Saturday, October 22, 2016

Praktis Menulis dengan Keyboard Wireless Super Slim

  Alhamdulillah keyboard bluetooth baruku bisa berfungsi. Setelah tadi pagi sempat khawatir karena sulit menghubungkan bluetooth antara tablet lenovo yoga dan keyboardnya, malam ini aku berhasil menghubungkan keduanya. Yippieee... Senangnya! Impianku punya keyboard bluetooth untuk mempermudah pekerjaan menulisku terwujud sudah. Ini penantian yang panjang lho. Hampir setahun lamanya. Mempertimbangkan berulang kali untuk membeli keyboard bluetooth karena keyboard bawaan lenovo yoga tidak bisa dipakai lagi. Sayang banget padahal. Kabel chargernya nggak ada makanya pas baterai keyboard habis, ya sudah dia pun nggak bisa dipakai untuk selamanya.
  Mulanya, aku mau beli keyboard bluetooth Logitech yang harganya Rp 388.000,00, tapi masih maju mundur alias ragu-ragu. Beli nggak ya, sayang duitnya. Kuputuskan tidak membelinya dengan alasan aku masih bisa pakai notebookku, Si Abu, yang setia menemaniku sejak Desember 2011 silam. Alhasil kuabaikan keinginan punya keyboard bluetooth baru. Yah, meskipun setiap lewat depan etalase kaca Gramedia Merdeka, aku tetap ngiler  lihat keyboard bluetooth Logitech. Rasa ingin memilki itu masih tetap ada. eaaa....
          Hingga pada suatu hari, misua mengirimkan link Tokopedia yang menawarkan keyboard bluetooth. Harganya miring Rp 150.000,00, warna-warni pula. Jadi mupeng lagi. Misua langsung merekomendasikanku membeil keyboard itu. Yah, secara dia tahu betapa aku sangat ingin keyboard bluetooth untuk mempermudah aktivitas menulisku. Terlebih sejak hamil, punggungku mudah pegal kalau bawa ransel berat karena ada laptop. 
  Toko Gwen Store menyebutnya keyboard wireless super slim. Supaya tidak menyesal kemudian, aku tanya-tanya dulu ke penjualnya tentang pengoperasian keyboard ini. Apakah ini benar-benar keyboard bluetooth? Apakah ganti baterai atau pakai kabel charger? Apakah cocok digunakan bersama Lenovo Yoga B8000? Penjual keyboard ini, Toko Gwen Store, menjawab pertanyaan-pertanyaanku dengan jelas dan cepat. Keyboard ini bisa dipasangkan dengan MAC, IOS, Android, Win PC, dan tablet selama semua perangkat itu ada bluetoothnya. 
         Puas dengan penjelasan Toko Gwen Store, kuklik pilihan "Beli". Pelayanan 
Tokopedia pun memuaskan. Persetujuan pembelian beserta pembayaran kulakukan tanggal 13 Oktober 2016. Total biaya yang harus kubayar ditambah ongkir dan biaya layanan adalah Rp 163.415,00.  
      Laporan dari Tokopedia yang kubaca di emailku menyatakan barang dikirim sehari kemudian, 14 Oktober 2016. Jarak Jakarta-Bandung hanya membutuhkan waktu sehari. Keyboard yang kutunggu datang 15 Oktober 2016. Keyboard dikemas rapi dan aman. Sayangnya, tidak kutemukan buku petunjuk di dalam dusnya. Isi dus itu hanya keyboard mini dan kabel charger tanpa kepala. Kukirim pertanyaan ke toko penjual, tetapi tak ada respons. Mungkin tak ada pelayanan purnajual, tapi beberapa testimoni direspons, beberapa yang lain tidak. Ya sudahlah,  kuutak-atik sendiri sampai bluetooth-nya bisa dipasangkan dengan Lenovo Yogaku.
       Pertama, pencet tombol OFF/ON di sudut kanan atas. Kedua, pasangkan bluetooth di perangkat lain, aku menggunakan Lenovo Yoga B8000. Setelah bluetooth di perangkat lain terpasang, pencet tombol CONNECT di bagian kanan atas keyboard yang bersebelahan dengan tombol OFF/ON. Lampu simbol bluetooth pada keyboard akan menyala biru. Karena keyboard ini baru, kita harus men-charge-nya dulu selama delapan jam. Tulisan charger akan menyala merah selama keyboard di-charge.

