Seringkali bau mulut mengikis rasa percaya diri dalam pergaulan. Meskipun style kita sudah keren dari ujung rambut sampai ujung kaki, pas ngomong bau naga, siapa yang mau deket-deket kaan?! Dari sekian penyebab bau mulut, salah satunya adalah bau mulut dari tenggorokan. Ini penyebabnya apa saja dan gimana cara mengatasinya? Let's check it out!
Pernahkah kamu mengalami kondisi ini : Kamu baru saja sikat gigi dan pakai mouthwash lalu baunya hilang sebentar tapi muncul lagi dalam hitungan menit? Kalau kamu pernah atau sedang ada di kondisi ini, besar kemungkinan itu adalah Halitosis Ekstra-Oral. Ini istilah medis untuk bau mulut yang sumbernya di tenggorokan atau lambung.
Apa sih ciri-ciri bau mau mulut dari tenggorokan? Atau gimana caranya kita mengecek bau mulut ini dari tenggorokan atau gigi? Let's dive in!
Cara Mengecek Bau Mulut yang Berasal dari Tenggorokan
1. Biasanya tes jilat tangan hasilnya netral, tapi napas yang keluar saat bicara tetap terasa bau.
2. Tetap bau meski baru saja sikat gigi dan flossing (pakai benang gigi).
3. Bau menyengat seperti belerang, telur busuk (batu amandel), atau aroma asam (lambung).
4. Ada rasa mengganjal di tenggorokan, sering berdehem, atau mulut terasa pahit/asam.
5 Penyebab Bau Mulut dari Tenggorokan
Penyebab paling umum tapi jarang disadari adalah batu amandel. Amandel kita punya celah-celah kecil seperti gua.
Masalahnya: Sisa makanan dan sel mati bisa tersangkut di sana lalu mengeras jadi butiran putih kecil.
Kenapa Bau? Butiran ini jadi tempat tinggal bakteri yang mengeluarkan gas belerang. Aromanya sangat tajam, mirip telur busuk.
2. Lendir "Nyasar" (Post-Nasal Drip)
Saat kita flu, sinusitis, atau alergi, hidung memproduksi lendir berlebih yang mengalir ke belakang tenggorokan.
Masalahnya: Lendir ini kental dan menempel di pangkal lidah.
Kenapa Bau? Lendir mengandung protein tinggi. Bakteri di tenggorokan sangat suka memakan protein ini dan mengubahnya jadi aroma busuk.
3. "Uap" dari Asam Lambung
Masalah perut ternyata bisa tercium sampai ke mulut. Jika katup lambung kamu lemah (gejala GERD), asam lambung bisa naik kembali ke kerongkongan.
Masalahnya: Gas dan uap dari makanan yang sedang dicerna di perut naik ke arah tenggorokan.
Kenapa Bau? Uap ini membawa aroma asam atau busuk khas lambung yang keluar setiap kali Anda bernapas atau bicara.
4. Infeksi Tenggorokan
Saat tenggorokan merah dan meradang (seperti radang tenggorokan atau amandel bengkak), bakteri sedang berpesta di sana.
Masalahnya: Tubuh menghasilkan nanah atau sel mati saat melawan infeksi.
Kenapa bau? Jaringan yang meradang dan aktivitas bakteri ini menciptakan aroma "khas orang sakit" yang tidak sedap di napas.
5. Tenggorokan Kering
Air liur adalah "sabun alami" untuk mulut dan tenggorokan. Kalau kamu dehidrasi, merokok, atau sering bernapas lewat mulut, tenggorokan jadi kering.
Masalahnya: Tidak ada air liur yang membilas bakteri dan sisa protein.
Kenapa bau? Bakteri berkembang biak dengan cepat di tempat kering dan membuat napas terasa "panas" serta berbau tajam
5 Cara Alami Hilangkan Bau Mulut dari Tenggorokan
1. Ritual kumur air garam (gargle)Ini cara paling klasik dan mudah. Saya biasa melakukannya setelah gosok gigi sebelum tidur. Garam bersifat antiseptik alami yang bisa membunuh bakteri di area yang tidak terjangkau sikat gigi.Caranya : campurkan ½ sendok teh garam ke segelas air hangat, aduk hingga garam larut. Tengadahkan kepala lalu kumur-kumur di tenggorokan selama 30 detik (30 hitungan). Teknik ini efektif melunturkan lendir dan membantu melepaskan batu amandel yang masih kecil jika ada.2. Minum Air Putih Lebih SeringMulut dan tenggorokan yang kering adalah surga bagi bakteri bau. Pastikan kamu terbiasa minum air putih minimal 2 liter air sehari. Manfaatnya air akan membantu membilas sisa makanan di celah amandel dan memastikan produksi air liur tetap lancar untuk mematikan bakteri secara alami.
3. Konsumsi Yogurt dan Apel
Yogurt: Mengandung bakteri baik (probiotik) yang bisa melawan bakteri jahat penyebab bau di area tenggorokan.
Apel: Tekstur apel yang renyah dan kandungan asam alaminya bertindak seperti "pembersih mekanis" saat tertelan, sekaligus merangsang air liur.
4. Teh Hijau Tanpa Gula
Teh hijau mengandung polifenol yang sangat kuat untuk membunuh senyawa belerang penyebab bau mulut. Minum teh hijau hangat setelah makan untuk membantu membersihkan sisa-sisa protein yang menempel di dinding tenggorokan.
5. Perbaiki Posisi Tidur (Untuk Masalah Lambung)
Jika bau berasal dari uap asam lambung (GERD), perbaikan posisi tidur bisa sangat membantu. Gunakan bantal yang sedikit lebih tinggi agar posisi kepala lebih tinggi dari perut. Ini mencegah asam lambung naik ke tenggorokan saat kamu tidur
6. Coba Pembersih Lidah (Tongue Scraper)
Bakteri penyebab bau dari tenggorokan sering berkumpul di bagian paling belakang lidah. Gunakan alat pembersih lidah, tarik dari bagian paling belakang ke depan. Membersihkan lidah hingga ke pangkal bisa mengurangi risiko terbentuknya batu amandel secara drastis.
Kapan Harus Ke Dokter?Bagaimana jika semua tips ini sudah kamu lakukan, tapi tidak ada perubahan. Ini waktunya kamu bergegas periksa ke dokter THT. Kenapa bukan ke dokter gigi? Karena masalahnya bukan dari mulu atau gigi. Perhatikan kondisi berikut ini sebagai pertanda kamu harus segera periksa ke dokter :
- Batu amandel terlihat besar dan sulit lepas.
Ada rasa nyeri saat menelan yang tidak kunjung hilang.
Bau mulut tetap ada meski semua cara sudah dicoba.
Bau mulut yang membandel memang bisa menurunkan rasa percaya diri. Namun, kita perlu tahu seringkali masalahnya bukan karena kamu kurang bersih menyikat gigi. Dengan mengenali gejala dari tenggorokan, seperti batu amandel atau asam lambung, kamu bisa memilih solusi yang lebih tepat sasaran. Mulailah dengan rutin berkumur air garam dan menjaga hidrasi tubuh untuk melihat perubahannya. Yuk, bisa yuuk :)
