 |
Buku agenda life audit 2026 di atas meja kerja kafe dengan kue tiramisu (dok.pribadi) |
Tahun 2026 dibuka dengan begitu banyak renungan. Berbagai peristiwa memenuhi benak saya. Sebagian terasa ringan, tetapi sebagiannya lagi gelap gulita! Terutama jika sudah menyentuh isu lingkungan dan kebijakan pemerintah.
Saya ngeri melihat kerusakan alam akibat penebangan pohon ugal-ugalan dan pembangunan wisata gila-gilaan yang berakhir pada banjir bandang serta longsor. Di dunia yang makin salah urus ini, uang seolah menjadi panglima, dan kita yang berada di akar rumput sering kali hanya bisa pasrah tanpa jalan keluar.
Di tengah suasana yang menyesakkan itu, saya baru saja membaca di salah satu artikel berita bahwa tahun ini adalah tahun Kuda Api. Sebuah simbol energi yang berlari liar, panas, dan sulit diprediksi. Mengeluh pada kondisi yang di luar kendali hanya akan membuat saya ikut terbakar habis. Karena itu, sebelum kaki ini melangkah lebih jauh, saya memilih untuk berhenti sejenak demi menjinakkan kegelisahan tersebut. Saya perlu melakukan sebuah Life Audit, memetakan kembali bekal apa yang saya punya untuk tetap bertahan, tetap waras, dan tetap berdaya menunggangi laju Kuda Api 2026 ini.
Akar rumput seperti saya dan ratusan juta orang bahkan miliaran manusia serta mahluk hidup lain di muka bumi ini bisa menjadi bulan-bulanan ketidakberdayaan. Kami tidak bisa pergi ke mana pun ketika bencana datang. Kami yang mungkin akan menghuni tenda-tenda bocor, basah, kelaparan, dan perubahan jalan hidup tanpa masa depan karena pemerintah lelet banget mengatasi kondisi saat dan pascabencana.
Seorang blogger bilang, bencana Sumatera juga disebabkan siklon saat ini. Saya sendiri awam sekali dengan segala kondisi iklim, cuaca, suhu, hingga siklon itu. Yah, meski sering repost informasi seputar kondisi terkini climate change yang bikin bencana di semua penjuru bumi, sejujurnya saya juga masih belum paham cara kerja mereka semua.
Minimal parameter paham itu kalau saya sudah bisa mengabstraksikan di benak saya alias bisa saya bayangin di pikiran saya. Barulah saya bisa menyebut sudah paham. Kalau belum, kalau semua masih samar-samar di benak saya, saya masih harus banyak baca dan belajar dulu.
By the way, sekalipun saya mengutip si kuda api, ini bukan berarti bergantung pada ramalan ya. Hanya sebagai tambahan pengamatan tentang kondisi saat ini dan kemungkinan-kemungkinannya di masa depan.
Shio saya shio monyet logam kalo ga salah. Shio yang kabarnya licik, cerdik, dan selalu bisa mengatasi masalah apa pun dengan dua karakter utamanya. Hm..Wallahualam sih ya, itu cocokologi ngga sih? Meski realitanya alhamdulillah tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Sebagian bisa langsung selesai, sebagian masih dalam proses menyelesaikan. Dan semua itu terjadi kersaning Gusti Allah..
Jadi, apa saja yang akan saya soroti awal tahun 2026 ini? Point-point biasa yang melekat pada saya sebagai freelancer sejati. Tak lain dan tak bukan tentu saja soal finansial, self improvement, Tiramisu, dan project-project menulis. Baiklah mari kita mulai saja. Yuk, yuuk..
Agenda Finansial di 2026
Tahun 2026 ini tujuan finansial utama saya cuma dua : melunasi semua utang dan biaya pendidikan anak-anak. Investasi masih belum dulu. Dana darurat tentu mulai saya kumpulkan lagi karena memang harus punya. Kebetulan utang-utang yang berkembang biak sejak 2023 lalu itu masih belum selesai. Masih juga belum ada titik terang bakal kelar kapan. Namun, itu bukan alasan untuk pesimis bukan? Selama gigih ikhtiar, in sya Allah yang tidak mungkin, yang masih samar, masih buram, pasti bisa terang, bisa ada kepastian, bisa tuntas. Kan ada Allah..
Kesulitan memang datang silih berganti, kekecewaan di sektor ini ( halah sektor..) juga menumpuk dan belum berkurang sih menumpuknya, tapi setidaknya ada teman seperjalanan yang membuat saya bisa mengarungi semuanya dengan tetap optimis. Ia juga struggle dengan utang-utangnya, tapi utang dia dan utang saya semua untuk keluarga. Jadi, ya sudah, kami berpegangan tangan saling menguatkan, saling transfer, juga saling ngingetin bisa pake pos yang itu dulu, ntar diganti dari pos lain. Gitu aja terus. Semoga di tahun 2026 yang baru mulai ini tidak membuat kami harus membuka pos baru. Saya yakin Allah pasti bakal bantu dengan cara-Nya. Semoga mata batin kami bisa lebih jeli dan rendah hati memahami pesan-pesan-Nya membantu kami. Allah yang Maha Misterius..