tombol-tombol penting

ini dia si keyboard bluetooth itu
          Setelah tahapan pengoperasian selesai, keyboard wireless pun siap digunakan. Iseng kubandingkan dengan keyboardku yang dulu. Ukurannya memang cukup jauh. Lebih nyaman dengan keyboard bawaan Lenovo Yoga sih, tapi adanya keyboard baru ini harus tetap disyukuri. Cara mensyukurinya adalah dengan memaksimalkan kerja si keyboard :-)

beda jauh kan ukurannya?

    Euforia punya keyboard bluetooth baru ternyata belum menggenjot produktivitas menulisku. Tulisan ini kubuat sejak hari Jumat kemarin dan terus diperam hingga Sabtu siang ini. Namun, becermin dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, tulisan yang diperam terlalu lama akan menguap bersama waktu. Aku takmau hal itu terulang lagi. 
            Bersama keyboard wireless superslim, aku harus lebih produktif menulis. Tahun ini belum ada tulisanku yang dimuat di media. Buku yang terbit memang sudah dua, tapi itu buku kilat yang kukerjakan dengan ngos-ngosan. Ada dua buku yang antre harus diselesaikan.
pasangan baru Lenovo Yogaku

              Mengetik dengan mengandalkan bluetooth, bukan hal mudah. Memang praktis untuk dibawa ke mana-mana, tetapi tetap butuh kesabaran saat koneksi bluetooth menghilang. Seperti yang kualami selama menulis ini. Berkali-kali harus masuk ke setting untuk mengoneksikan bluetooth keyboard. Pun butuh kesabaran untuk mengatur spasi, font, mengirim gambar, dan memasukkan link ke dalam tulisan karena tidak pakai mouse. Secanggih-canggihnya teknologi touchscreen, tetep aja butuh mouse untuk mendukug pekerjaan penulisan.
           Anyway, keyboard wireless super slim ini semoga bisa menjadi partner baruku, menemani delapan jam kerjaku di kantor agar tak ada waktu terbuang percuma. Masalah-masalah kecil yang muncul harus bisa kuatasi. Ini mungkin faktor baru kenalan aja makanya masih terasa serbaribet. Ala bisa karena biasa kan? 😄                                                                                                                                                                                                                                                                                                    













Monday, October 17, 2016

Tips Menulis Resume Kekinian

Resume pekerjaan sebenarnya etalase awal bagi para pelamar kerja dalam memperkenalkan dirinya. Oleh karena itu, penting bagi para pelamar kerja untuk membuat resume pekerjaan yang khas sehingga meninggalkan kesan kuat bagi staf  HRD suatu perusahaan yang membacanya.
            Jika saat ini Anda sedang membuat resume pekerjaan, mulailah merancang sendiri resume Anda. Hentikan kebiasaan salin tempel dari banyak resume yang Anda jumpai di mesin pencari atau resume Anda sebelumnya. Jadikanlah berbagai contoh resume di mesin pencari itu sebagai panduan untuk membuat resume khas Anda.
            Perubahan trend yang berkembang di dunia kerja dari waktu ke waktu seharusnya diikuti pula oleh teknik penyusunan resume pekerjaan. Salah satu contohnya adalah pemasangan foto di resume pekerjaan. Dulu, foto yang dipasang biasanya pas foto ukuran 3x4 atau 4x6 dengan ekspresi wajah formal cenderung kaku. Kini, bagian HRD sudah terbuka dengan ekspresi lebih segar dalam foto yang dipasang di resume pekerjaan.

