Ketika Cinta Tak Bisa Mengubah Seseorang, Catatan tentang pernikahan, niat menyelamatkan, dan belajar menerima batas diri
Cara Kartini Modern Melawan Algoritma Belanja: Tips Berdaya Secara Finansial
Menjadi Kartini modern bukan lagi soal berjuang di medan literasi buku saja, melainkan literasi finansial. Di tengah kepungan algoritma media sosial yang dirancang untuk memicu belanja impulsif, perempuan perlu memiliki 'perisai' berupa kesadaran finansial agar bisa menentukan tujuan hidupnya sendiri tanpa terjebak FOMO.
Sejalan dengan pemahaman tersebut, pada perayaan Hari Kartini, 22 April 2026, Female Digest bekerja sama dengan Tropicana Slim, Nutrifood, dan Wardah Beauty dari Paragon Corp menggagas webinar bertema Literasi Tinggi, Risiko Rendah. Kartini Modern, Melek Finansial.
Webinar ini dipandu Mbak Ruth Ninajanty (Community Development Manager Female Digest. Dua narasumber adalah Mbak Dedek Gunawan ( certified financial planner) dan Mbak Diana Anggraini (Dosen LSPR Institute of Communication & Business). Sebagai narasumber yang sudah makan asam manis pergumulan literasi finansial, keduanya menekankan bahwa musuh utama keuangan perempuan saat ini adalah 'kebocoran halus' akibat dorongan emosional yang dipicu oleh algoritma digital.
6 Kesalahan Umum Perempuan dalam Mengelola Keuangan menurut Financial Planner
Menghadapi "Jebakan" Algoritma: Berdaya Tanpa FOMO
Cerita Lintang Hati
Lintang is Growing Up
Apakah Lintang masih picky eater? Masih, tapi aku sudah tidak khawatir lagi. Ia sudah mau makan nasi, makan sayur, buah, dan protein tanpa dipaksa-paksa lagi. Meskipun masih tetap mengonsumsi junk food, setidaknya ia tahu apa yang tubuhnya butuhkan. Sepertinya sih tahu..
Apakah Lintang masih malas solat? Kalo setiap kutanya sih dia mengaku tidak pernah melewatkan solat. Wallahualam. Semoga Allah senantiasa menjaganya dari kelalaian. Apakah Lintang masih malas mandi? Nah, yang bagian ini sudah sangat berubah. Ia tak perlu lagi disuruh mandi. Di usia 21, ia sudah sadar merawat diri.
Saking sadarnya, ni anak bisa berjam-jam dandan sebelum berangkat kuliah. Apalagi semasa masih SMA, madu dan havermut di rumah pelan, tapi pasti abis dia pakai maskeran. Sekarang setelah paham kondisi finansial ortunya, kulihat tak pernah lagi maskeran pakai madu dan havermut, Sayang, mending buat dimakan. Hehehe..
Apakah masih malas belajar? Mungkin ya, tapi tuntutan akademik di kampus membuat ia harus menyelesaikan banyak tugas tepat waktu. Yang kulihat sih ia sudah sangat jarang membaca buku. Waktunya kebanyakan abis untuk scroll medsos sambil rebahan. Kalo ini sepertinya sudah jadi habit global.
Setelah mahasiswa, apakah Lintang masih manja dan cengeng? Tentu tidak, tapi ia masih mudah marah dan moody. Mudah marah pada adiknya, moody kalau disuruh bantu beres-beres rumah. Bagian marah ini kukira bagian dari kesalahanku yang sering marahin dia semasa kanak-kanak. Ia bilang aku keras dan kaku. Aku sebal dibilang gitu meski sebenernya memang gitu sih.