Tentang Self Improvement
Hampir jam 2 pagi ketika saya menulis tentang self improvement ini. Jadi bingung , apa sih self improvement buat saya? Sementara saya menyimpan plus mengunduh berbagai konten tentang self improvement, di sisi lain, gaya hidup saya masih belum bisa berubah.
Saya masih sulit tidur jam 23.00. Saya masih sulit rutin olahraga setiap hari meskipun hanya 10-20 menit. Saya masih belum bisa langsung menyelesaikan pekerjaan rumah atau pekerjaan project-project saya tanpa melewati masa menunda sekian lama. Saya juga masih susah benar-benar meninggalkan tepung dan gula. Padahal saya sudah bertekad sarapan sehat bukan donat, biskuit, atau roti bakar keju coklat favorit saya. Saya sebenernya doyan banget salad wrap, tortilla, omelet telur jamur, labu kuning rebus, segala sayuran direbus, aneka jus hijau, dan semua clean food. Sayangnya, makanan sehat itu menuntut saya bangun lebih pagi, menuntut pergi ke pasar supaya dapat beragam sayuran, daging, telur, dll. Semua itu tentu perlu budget tidak sedikit. Jiahh, balik lagi bahas finansial deh!
Jadi, mau bahas self improvement yang gimana ini? Mengusir habit proscrastination yang akut sih! Termasuk mulai memaksa diri ini tidur rutin jam 23.00 setiap hari. Nah, gimana dengan hari ini? Hm..mulainya besok malam kok. Halaah!
Baiklah, mari kita buat pemetaan saja atau list lebih tepatnya. Apa yang akan saya lakukan terkait dengan self improvement ini? Oke, ini list-nya. Gusti, paringi power ..
- tidur jam 23.00 WIB
- tahajud
- salat 5 waktu tepat waktu
- ODOJ plis..
- zikir-zikir yang sudah biasa dibaca makin teratur dibacanya
- olga rutin 30 menit/hari
- ikut kelas yoga seminggu sekali atau sebulan sekali gapapa untuk membenahi gerakan
- masak sehat
- bangun pagi
- pake metode pomodoro atau eat the frog untuk kelarin tugas-tugas
- journaling rutin lagi plis..
- scroll medsosnya harus lebih mindfulness!!
- Lebih sabar, ah itu abstrak banget..Ganti deh dengan luangkan waktu untuk memahami perbedaan..
- lebih konsisten kurangi tepung & gula
Perjalanan Tiramisu
Alhamdulillah 2025 kemarin, Tiramisu cukup signifikan pergerakannya. Sejak ikut meeting di komunitas bisnis BNI sebagai tamu, saya mulai menawarkan jasa Tiramisu ke sebagian owner bisnis di komunitas tersebut. Alhamdulillah ada iCare Dental yang nyangkut. Selain itu, beberapa owner berminat, tapi mereka hilang atau bilang ngga bisa kerja sama karena faktor budget.
Sebut saja Imago Hills. Sebel juga sih karna katanya bakal ngabarin, taunya pake jasa agensi lain karena mereka satu komunitas. Lalu ada Marsela dari properti. Saya luangkan waktu ketemuan di Pavilioen, eh dia batal datang karna tabrakan jadwal atau apa lah. Ternyata ngga jadi karena KOL-KOL yang saya tawarkan tidak sesuai. Kalo dugaan saya sih memang budget-nya ngga cocok aja. Selain itu ada owner villa, owner usaha cleaning service, dll.
Bersama kegagalan ada keberhasilan. Semua hal pasti berjalan beriringan bukan? Banyak yang ngga lanjut kerja sama, cukup banyak yang datang ngajakin kerja sama. Ada yang gol, ada yang menghilang setelah dapat banyak masukan. Ya sudah, begitu deh dunia marketing, dunia bisnis. Harus tangguh, ngga boleh gampang patah termasuk ngga boleh baperan.
Tahun 2026 ini tetap sama seperti thn 2025 lalu. Approach calon-calon klien. Bedanya harus lebih rajin, lebih gigih, dan lebih serius. Bisnis plan harus saya bikin serius juga. Januari ini atau Februari depan saya bikin deh. Sepertinya sementara waktu hingga entah kapan, saya single fighter dulu. Kerjain semua sendiri karena partner saya sibuk dengan pekerjaan lain yang memang secara finansial lebih jelas, lebih pasti. Tiramisu masih merintis banget. Jadi, ya ngga bisa diandalkan. Sebenernya kalau fokus, serius, konsisten, Tiramisu akan bisa diandalkan. Sayangnya, urusan dapur ngga bisa nunggu kan? Jadi ya dimaklumi saja. BTW, kok saya bisa? Ya, saya juga ngga full dari Tiramisu sih. Tapi karena PT perorangan ini atas nama saya, saya bertanggung jawab. TIramisu anak bungsuku..