Hasil gambar untuk menulis resume


            Demikian pula dengan isi resumenya, Anda sebagai pelamar kerja harus lebih teliti dalam menjelaskan diri Anda agar tidak terkesan klise. Berikut ini ada beberapa kata yang seharusnya tidak dicantumkan dalam penyusunan resume pekerjaan.
            Pertama, kata “pekerja keras” harus Anda hindari. Dalam bekerja, tentu setiap orang wajib bekerja keras agar hasil pekerjaannya bagus dan target tercapai. Sifat ini bukan dituliskan, melainkan dibuktikan.

Hasil gambar untuk menulis resume
job-like.com
            Kedua, jangan menuliskan “dapat bekerja dalam tim”. Dalam bekerja, tentu setiap pekerjaan akan dilakukan dalam tim, Jadi, mau tidak mau, Anda harus siap bekerja dalam tim. Ingat juga! Jangan cantumkan kata tersebut jika Anda adalah seorang fresh graduated yang di atas kertas belum mempunyai pengalaman bekerja di dalam tim.  Sebaiknya sebagai seoang frsh graduated, Anda menjelaskan proyek yang sudah dikerjakan dalam tim saat masih di kampus.

            Ketiga, jika Anda ingin menyampaikan pesan bahwa Anda adalah orang yang bekerja teliti dan cermat, hindari memilih kata “berorientasi pada detail”. Karena dengan memilih kalimat tersebut, maknanya bisa dua hal : teliti atau tidak bisa membagi fokus. Tentu Anda tidak ingin meninggalkan kesan tidak bisa membagi fokus bukan? Sebaiknya, pilihlah kelebihan lain untuk mengesankan bagian HRD agar yakin Andalah orang yang mereka butuhkan.
            Keempat, banyak pelamar kerja mencantumkan kata “bertanggung jawab” dalam resumenya. Sifat bertanggung jawab sudah seharusnya dimiliki oleh pelamar kerja sebagai bukti kesungguhannya dalam bekerja. Lagipula, sifat bertanggung jawab akan terlihat dalam hasil tes psikotes selain akan terbukti pada saat bekerja. Agar perusahaan mengetahui Anda adalah seorang yang bertanggung jawab, sampaikan pengalaman Anda jika pernah menjadi ketua panitia atau memimpin sebuah proyek sebelumnya.
Kelima, hindari mencantumkan nilai gaji yang diinginkan dalam resume Anda. Nilai gaji biasanya dibicarakan pada saat wawancara kerja bukan di resume.
Demikian beberapa tips menyusun resume kekinian. Tulislah dengan objektif, hindari penggunaan kata yang bisa menjadi bumerang untuk Anda saat HRD mempelajari resume Anda. Mari mulai merapikan dan memperbaiki resume kita. Semoga sukses memperoleh pekerjaan yang diidam-idamkan demi hidup yang bahagia dan sejahtera.




Sunday, October 2, 2016

If You feel Over Worry




Pernahkah Anda merasa sangat khawatir tentang sesuatu? tentang seseorang? atau tentang masa depan? Saya kira sebagian dari kita pasti pernah mengalami itu. Merasa sangat khawatir tentang masa depan dan merasa tidak berdaya terhadap sesuatu yang akan terjadi.

Ketidakberdayaan adalah akar dari kekhawatiran tak berujung. Seringkali ketidakberdayaan itu berujung pada keputusasaan; kehilangan harapan. Apalah artinya menjalani hidup tanpa harapan? Bukankah harapan adalah kesibukan kehidupan selain keinginan?

Harapan membuat hidup kita lebih hidup. Harapan identik dengan hal-hal positif. Hidup dengan harapan membuat kita bersemangat untuk melangkah maju terus dan terus. Namun, kadangkala ada yang  bilang jangan terlalu berharap jika tak ingin sakit. Saya kira segala sesuatu yang terlalu memang tidak baik. Hidup itu sakmadyanya saja, begitu nasihat orangtua. Berharap secukupnya, berkeinginan secukupnya, dan khawatir secukupnya.