By the way, kenapa aku keras dan kaku? Pasti ada sebabnya. Sekalipun sudah accept and change, tetep aja kalo ter-trigger, si kaku dan keras akan muncul lagi. Gimana cara menghindari si trigger? Jangan dekat-dekat pemicunya. Sayangnya pemicunya ada di sekitarku..Butuh kebesaran jiwa dan keikhlasan untuk menelannya. Begitulah..Kalo ngga paham dengan yang kusampaikan, skip aja :D
Gelap Terang Perjalanan
Selepas ayahnya meninggal Agustus tahun lalu, aku kadang sedih mengingat perjalanan hidup yang ia alami. Penuh onak duri di usia balita hingga kanak-kanak. Ia tidak mengalami masa penuh kebahagiaan seperti Arinah. Hal itu membuatku selalu merasa bersalah sepanjang hidup. Tak bisa memberinya pengalaman penuh bahagia di masa keemasannya.
Anyway, yang sudah biarlah lewat. Aku menerimanya dan terus bergerak untuk mengubah yang buruk agar tak terjadi lagi di kehidupan sekarang. Meski ternyata memang dalam hidup tidak melulu bahagia, seperti juga kita tidak selalu berkelindan dengan kesedihan. Yang pasti kebijaksanaan rasanya datang dan pergi. Pemakluman pun kesabaran. Saat ini semua terasa berat karena aku sedang tak bisa berpikir jernih dan menelan yang sedang kujalani. Salam...
5 Cara Menghilangkan Bau Mulut dari Tenggorokan
Seringkali bau mulut mengikis rasa percaya diri dalam pergaulan. Meskipun style kita sudah keren dari ujung rambut sampai ujung kaki, pas ngomong bau naga, siapa yang mau deket-deket kaan?! Dari sekian penyebab bau mulut, salah satunya adalah bau mulut dari tenggorokan. Ini penyebabnya apa saja dan gimana cara mengatasinya? Let's check it out!
Pernahkah kamu mengalami kondisi ini : Kamu baru saja sikat gigi dan pakai mouthwash lalu baunya hilang sebentar tapi muncul lagi dalam hitungan menit? Kalau kamu pernah atau sedang ada di kondisi ini, besar kemungkinan itu adalah Halitosis Ekstra-Oral. Ini istilah medis untuk bau mulut yang sumbernya di tenggorokan atau lambung.
Apa sih ciri-ciri bau mau mulut dari tenggorokan? Atau gimana caranya kita mengecek bau mulut ini dari tenggorokan atau gigi? Let's dive in!
Cara Mengecek Bau Mulut yang Berasal dari Tenggorokan
1. Biasanya tes jilat tangan hasilnya netral, tapi napas yang keluar saat bicara tetap terasa bau.
2. Tetap bau meski baru saja sikat gigi dan flossing (pakai benang gigi).
3. Bau menyengat seperti belerang, telur busuk (batu amandel), atau aroma asam (lambung).
4. Ada rasa mengganjal di tenggorokan, sering berdehem, atau mulut terasa pahit/asam.
5 Penyebab Bau Mulut dari Tenggorokan
Penyebab paling umum tapi jarang disadari adalah batu amandel. Amandel kita punya celah-celah kecil seperti gua.
Masalahnya: Sisa makanan dan sel mati bisa tersangkut di sana lalu mengeras jadi butiran putih kecil.
Kenapa Bau? Butiran ini jadi tempat tinggal bakteri yang mengeluarkan gas belerang. Aromanya sangat tajam, mirip telur busuk.
2. Lendir "Nyasar" (Post-Nasal Drip)
Saat kita flu, sinusitis, atau alergi, hidung memproduksi lendir berlebih yang mengalir ke belakang tenggorokan.
Masalahnya: Lendir ini kental dan menempel di pangkal lidah.
Kenapa Bau? Lendir mengandung protein tinggi. Bakteri di tenggorokan sangat suka memakan protein ini dan mengubahnya jadi aroma busuk.
3. "Uap" dari Asam Lambung
Masalah perut ternyata bisa tercium sampai ke mulut. Jika katup lambung kamu lemah (gejala GERD), asam lambung bisa naik kembali ke kerongkongan.
Masalahnya: Gas dan uap dari makanan yang sedang dicerna di perut naik ke arah tenggorokan.
Kenapa Bau? Uap ini membawa aroma asam atau busuk khas lambung yang keluar setiap kali Anda bernapas atau bicara.