Project Menulis & Mengajar
Alhamdulillah ada satu buku berhasil terbit di 2025. Filsafat Politik. Debutku menulis buku selain buku soal. Cukup bangga juga sih karena tidak semua orang bisa nulis tema itu. Terutama basic pendidikanku dari ilmu filsafat mengukuhkan kelayakanku menulis tema tersebut. Setelah ini, aku mau kelarin Filsafat Hukum. Abis itu masih pengin nulis buku tema filsafat lagi sih meski belum tau spesifiknya tentang apa. Lihat kebutuhan penerbit dulu.
Project lain yang mungkin akan kulepas : naskah analisis fundamental vs teknikal. Asli, ini susah ternyata. Aku sudah keder bayangin candle-candle yang harus kumasukkan dalam tulisan. Kuatir salah, kuatir ga jelas, kuatir ga bisa dipahami pembaca. Secara aku kan cuma nulis, pernah praktik itu pun cuma setahun di 2022. Meskipun mau kulepas, besok kukerjain dulu deh. Bagus kalo berhasil nulis sampai bab 5. Bismillah.. Kalo jatahku, pasti ada jalan..
Project nulis buku CPNS dari Turos akan kukerjakan mulai Februari setelah gagal total kukelarin di 2025. Project nulis revisi soal-soal SKB CPNS Andi kumulai kerjakan di Januari ini. Abis itu naskah soal BUMN dan AKMIL AKPOL.Bismillah, yuk rajin yuk, konsisten!
Kegiatan mengajar masih jalan. Aku tetep di Zona Belajar. Januari ini selain ngajar persiapan tes untuk para dokter yang mau lanjut pendidikan spesialis, aku ngajar anak SD & SMP yang mau masuk SMP & SMA Labschool. Untuk Quipper, setahun cuma dapet jadwal 2x. ckckck..Mana dapetnya jadwal bahas soal-soal TO trus anak-anaknya pada ngga pegang soal. Bener-bener ngga kondusif. Otomatis penilaian terhadapku juga ga oke lah..Yo wis, Quipper ini anggap aja cemilan receh pisan meski fee-nya paling gede. Etapi fee gede, tugas-tugas administrasinya juga buanyak dan ribet. Dahlah, paling oke di Zona. Ngga harus pergi ke mana-mana. Ngajar dari rumah, ngga ada penugasan apa pun.
Rawat Blog Lebih Rajin
Belajar lebih rajin memahami cara kerja SEO, algoritma, segala analitic, dan Google Console. Semua ilmu yang sudah kupunya sebelumnya harus diasah lagi, harus diperbarui lagi. Rutin isi blog, fokus ke satu niche, rencanaku sih fokus ke niche finansial. Kapan itu sudah konsul ke praktisi finansial tentang niatku menulis tema finansial berdasarkan talkshow-talkshow juga buku serta konten finansial yang kubaca. Dia bilang selama ditulis sumber-sumbernya, it's OK. Aku juga akan memasukkan kontak para narsum di tulisanku kalo bahannya didapat dari obrolan.
Optimasi Medsos juga Affilliate Marketing
Tahun ini aku mau bikin content planning untuk medsos pribadiku juga untuk Tiramisu. Konten di bukukukopiku sdh muncul ttg Harpot & pernyataan JK. Rowling tentang Islam yang melukai. Konten Tiramisu ttg perbedaan pakai ads dan influencer. Konten - konten selanjutnya akan kudiskusikan dengan Gemini. Kangen Grok, mungkin akan kucoba install aplikasi VPN yang kemarin direkomendasikan.
Tiktok akan kuoptimasi juga. Video-video yang kusimpan di galeri mau kukeluarin semua. Ntar bisa disesuaikan dengan produk-produk di keranjang kuningku. Pun untuk Shopee. Setahun kemarin ga pernah bikin video utk produk affiliate karena keterbatasan alat. Kukira sudah waktunya memaksakan diri beli tripod yang bisa dipakai untuk review produk tanpa aku harus pegang HP saat shoot produk. Itu sebutlah modal. Oh ya, aku juga perlu headphone menggantikan headphone lama yang rusak untuk ngajar dan rekam suara saat VO.
Peluang-Peluang Baru
Ini tentu saja tetap harus diupayakan. Memperbarui CV, menambah skill, ikut workshop, ikut kelas-kelas yang menunjang pekerjaanku akan tetap kulakukan. Lebih gercep masukin lamaran kerja. Jangan terulang lagi gagal ikut seleksi kerjaan karena aku lelet kirim penugasan sebagai bahan seleksi.
Tahun ini mau coba apply ngajar di aplikasi itu. Aku lupa namanya. Ntar kucari. Mau ikut Uji Kompetensi Bahasa Indonesia di Pusat Bahasa, sertifikasi keahlian yang kutekuni, dan ikut lomba nulis 1- 2 lomba dengan serius.
Demikian yang jadi fokusku di tahun 2026. Motivasiku agar tetap optimis karena banyak peluang di depan sana. Yang penting benahi mental menunda juga kebiasaan scroll medsos hingga terlena. Gusti, paringi power..