Hasil gambar untuk don't worry
marciaconner.com
Namun, adakalanya kita terjebak pada kondisi yang sangat tidak nyaman. Kondisi yang membuat kita begitu khawatir sehingga merasa sangat tidak berdaya. Jika Anda saat ini ada pada kondisi tersebut, cobalah praktikkan beberapa tips berikut :

1. Hang out dengan teman-teman akrab Anda.
    Bercerita dan tertawalah bersama mereka. Singkirkan kekhawatiran yang sedang melanda. Dari      
    pelepasan sementara itu, akan ada saran yang bisa Anda pertimbangkan untuk mengurangi atau
    menyelesaikan kegundahan.
2. Menonton acara-acara komedi, film lucu, atau membaca buku-buku ringan, seperti komik untuk    
    menyegarkan hati.
3. Colouring books
   Maraknya buku-buku mewarnai dengan berbagai tema bisa menjadi media pelepasan sementara untuk    
   menyegarkan pikiran. Saat Anda mewarnai, emosi-emosi negatif bisa luluh dalam setiap warna yang Anda
   poleskan pada gambar.
4. Fokus pada hal-hal yang ada di depan Anda.
   Ada hal yang harus dilakukan dan diselesaikan dalam waktu dekat. Lakukan segera jangan ditunda. Satu  
  pekerjaan selesai lanjutkan pekerjaan lainnya sehingga tak ada waktu lagi untuk khawatir.
4. Mengubah visi hidup
   Mungkin sudah waktunya Anda mengubah visi jika visi yang Anda miliki saat ini malah membuat Anda  
   merasa tertekan.
5. Segelas minuman favorit dan pejamkan mata Anda.
   Teguk minuman favorit Anda pelahan, tarik napas dalam-dalam, dan embuskan pelahan. Nikmati udara di sekitar dan rasakan ketenangannya.
6. Berserah kepada Tuhan
   Manusia berencana, Tuhan menentukan. Yakinlah tak ada cobaan yang Ia berikan melebihi kemampuan  
   kita.


Hasil gambar untuk don't worry
linkedin.com
So, don't worry, be happy. Bayangkan emoticon smile yang ceria itu. Warna kuning dengan garis lengkung lebarnya membuat kita ceria dan bahagia lebih lama, terus..dan terus...
Bahagia adalah hak siapa pun dan apa pun di alam semesta. Termasuk Anda ;-)

Saturday, October 1, 2016

Simergi Hati dan Pikiran Saat Menulis

Sinergi Hati dan Pikiran saat Menulis
Menulis sebaiknya memang dengan hati. Tulisan yang dihasilkan akan terasa hidup dan menyentuh siapa pun yang membacanya. Namun, dalam praktiknya, tidak semua tulisan bisa mengalir lancar saat ditulis dengan hati. Pikiran pun berperan penting. Bedanya, jika menulis berdasarkan pikiran belaka, hasil tulisan akan kaku dan tak bernyawa.  Karena itu, dibutuhkan peran hati dan pikiran saat kita menulis.

Kerangka tulisan biasanya disusun berdasarkan logika berpikir.  Agar tulisan sistematis, perlu dipikirkan urutan penyampaian ide dalam setiap bab sehingga tidak melompat-lompat atau tumpang tindih. Saat kerangka tulisan atau dikenal juga dengan sebutan outline selesai, peran pikiran digantikan oleh hati. Apakah sepenuhnya demikian? Ternyata tidak.

Kita bisa menyampaikan kegelisahan hati atau rasa penasaran atau asumsi awal tentang suatu hal yang menarik perhatian dalam kalimat utama. Di situlah peran hati. Selanjutnya dalam menjelaskan isi kalimat utama, pikiran berperan mengatur keruntutan penyampaian agar pembaca memahami ide-ide yang ingin kita sampaikan.

Maka dari itu, menulis bukan aktivitas setengah hati atau setengah berpikir. Menulis adalah aktivitas yang melibatkan hati dan pikiran bekerja sama; bersinergi agar tercipta karya yang bisa memengaruhi dan memberi pemahaman terhadap pembacanya.