4. Infeksi Tenggorokan
Saat tenggorokan merah dan meradang (seperti radang tenggorokan atau amandel bengkak), bakteri sedang berpesta di sana.
Masalahnya: Tubuh menghasilkan nanah atau sel mati saat melawan infeksi.
Kenapa bau? Jaringan yang meradang dan aktivitas bakteri ini menciptakan aroma "khas orang sakit" yang tidak sedap di napas.
5. Tenggorokan Kering
Air liur adalah "sabun alami" untuk mulut dan tenggorokan. Kalau kamu dehidrasi, merokok, atau sering bernapas lewat mulut, tenggorokan jadi kering.
Masalahnya: Tidak ada air liur yang membilas bakteri dan sisa protein.
Kenapa bau? Bakteri berkembang biak dengan cepat di tempat kering dan membuat napas terasa "panas" serta berbau tajam
5 Cara Alami Hilangkan Bau Mulut dari Tenggorokan
1. Ritual kumur air garam (gargle)Ini cara paling klasik dan mudah. Saya biasa melakukannya setelah gosok gigi sebelum tidur. Garam bersifat antiseptik alami yang bisa membunuh bakteri di area yang tidak terjangkau sikat gigi.Caranya : campurkan ½ sendok teh garam ke segelas air hangat, aduk hingga garam larut. Tengadahkan kepala lalu kumur-kumur di tenggorokan selama 30 detik (30 hitungan). Teknik ini efektif melunturkan lendir dan membantu melepaskan batu amandel yang masih kecil jika ada.2. Minum Air Putih Lebih SeringMulut dan tenggorokan yang kering adalah surga bagi bakteri bau. Pastikan kamu terbiasa minum air putih minimal 2 liter air sehari. Manfaatnya air akan membantu membilas sisa makanan di celah amandel dan memastikan produksi air liur tetap lancar untuk mematikan bakteri secara alami.
3. Konsumsi Yogurt dan Apel
Yogurt: Mengandung bakteri baik (probiotik) yang bisa melawan bakteri jahat penyebab bau di area tenggorokan.
Apel: Tekstur apel yang renyah dan kandungan asam alaminya bertindak seperti "pembersih mekanis" saat tertelan, sekaligus merangsang air liur.
4. Teh Hijau Tanpa Gula
Teh hijau mengandung polifenol yang sangat kuat untuk membunuh senyawa belerang penyebab bau mulut. Minum teh hijau hangat setelah makan untuk membantu membersihkan sisa-sisa protein yang menempel di dinding tenggorokan.
5. Perbaiki Posisi Tidur (Untuk Masalah Lambung)
Jika bau berasal dari uap asam lambung (GERD), perbaikan posisi tidur bisa sangat membantu. Gunakan bantal yang sedikit lebih tinggi agar posisi kepala lebih tinggi dari perut. Ini mencegah asam lambung naik ke tenggorokan saat kamu tidur
6. Coba Pembersih Lidah (Tongue Scraper)
Bakteri penyebab bau dari tenggorokan sering berkumpul di bagian paling belakang lidah. Gunakan alat pembersih lidah, tarik dari bagian paling belakang ke depan. Membersihkan lidah hingga ke pangkal bisa mengurangi risiko terbentuknya batu amandel secara drastis.
Kapan Harus Ke Dokter?Bagaimana jika semua tips ini sudah kamu lakukan, tapi tidak ada perubahan. Ini waktunya kamu bergegas periksa ke dokter THT. Kenapa bukan ke dokter gigi? Karena masalahnya bukan dari mulu atau gigi. Perhatikan kondisi berikut ini sebagai pertanda kamu harus segera periksa ke dokter :
- Batu amandel terlihat besar dan sulit lepas.
Ada rasa nyeri saat menelan yang tidak kunjung hilang.
Bau mulut tetap ada meski semua cara sudah dicoba.
