familiar dengan kota ini. Meskipun familiar, tetep aja perlu guide. Traveloka Xperience menjadi guide saya.

Kereta Lodaya jurusan Bandung – Solo yang saya naiki berangkat pukul 19.40 WIB. Kereta ini tiba di stasiun Tugu  Yogyakarta sekira pukul 03.00 WIB. Teman saya sudah standby di lokasi penjemputan. Mulanya saya tidak ingin merepotkannya menjemput di pagi buta. Rencananya saya akan menunggu subuh di stasiun. Setelah subuhan di musala, saya akan meneleponnya untuk jemput. Temanya tetep aja minta dijemput. Hahaha..

Ternyata Vivin, teman saya, sedang amat baik hati hari itu. Pukul 03.00 sudah nongkrong di Stasiun Tugu. Saya jadi terharu.. Kami bersahabat sejak ospek hari pertama di kampus. Kalau dihitung-hitung, sudah dua puluh tahun persahabatan ini terjalin. Terima kasih, Pin 😘

Setibanya di kost, kami ngobrol macam-macam hingga matahari terbit.  Hari ini saya berencana jalan-jalan ke Candi Prambanan. Saya sudah pesan tiketnya di Traveloka Xperience. Senangnya hati lihat harganya nggak mahal, dapat diskon pula. Ini yang saya suka! Banyak diskon di Traveloka Experience. hahaha #ketawabahagiabanget.

Perbedaan tarif antara turis lokal dan mancanegara memang jauh banget. Turis lokal bayar Rp 47ribu, sedangkan turis mancanegara bayarnya Rp 339.500,00. Itu pun sudah harga diskon. Cara pencetakan tiket yang dibeli di Traveloka sama seperti kita mencetak tiket -tiket lain yang kita beli lewat aplikasi. Saya memindainya lebih dulu lalu mencetaknya. Praktis dan aman dari kelalaian lupa taruh atau simpan tiketnya.

Jujur, lima tahun kuliah di Yogya, saya belum pernah benar-benar berwisata ke kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke- 9 Masehi itu. Tidak hanya itu, Candi Prambanan juga termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO. Sembilan belas tahun kemudian, saya baru berkesempatan melancong serius ke Candi Prambanan. Ealah..melancong serius..

Sebelum mengantar saya ke halteu Trans Jogja di jalan Solo, kami sarapan soto dulu. Saya lupa daerah mana. Yang pasti sedapnya soto itu masih bisa saya ingat sampai hari ini. Betapa berkesannya bukan? Bukaan …

“Ntar naik Trans Jogja jurusan Jombor, Gi.” Abis itu kamu bisa naik becak atau jalan kaki ke Prambanan,” ujar Vivin.

Ternyata Trans Jogja  yang saya naiki ini muter-muter dulu. Saya tidak ingat persis rutenya.  Bus ini juga singgah di Bandara  Adi Sucipto. Untungnya saya berangkat pagi. Jadi, hari masih termasuk pagi, sekira pukul 10.00 WIB saat saya tiba di terminal Jombor. Karena belum paham arah ke Candi Prambanan, saya memilih naik becak dengan tarif Rp 10ribu. Ternyata jaraknya dekat, jalan kaki juga ngga terasa capek.

Candi Prambanan dibuka untuk umum hari Senin - Minggu, pukul 06.00 WIB - 18.00 WIB. Kompleks Candi Prambanan sangat luas. Ada ratusan candi di sini. Sebagian candi ada yang sedang direnovasi. Nama - nama candi dipasang di pintu masuknya. Untuk mengelilingi kompleks, kita bisa menyewa sepeda. Ada sepeda tandem juga. Tarif sewanya Rp 25ribu / jam. 

Saya menjumpai Roro Jonggrang dan Batari Durga di salah satu candi dari 240 candi yang ada di kompleks ini. Ruangan dalam candi meski terbuka untuk umum rasanya kok tetap mistis ya? Ini perasaan saya saja sih . . .

Usai bersepeda, saya duduk - duduk di kursi - kursi yang disediakan di padang rumput di kompleks candi. Pengunjung bisa mengambil air mineral gratis sebagai pelepas dahaga. Suara gamelan sayup -sayup terdengar ditingkahi angin sepoi -sepoi. Suasana sejuk, tenang, dan damai. Inilah liburan yang menenangkan.