Apakah keterlibatan hati dan pikiran berlaku juga pada karya fiksi? Jawabannya : tentu saja. Jangan dikira menulis fiksi lebih mudah ketimbang menulis nonfiksi. Kesannya menulis fiksi sama dengan bercerita pada diary. Padahal tidak demikian. Menulis fiksi berarti membangun cerita berdasarkan delapan unsur intrinsiknya, yaitu alur, penokohan, perwatakan, latar, gaya bahasa, sudut pandang, tema, dan amanat.

Delapan unsur intrinsik itu wajib dipenuhi. Tak boleh ada satu pun yang tercecer atau sengaja dihilangkan.  Konflik, alur, dan ending cerita menjadi tiga unsur yang wajib ditentukan saat kerangka tulisan dibuat. Mengapa demikian? Agar kita tidak kebingungan menentukan cerita dan mengelola konfliknya saat menulis secara utuh.

Fiksi identik dengan rekayasa. Sebagian orang malah menganggap menulis fiksi bisa suka-suka kita akan membuatnya seperti apa. Ternyata dalam proses kreatifnya tidak selalu bisa suka-suka. Bukankah sebenarnya karya fiksi lahir dari kegelisahan para penulis terhadap kondisi masyarakat? Jika ditelaah lebih dalam, karya-karya fiksi keren yang berhasil memengaruhi peradaban manusia adalah buah kecerdasan dan kekritisan para penulis menyampaikan sikapnya.




Semua ide yang tertuang dalam tulisan diramu dengan kata hati sehingga menghasilkan karya yang bisa menginspirasi sekaligus memengaruhi pembacanya. Tentu sebagian dari kita masih ingat pengaruh karya Multatuli, Saijah dan Adinda, terhadap kebijakan pemerintah kolonial Belanda. Karya yang menceritakan penderitaan masyarakan Hindia Belanda akibat sistem tanam paksa memaksa Belanda menetapkan politik etis yang terdiri meliputi :

  1. Irigasi (pengairan), membangun dan memperbaiki pengairan-pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian.
  2. Emigrasi yakni mengajak penduduk untuk bertransmigrasi.
  3. Edukasi yakni memperluas dalam bidang pengajaran dan pendidikan.

Meskipun tidak diterapkan sepenuhnya di lapangan, kebijakan politik etis ini sedikit banyak menimbulkan perubahan bagi masyarakat Hindia Belanda.

Sementara di abad ke-21 ini, kita membaca lebih banyak buku yang berhasil menginspirasi dan memengaruhi masyarakat. Sebutlah beberapa judul, seperti Saman, Laskar Pelangi series, Hafalan Surat Delisa, Supernova series, Ayat- Ayat Cinta, Cantik Itu Luka, dan sebagainya. Belum lagi ditambah judul-judul buku fiksi anak yang turut mewarnai khasanah kekayaan alam pikiran para pembacanya.

Kecemerlangan karya-karya itu berkat sinergi antara hati dan pikiran. Hati meenjadi pelita bagi pikiran dalam menuangkan ide-idenya. Sementara, pikiran menjadi pengukur keruntutan alur tulisan agar tetap logis dan runtut. Karena itu, dibutuhkan konsentrasi penuh saat menulis. Aktivitas ini tak bisa dilakukan sambil lalu. Saat jari-jari kita mengetik tuts-tuts keyboard, hati dan pikiran kita mengumpulkan konsentrasi untuk menyusun kata dan menciptakan alur yang sistematis, hidup, dan logis.

Agar bisa fokus menulis,  beberapa hal  yang harus disiapkan dan dilakukan 
  • Kondisi fresh saat hendak menulis.
  • Minum air putih yang cukup.
  • Selesaikan dulu semua pekerjaan rumah.
  • Pastikan Anda sudah banyak membaca bahan tentang tema yang akan ditulis.
  • Singkirkan gawai dari jangkauan Anda.
  • Menulislah di tempat sepi agar fokus Anda tidak mudah terganggu.

2      Anda yang rajin menulis pasti bisa menambahkan jika ada yang kurang. Selamat melanjutkan menulis ^^