Bau mulut yang membandel memang bisa menurunkan rasa percaya diri. Namun, kita perlu tahu seringkali masalahnya bukan karena kamu kurang bersih menyikat gigi. Dengan mengenali gejala dari tenggorokan, seperti batu amandel atau asam lambung, kamu bisa memilih solusi yang lebih tepat sasaran. Mulailah dengan rutin berkumur air garam dan menjaga hidrasi tubuh untuk melihat perubahannya. Yuk, bisa yuuk :)
Menjinakkan Kuda Api 2026: Sebuah Life Audit & Refleksi
![]() |
| Buku agenda life audit 2026 di atas meja kerja kafe dengan kue tiramisu (dok.pribadi) |
Tahun 2026 dibuka dengan begitu banyak renungan. Berbagai peristiwa memenuhi benak saya. Sebagian terasa ringan, tetapi sebagiannya lagi gelap gulita! Terutama jika sudah menyentuh isu lingkungan dan kebijakan pemerintah.
Saya ngeri melihat kerusakan alam akibat penebangan pohon ugal-ugalan dan pembangunan wisata gila-gilaan yang berakhir pada banjir bandang serta longsor. Di dunia yang makin salah urus ini, uang seolah menjadi panglima, dan kita yang berada di akar rumput sering kali hanya bisa pasrah tanpa jalan keluar.
Di tengah suasana yang menyesakkan itu, saya baru saja membaca di salah satu artikel berita bahwa tahun ini adalah tahun Kuda Api. Sebuah simbol energi yang berlari liar, panas, dan sulit diprediksi. Mengeluh pada kondisi yang di luar kendali hanya akan membuat saya ikut terbakar habis. Karena itu, sebelum kaki ini melangkah lebih jauh, saya memilih untuk berhenti sejenak demi menjinakkan kegelisahan tersebut. Saya perlu melakukan sebuah Life Audit, memetakan kembali bekal apa yang saya punya untuk tetap bertahan, tetap waras, dan tetap berdaya menunggangi laju Kuda Api 2026 ini.
Akar rumput seperti saya dan ratusan juta orang bahkan miliaran manusia serta mahluk hidup lain di muka bumi ini bisa menjadi bulan-bulanan ketidakberdayaan. Kami tidak bisa pergi ke mana pun ketika bencana datang. Kami yang mungkin akan menghuni tenda-tenda bocor, basah, kelaparan, dan perubahan jalan hidup tanpa masa depan karena pemerintah lelet banget mengatasi kondisi saat dan pascabencana.
Seorang blogger bilang, bencana Sumatera juga disebabkan siklon saat ini. Saya sendiri awam sekali dengan segala kondisi iklim, cuaca, suhu, hingga siklon itu. Yah, meski sering repost informasi seputar kondisi terkini climate change yang bikin bencana di semua penjuru bumi, sejujurnya saya juga masih belum paham cara kerja mereka semua.
Minimal parameter paham itu kalau saya sudah bisa mengabstraksikan di benak saya alias bisa saya bayangin di pikiran saya. Barulah saya bisa menyebut sudah paham. Kalau belum, kalau semua masih samar-samar di benak saya, saya masih harus banyak baca dan belajar dulu.
By the way, sekalipun saya mengutip si kuda api, ini bukan berarti bergantung pada ramalan ya. Hanya sebagai tambahan pengamatan tentang kondisi saat ini dan kemungkinan-kemungkinannya di masa depan.
Shio saya shio monyet logam kalo ga salah. Shio yang kabarnya licik, cerdik, dan selalu bisa mengatasi masalah apa pun dengan dua karakter utamanya. Hm..Wallahualam sih ya, itu cocokologi ngga sih? Meski realitanya alhamdulillah tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Sebagian bisa langsung selesai, sebagian masih dalam proses menyelesaikan. Dan semua itu terjadi kersaning Gusti Allah..
Jadi, apa saja yang akan saya soroti awal tahun 2026 ini? Point-point biasa yang melekat pada saya sebagai freelancer sejati. Tak lain dan tak bukan tentu saja soal finansial, self improvement, Tiramisu, dan project-project menulis. Baiklah mari kita mulai saja. Yuk, yuuk..