Karena piknik sendirian, otomatis ngga ada yang motretin setiap gerak langkah. Nggak papa sih, sejatinya wisata itu kan pengalaman batin; makanan spiritual. Ada atau tanpa foto - foto, kenangan yang tertinggal di hati lebih utama. Tapi, tetep aja sih perlu kenangan fisik. Kebetulan ada wisatawan lain yang mau mengambilkan foto. Foto cover tulisan ini satu -satunya foto yang saya punya selama menikmati kompleks Candi Prambanan.

Sebenarnya saya masih ingin berlama -lama di kompleks candi hingga senja tiba.  Malamnya saya bisa menonton sendratari Ramayana di pelataran candi. Sayangnya, hari itu tidak ada pentas. Padahal saya sudah mau beli tiketnya di Traveloka Experience. 

Layanan baru Traveloka ini mantap banget. Kita bisa mengakses informasi berbagai objek wisata yang ada di kota yang kita kunjungi. Banyak pilihan, banyak diskon, dan informasinya pun detail. 

Biar nggak penasaran, cuss ke aplikasi Traveloka lalu klik Traveloka Xperience. Tinggal kita siapin anggarannya aja. Makin tebel dompet kita, makin banyak yang bisa kita nikmati. Seru dan puas pokoknya. :)

16 comments:

  1. Wah, traveloka emang memudahkan yaa..jadi kepengen buru-buru liburan dehh

    ReplyDelete
  2. Pas ke Yogyakarta beberapa bulan lalu saya sempat kepikiran mau beli di Traveloka juga tiket ke Borobudur, tapi ga jadi hehe. Padahal lebih murah yah beli di Traveloka Xperience.

    ReplyDelete
  3. Wah asyik dan nguntungin ya pakai Traveloka experience?
    mau coba ah

    ReplyDelete
  4. Duh teteh, jadi pengen lagi jalan-jalan ke jogja... Tapi enggak mau sendirian ah saya mah, hihihi...

    ReplyDelete
  5. Hebaat deeh! Berani travelling sendirian. Kalau saya gak berani pergi-pergi sendirian, takut nyasar hihihi

    ReplyDelete
  6. Asyik, udah traveling sendiri, belum pernah traveling sendirian ih, kabita banget, apalagi sekarang ada traveloka xperience, lebih mudah dan praktis ya kalau mau liburan

    ReplyDelete
  7. Sudah dari lama pengen banget lihat sendratari. Belum kesampaian. Semoga pas anak sudah bisa dikondisikan bisa lihat acara budaya ini.

    ReplyDelete
  8. Ahh wishlist aku nih Mbak saat ke Jogja selain ke Borobudur juga ke Prambanan.
    Buka Traveloka Xperience di aplikasi Traveloka jadi pengen segera liburan ke Yogyakarta akhir tahun nanti hehehee
    Makasih sharingnya mbak

    ReplyDelete
  9. Syukurnya sekarang ada traveloka ya mbak, xperience jadi mudah, gak nyesel lagi ya selama kuliah gak kesana.wkwkwkwk

    ReplyDelete
  10. Aku juga udah pernah ke prambanan mbak sigi... Keren babget ya candinya. Aku pun mau xperienceseru ke candi borobudur nih mbak

    ReplyDelete
  11. jadi keinget jaman kuliah ya kak, pasti beda banget sama sekarang dengan perkembangannya. Liburan di Jogja jadi menyenangkan dan mudah karena Traveloka :)

    ReplyDelete
  12. Bener nih. Kesan liburan semakin terasa ketika kita mempersiapkannya dengan matang. Berkat traveloka xperience tdk perlu lg repot survey keliling.

    ReplyDelete
  13. Sendratari Ramayana di Candi Pramabanan konon sangat menarik dan memorable. Pengen lht Sendratari Ramayana dengan Traveloka Xperience ini.

    Btw, I feel you mbak : naik Trans Jogja yang saya muter-muter dulu super lama. Utk jarak yg asline dekat, jadi harus ikutan keliling2 dulu. Hehehe

    ReplyDelete
  14. Bikin penasaran memang kemudahan dari fitur terbaru traveloka xperience ini. Mau liburan kemana saja semua ada informasinya ya.

    ReplyDelete
  15. Aku juga udah coba Traveloka Xperience ini. Fiturnya menarik. Beli tiket lebih murah dan gak pake antri. Dan ini penting kalo wisata yang kita tuju lagi rame-ramenya. Btw belum pernah ke Prambanan, kayaknya megah banget sih ya ?

    ReplyDelete
  16. Duh aku belom pernah wisata sendirian, jadi pengen nyoba deh kapan2 buat me time, seru kali yaaa ato bareng temen-temen blogger sambil bawa keluarga hehehe

    ReplyDelete