Agenda Finansial di 2026
Tentang Self Improvement
- tidur jam 23.00 WIB
- tahajud
- salat 5 waktu tepat waktu
- ODOJ plis..
- zikir-zikir yang sudah biasa dibaca makin teratur dibacanya
- olga rutin 30 menit/hari
- ikut kelas yoga seminggu sekali atau sebulan sekali gapapa untuk membenahi gerakan
- masak sehat
- bangun pagi
- pake metode pomodoro atau eat the frog untuk kelarin tugas-tugas
- journaling rutin lagi plis..
- scroll medsosnya harus lebih mindfulness!!
- Lebih sabar, ah itu abstrak banget..Ganti deh dengan luangkan waktu untuk memahami perbedaan..
- lebih konsisten kurangi tepung & gula
Perjalanan Tiramisu
Project Menulis & Mengajar
Rawat Blog Lebih Rajin
Optimasi Medsos juga Affilliate Marketing
Peluang-Peluang Baru
Tiga Kekuatan Utama Tuturan Yunis Kartika dalam Sepatualang:Edisi Jalan-Jalan ke Bukittinggi dan Padang
![]() |
| foto:istimewa |
Sepatualang: Edisi Jalan-jalan ke Bukittinggi dan Padang menampilkan kekuatan utama tulisan Yunis Kartika. Ia memadukan gaya bertutur yang akrab dengan narasi perjalanan yang personal dan reflektif.
Sekilas Buku Sepatualang : Edisi Jalan-Jalan ke Bukittinggi dan Padang
Tiga Kekuatan Utama Tuturan Yunis Kartika
Review Mangun, Novel Biografi Romo Mangunwijaya
Saya mengenal namanya sejak aktif di pers mahasiswa. Namanya seringkali disebut para senior setiap kami berdiskusi tentang pendidikan untuk kaum terpinggirkan. Romo Mangun, Kali Code, dan Paulo Freire. Tiga frasa itu begitu akrab di telinga saya selama empat tahun menjadi jurnalis kampus.
Kebetulan kost saya tidak terlalu jauh dari Gang Kuwera, Demangan, Yogyakarta. Saya selalu melewati gang ini supaya lebih cepat sampai kost sehabis membeli makan malam di jalan Gejayan.
Di dalam gang tersebut, ada bangunan bercat serbamerah. Di halamannya terpampang papan nama bertuliskan Dinamika Edukasi Dasar (DED). Bangunan bercat merah itu lembaga yang didirikan Romo Mangunwijaya. Lembaga ini pula yang menaungi sekolah girli di Kali Code. Sekolahnya anak jalanan yang dibangun di tepian Kali Code.
Lalu apa hubungannya dengan Paulo Freire, tokoh pendidikan dari Brazil? Tentu saja sangat berhubungan. Pemikiran-pemikiran Freire tentang pendidikan yang membebaskan sangat memengaruhi Romo Mangun. Pun buku Freire yang berjudul Pendidikan yang Membebaskan turut mewarnai cara Mangun memandang pendidikan.
Awal Mula Membaca Mangun
Tiga frasa itu melekat kuat di pikiran saya hingga saya meninggalkan hiruk-pikuk kesibukan pers mahasiswa. Belasan tahun berselang, seorang teman meminta saya membantu menjualkan puluhan judul koleksi bukunya. Salah satu judul yang ada di tumpukan bukunya Mangun Sebuah Novel.
Saya cermati lagi judulnya. Oh, ini biografi Romo Mangunwijaya yang ditulis dalam bentuk novel. Kebetulan waktu itu saya berencana akan menulis biografi mantan Ratu Ternate. Saya kira saya bisa mempelajari format penulisan Mangun untuk tulisan saya kelak.
Buku setebal 406 halaman ini dilengkapi foto-foto Romo Mangun kecil, keluarga besarnya, ketika ia dewasa, masa sekolah di Jerman, serta foto rumah masa kecilnya di Magelang. Perjalanan hidup Romo Mangun dibagi berdasarkan bagian-bagian penting dalam hidupnya.
Saya mungkin termasuk sebagian besar orang yang hanya tahu namanya adalah Romo Mangunwijaya. Kalau dalam buku-bukunya yang pernah saya baca, ia menulis namanya "YB. Mangunwijaya. Dalam novel Mangun, saya baru tahu kalo kepanjangan dari Y.B. adalah Yusuf Bilyarta.
Review Mangun, Novel Biografi Romo Mangunwijaya
Perjalanan Menjadi Romo dan Pengabdian kepada Kaum Marginal
Kekuatan, Kelemahan, dan Rekomendasi
Penyebab dan 5 Cara Ampuh Atasi Mulut Bau Besi
![]() |
| pic: freepik.com |
Pernah ngalamin ngga pede karena napas bau besi? Kok bisa ya? Kenapa mulut bau besi? Kalau kamu termasuk yang punya problem napas bau besi kayak gini, yuk simak tips saya berikut ini.
Apakah Mulut Kamu Bau Besi atau Logam? Yuk, Kenali Penyebabnya!
Mulut bau besi atau sering diibaratkan sebagai "napas bau logam" adalah kondisi yang secara medis dikenal sebagai halitosis. Bau aneh ini bukan sekadar masalah kebersihan mulut, melainkan sering kali menjadi indikasi adanya proses internal dalam tubuh kita.
Sebelum kita membahas solusinya, penting untuk memahami apa yang sebenarnya menyebabkan mulut memiliki aroma yang khas seperti darah atau uang logam. Wah, ternyata perumpamaan lainnya agak serem ya : aroma khas seperti darah.
Penyebab Utama Mulut Bau Besi
Mulut bau besi umumnya disebabkan oleh tiga faktor utama:
Kesehatan Mulut yang Buruk: Ini adalah penyebab yang paling umum. Adanya penumpukan bakteri di lidah, gigi berlubang, atau penyakit gusi (periodontitis) dapat menghasilkan senyawa sulfur yang berbau busuk. Jika ada pendarahan kecil di gusi, aroma darah yang bercampur dengan air liur dapat menimbulkan bau seperti besi.
Kondisi Diet (Ketosis): Buat kamu yang sedang diet rendahkarbohidrat seperti diet keto atau puasa intermiten, mekanisme tubuhmu beralih ke pembakaran lemak untuk energi. Proses ini menghasilkan zat kimia bernama keton. Salah satu jenis keton, yaitu aseton, dilepaskan melalui napas dan urin yang seringkali menghasilkan aroma manis, tetapi terkadang juga berbau logam atau buah.
Masalah Kesehatan Serius: Dalam kasus yang jarang, tetapi patut diwaspadai, bau besi bisa menjadi gejala kondisi medis tertentu, terutama yang melibatkan ginjal atau hati. Bau seperti amonia (mirip bau pesing atau logam) bisa menjadi tanda adanya masalah ginjal. Begitu juga diabetes yang tidak terkontrol dapat memicu ketoasidosis diabetik yang perlu penanganan medis segera.
5 Cara Ampuh Atasi Napas Bau Besi dengan Efektif
Setelah mengidentifikasi kemungkinan penyebabnya, berikut adalah lima langkah praktis dan ampuh yang dapat kamu lakukan untuk menghilangkan mulut bau besi:
1. Tingkatkan Kebersihan Mulut Secara Menyeluruh
Ini adalah garis pertahanan pertama.
Sikat Gigi: Sikat gigi minimal dua kali sehari selama dua menit penuh, menggunakan pasta gigi berfluoride.
Benang Gigi (Flossing): Gunakan benang gigi (floss) setidaknya sekali sehari. Sisa makanan yang terperangkap di sela-sela gigi adalah sumber utama bau.
Pembersih Lidah: Bakteri sering bersembunyi di permukaan lidah. Gunakan alat pembersih lidah atau sikat gigi Anda untuk membersihkan lidah dari belakang ke depan setiap kali menyikat.
2. Pertahankan Hidrasi dengan Minum Air Putih
Air liur adalah pembersih alami mulut. Ketika kamu dehidrasi, produksi air liur berkurang, memungkinkan bakteri berkembang biak lebih cepat, yang dapat memperburuk bau logam.
Minumlah banyak air putih sepanjang hari. Hindari minuman manis dan kafein berlebihan karena justru dapat menyebabkan dehidrasi dan mulut kering.
3. Kunyah Daun Mint atau Permen Karet Xylitol
Jika bau besi disebabkan oleh ketosis (diet keto), cara terbaik adalah menunggu tubuh Anda menyesuaikan diri atau meningkatkan sedikit asupan karbohidrat.
Namun, untuk mengatasi baunya sementara, Anda dapat mengunyah permen karet bebas gula yang mengandung xylitol. Xylitol terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau di mulut. Daun mint segar, peterseli, atau cengkeh juga dapat membantu menetralisir bau secara instan.
4. Kunjungi Dokter Gigi Secara Teratur
Pemeriksaan gigi dan pembersihan karang gigi (scaling) secara rutin (setidaknya setiap enam bulan) sangat penting. Dokter gigi dapat mengidentifikasi dan menangani masalah gusi atau gigi berlubang yang mungkin menjadi sumber pendarahan kecil dan bau besi yang tidak Anda sadari. Jika dokter gigi mencurigai masalah yang lebih serius, mereka akan merujuk Anda ke spesialis.
5. Konsultasi dengan Dokter Umum
Jika mulut bau besi tidak hilang setelah kamu meningkatkan kebersihan mulut dan tidak sedang menjalani diet keto, saatnya untuk mencari saran medis.
Konsultasikan keluhanmu dengan dokter umum. Mereka dapat melakukan tes darah sederhana untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi kesehatan yang lebih serius yang memengaruhi ginjal atau hati sehingga kamu mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Segera kunjungi dokter jika mulut bau besi disertai gejala lain, seperti:
Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
Sering buang air kecil dan rasa haus yang ekstrem (kemungkinan diabetes).
Kelelahan ekstrem atau mual yang berkepanjangan.
Penting Banget! 5 Cara Mengatasi WA yang Kena Spam
![]() |
| pict by freepik.com |
Makin canggih teknologi di era digital ternyata berbanding lurus dengan kecanggihan para penjahat di dalamnya. Salah satunya adalah kelakuan scammer yang sering menyasar beragam media sosial kita. Pasti kita pernah membaca berita atau konten yang membahas para korban scammer. Salah satunya adalah spam yang mengganggu. Kemunculannya kerap kali membuat account medsos kita menjadi tidak aman dan nyaman.
Sebelum kita melanjutkan pembahasan cara mengatasi spam. Sebaiknya kita telaah dulu hubungan antara spammer dan scammer. Spam adalah salah satu alat atau kendaraan utama yang digunakan oleh scammer untuk mencapai tujuannya.
Dari berbagai jenis media sosial yang bertebaran di gadget kita, Whatsapp menjadi media sosial yang rentan kena scammer. Pesan-pesan asing masuk dengan bahasa terstruktur menawari kita produk atau jasa. Kadangkala metodenya bukan menawari produk atau jasa, melainkan bergabung dengan komunitas, mengirim kode-kode tidak jelas, dan sebagainya. Lalu, bagaimana cara mengatasi WA kena spam?
5 Cara Efektif Mengatasi WA yang Kena Spam
- Buka WhatsApp → Pengaturan → Privasi: Siapa yang bisa melihat terakhir dilihat, foto profil, info, status → pilih “Kontak Saya” atau “Tidak Ada”
- Grup → pilih “Kontak Saya” (agar orang random tidak bisa masukin kamu ke grup sembarangan). Centang biru dibaca & laporan dibaca → matikan jika perlu
- Pengaturan → Privasi → “Senyapkan nomor tidak dikenal” (Silence unknown callers)
- Dan fitur “Batasi pesan dari orang yang tidak disimpan” (ada di beberapa versi beta/stable terbaru)









